MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Senin, 30 Desember 2013

Perayaan Natal Ditengah Lingkungan Muslim Madura


Pamekasan | Jatimnet - Perayaan hari Natal tahun 2013 bagi umat Kristiani, yang berlangsung ditengah-tengah kentalnya tradisi Islam di Pulau Madura tetap berlangsung dengan khidmat dan tanpa gangguan dari pihak manapun.
Jikapun tanpa dikawal oleh pihak kepolisian, perayaan Natal tersebut rasanya tidak akan terganggu, sebab warga Muslim Madura merupakan penganut Islam yang taat, dan mempelajari Islam secara kaffah (menyeluruh), sehingga mengganggu peribadatan ummat non Muslim, bukan salah satu ajarannya.
Stigma keras dan bringas yang disandangkan kepada orang Madura, bukanlah pada wilayah perbedaan agama, atau perbedaan cara berfikir, tetapi lebih pada harga diri dan penistaan agama, jika itu yang terjadi, maka akan berbeda jalan ceritanya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Pekerjaaan Mega Proyek Kali Jombang Menelan Korban


Pamekasan | Jatimnet - Pengerjaan mega proyek pengendali banjir kali Jombang, yang terletak di sisi jalan Trunojoyo Pamekasan, menelan korban. Seorang pekerja yang tengah mengerjakan pemasangan beton cor di sisi sebelah barat, tertimpa patahan beton cor dan mengenai kepalanya, hingga membuat pekerja tersebut harus dilarikan kerumah sakit umum setempat, sebab darah terus keluar dari kepalanya.
Berdasarkan pantauan Jatimnet, pekerja yang bernama Hartono (20) asal Surabaya, dibawa kerumah sakit dengan menggunakan sepeda motor, dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.
Proyek tersebut yang pendanaannya dari APBN, dan termasuk diantara proyek yang pernah dijanjikan oleh menteri PU sebesar 189 milyar, Proyek pengendali banjir di kali Jombang itu, dianggarkan sebesar 28 Milyar, dan dana tersebut merupakan bagian dari dana direktif Presiden.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Prabowo Subianto Presiden Masa Depan


Pamekasan |Jatimnet - Prabowo Subianto diyakini akan menjadi Presiden Republik Indonesia masa depan pada Pilpres yang akan digelar pada tahun 2014 mendatang, hal itu berdasarkan ramalan Masriyadi, Penjaga Makan Raja Pertama Pamekasan Ronggo Sukowati, Kelurahan Kolpajung Kecamatan Pamekasan Madura
Embah Yadi Pangilan Akrapnya  memang sering meramal berbagai peristiwa besar di Indonesia, dan menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh Jatimnet, ramalan Embah Yadi itu sering akurat, dan ia terbiasa meramal berbagai hal, termasuk meramal berbagai peristiwa besar di Indonesai.
Embah Yadi Sering Kali membicarakan yang menjadi presiden yang akan datang  menurut ramalanya dan wangsit yang datang kepadanya bahwa yang akan menjadi Presiden RI Sosok yang tegas  tidak melempem  Sikap tegas ini ada Prabowo, “tegasnya
Saat ditanya tentang kandidat Presiden yang akan menang pada Pilpres tahun 2014 mendatang, Embah yang masih Muda itu mengatakan bahwa Probowo Subianto akan menang dan menjadi Presiden Republik Indonesia.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

STAIN Pamekasan Berubah IAIN


Pamekasan | Jatimnet - Proposal Perubahan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, menjadi Institute Agama Islam Negeri (IAIN), diserahkan langsung oleh pihak STAIN  kepada Menteri Agama (Menag). Sabtu 21/12 malam.
Proposal tersebut diserahkan langsung oleh Pembantu Ketua (PK) II STAIN Pamekasan Achmad Muchlis kepada menteri agama Surya Dharma Ali disela-sela acara dialog dengan ulama serta pengasuh pondok pesantren di Pendopo ronggosukowati Pamekasan.
 Kehadiran menteri Agama di Kabupaten Pendidikan itu, dalam rangka menghadiri acara Madura Bersholawat, yang digelar oleh jamaah Majelis Maulid Wat Ta’Lim Riyadlul-Jannah, dan acara tersebut ditempatkan di Munomen Arek Lancor.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Hari Kedua Natal Terminal Pamekasan Sepi Dari Penumpang


Pamekasan | Jatimnet - Memasuki hari kedua libur Natal, penumpang bus di terminal Pamekasan dari Pamekasan menuju Surabaya terpantau sepi.
Berdasarkan pantauan Jatimnet, sejumlah bus dengan tujuan Surabaya penumpangnya hanya beberapa orang saja, kelihatan banyak kursi kosong dan tidak seperti hari-hari biasnya, tetapi bus dari arah Surabaya menuju Madura tidak ada perubahan, masih seperti hari-hari biasa.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Jumat, 20 Desember 2013

Pupuk Langka Petani Menjerit


Pamekasan | Jaatimnet  - Memasuki musim tanam  tahun 2013, Petani di Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, kesulitan untuk mendapatkan pupuk jenis urea bersubsidi, kondisi tersebut sudah dialami sejak 10 hari yang lalu.
Jenis pupuk tersebut meskipun ada harganya sudah melambung tinggi, dari harga awal Rp.90 ribu, hingga Rp.105 ribu.
Kelangkaan tersebut diduga akibat datangnya musim tanam, sehingga banyak permintaan diwaktu yang bersamaan, akibatnya stok yang ada di kios-kios tidak mencukupi.
Salah satu petani asal Desa Pangtonggal Kecamatan Proppo,Kabupaten Pamekasan Nur Hasan mengatakan, di beberapa agen dan pengecer sudah lama tidak menyediakan pupuk jenis urea, padahal sebelum masa tanam datang, stok pupuk jenis tersebut masih banyak. Sebelum musim tanam datang, urea masih banyak  mas, tetapi sekarang kok malah sulit, kalaupun ada harganya mahal,” keluhnya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Pembangunan Sport Center Belum Jelas Kelanjutanya


Pamekasan | Jatimnet - Setelah sempat mangkarak selama satu tahun lamanya, proyek pembangunan lanjutan stadion di Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, yang direncanakan pada 2014 mendatang ternyata belum jelas kepastiannya. Hingga kini, sejumlah pihak terkait enggan berbicara terkait kelanjutan megaproyek itu.
Alhasil, publik Madura khususnya Kota Gerbang Salam semakin penasaran ingin mengetahui kepastian kelanjutan proyek di tahun mendatang itu. Pantauan Jatimnet di lokasi, stadion terlihat berbeda, penjagaan tidak seketat biasanya. jika sebelumnya wartawan dilarang mengambil gambar di lokasi oleh petugas keamanan, kemarin 17/12 tidak demikian, penjaga begini mereka mempersilakan wartawan masuk dan mengambil gambar. Silakan Mas,” kata petugas.
Pejabat yang bertugas sebagai pengguna anggaran (PA) Kepala Disporabud Pamekasan Jhon Yulianto, enggan menjelaskan secara detail rencana lanjutan pembangunan stadion. Melalui pesan singkat, Jhon mengatakan agar Jatimnet konfirmasi pada bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Pamekasan. Kalau  lelang tanya Kabag Pembangunan saja,” singkatnya.

BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Pembangunan Gedung Olah Raga TerancamMolor


Sampang | Jatimnet - Pembangunan Gedung Olah-raga (GOR) di Kecamatan Kedungdung terancam  molor. Hingga kemarin 17/12 pembangunan GOR yang menelan biaya Rp 400 juta tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Warga di sekitar lokasi dibangunnya GOR yakin jika pembangunan tidak akan selesai dalam waktu dekat ini.
Menurut H.Tohir  LSM Laskar Merah Putih Kabupaten Sampang, mengatakan pembangunan baru bisa selesai tahun ini jika pengerjaannya dikebut. Dia khawatir, GOR tidak selesai akan berdampak pada keberadaan fasilitas yang semestinya sudah bisa dinikmati tahun depan. Pembangunan GOR sepertinya tidak akan selesai bulan Desember, kecuali dikebut pekerjaannya.” ungkapnya.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Djuwardi mengaku telah mewanti-wanti agar proyek GOR itu selesai sesuai ketetapan kontrak. Ya, yang jelas pembangunan GOR harus selesai Desember,” ungkapnya. Dikatakan, disbudparpora telah melakukan pengawasan atas perkembangan pembangunan GOR tersebut.

BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Tiap Tahun Sampang Jadi Langganan Banjir

Banjir Lagi Banjir Lagi

Sampang | Jatimnet - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Sampang, membuat kota tersebut kembali dilanda banjir, bahkan jika hujan tidak kunjung reda, ketinggian air akan semakin meningkat dan melumpuhkan kota tersebut. Rabu 18/12
Warga kota Sampang Mulyo mengatakan, wilayah itu memang menjadi langganan banjir, apabila hujan deras mengguyur wilayah utara Kabupaten tersebut, sehingga aliran sungai yang berada di dalam kota meluap. Ya kalau terus hujan maka pasti kota sampang banjir, dan itu sudah sering mas,” keluhnya.
Diperkirakan, wilayah Kota Sampang yang akan mendapatkan kiriman air itu yakni, Desa Pangelen, Banyu Mas, Gunung Maddah, Panggung, bahkan diperkirakan di Kelurahan Dalpenang serta Rong Tengah, Kecamatan Kota Sampang, ketinggian air hingga mencapai 50 cm.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Minggu, 15 Desember 2013

Proyek Milyaran Dari APBN Untuk Pamekasan, Terancam Hangus


Pamekasan | Jatimnet  - Dana Proyek Pembangunan dari APBN untuk Kabupaten Pamekasan yang pernah dijanjikan oleh menteri PU sebesar 189 milyar terancam hangus, mengingat beberapa proyek yang menggunakan dana direktif Presiden itu, pengerjaannya masih pada tahap awal,
Sedangkan proyek-proyek tersebut harus selesai pada bulan Desember tahun ini. Dana tersebut untuk pembangunan sejumlah mega proyek, diantaranya pembangunan tiga Embung besar di tiga lokasi, yakni di Desa Lancar Kecamatan Larangan,Desa Bangkes Bangkes Kecamatan Kadur, serta Desa Palengaan Laok, Kecamatan Palengaan. Anggaran masing-masing proyek tersebut sebesar Rp.12 Milyar.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Hasil Test CPNS Ketegori Umum Akan Segera Diumumkan


Pamekasan | Jatimnet  Hasil test calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari kategori umum, akan diumumkan pada tanggal 24 Desember mendatang.Kepastian pengumuman hasil test CPNS itu berdasarkan surat dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dengan nomor R/572/M.PAN/-RB/12/2013,yang telah diterima oleh seluruh Badan Kepegawaian Daerah di seluruh Indonesia.
Menurut Kepala BKD Kabupaten Pamekasan, Lukman Hedy Mehdia mengatakan, pengumuman tersebut akan dilakukan secara serentak, dan peserta yang telah mengikuti test bisa melihat pengumuman kelulusan itu beberapa papan pengumuman yang akan diletakkan di kantor-kantor pemerintahan setempat. Selain itu hasil test, bisa dilihat dan diakses melalui websitenya Kemen PAN-RB atau di website BKD Pamekasan,” katanya.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Maling Motor Jadi Bulan- Bulanan Dimassa


Pamekasan |Jatimnet  - Maling sepeda motor menjadi bulan-bulanan massa, saat tertangkap tangan mencuri motor di rumah salah satu warga Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.
Dalam melakukan aksinya tersangka yang diketahui bernama Nur Salam, asal Palengaan, tidak sendirian, tetapi bersama rekannya yang berhasil melarikan diri, berinisial R, asal Kabupaten Sampang,
Warga disekitar lokasi kejadian, Ahmad mengatakan, tersangka tertangkap saat melakukan pencurian dirumah warga yang lettaknya tidak jauh dari rumah kepala Desa Plakpak. Kepala desa yang menangkap mas, lokasinya kan di sekitar rumah kepala desa,” katanya
Ia juga mengatakan, warga yang mendengar ada maling motor tertangkap, langsung mendatangi lokasi, dan menghajar maling itu beramai-ramai. Beruntung amukan massa itu tidak berlangsung lama, sebab petugas kepolisian dari Polres Pamekasan mendatangi lokasi, dan berhasil mengamankan tersangka yang kemudian dibawa ke Mapolres Pamekasan.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Warga Mengeluh, Beras Raskin Tidak Layak Di Konsumsi


Pamekasan | Jatimnet  - Setelah sebelumnya beras bantuan untuk rakyat raskin (Raskin) dikeluhkan oleh warga Kadur dan Larangan karena kondisinya membusuk, kali ini kondisi serupa juga terjadi di Dusun Pacampah, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Warga di Dusun tersebut mengeluh, karena beras yang diterimanya itu ada jamurnya, dan berulat serta baunya sudah apek tidak layak di konsumsi.
Ketua RT setempat, Muhammad Hatib mengaku bingung dengan beras yang didapatnya itu, sebab ia khawatir bila di distibusikan kepada warga, maka akan mendaptkan penolakan. Kalau kondisi berasnya begini, nanti kalau saya bagikan kepada warga, pasti warga akan menolak,” katanya.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Sabtu, 14 Desember 2013

Sesuai Surat Edaran Mendagri Pilkades Serentak akan Digelar tahun 2015

Pamekasan | Jatimnet - Berdasarkan surat edaran (SE) Mendargi, nomor 140/7635/PMD tahun 2013 tentang penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa, bagi desa desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir pada tahun 2014, maka di Kabupaten Pamekasan Pilkades akan digelar pada tahun 2015 mendatang.
Kepala Bapemas Pemdes Mohammad  Zakir mengatakan, pihaknya telah  menerima SE Mendagri tersebut, tetapi masih belum disampaikan kepada seluruh camat di 13 kecamatan wilayah itu. Kami akan menyelenggarakan Pilkades pada tahun 2015, dan kita akan gelar secara serentak,” katanya melalui sambungan teleponnya. Dijelaskan, untuk kepala Desa (Kades) yang habis masa jabatannya pada tahun 2013, masih ada kesempatan menggelar Pilkades terakhir pada bulan februari tahun 2014. Terakhir bisa digelar pada bulan februari, jadi masih ada kesempatan selama dua bulan di tahun 2014 itu,” paparnya.
Mantan kepala Dinsosnakertran kabupaten pamekasan juga mengatakan, pada tahun 2013 ini, masih ada 2 desa yang masih belum menyelenggarakan Pilkades, yakni Desa Batu Kerbuy dan Desa Tamberu.  Pada tahun 2014 ada 33 kepala Desa yang habis masa jabatannya, jadi nanti kita gelar Pilkades serentak pada tahun 2015,” papanya.
BACA CELENGKAPNYA

Read more...

Kepala Sekolah SMPN 1 Pademawu Akhirnya Dicopot



Pamekasan,Jatimnet Setelah laporang dugaan penyelewengan dana bos yang dilakukan oleh Kepala SMPN 1 Pademawu Idam Kholid, ditangani oleh Inspektorat, akhirnya kepala Sekolah tersebut dicopot dari jabatannya dan ditarik menjadi staf di Dinas Pendidikan wilayah itu.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Yusuf  Suhartono mengatakan,pihaknya telah menarik kepala sekolah tersebut menjadi staf di Disdik. Kami tarik sementara pak Idham Kholid agar suasana kondusif dulu, sambil menunggu hasil pemeriksaan Inspektora,” katanya.
Sementara,untuk mengisi kekosongan jabatan Kasek di sekolah itu, untuk sementara dijabat oleh Wakil Kepala Sekolah. Sementara itu, Kabid Ketenagaan Disdik Pamekasan Suryanto, saat ditanya terkait kemungkinan Idham Kholid diberhentikan dari kepegawainnya, mengatakan, pihaknya masih menunggu dari Inspektorat terkait hal itu. Yang mempunyai kewenangan kan Inspektorat, sebab yang menangani masalah ini adalah Inspektorat, kalau bicara kemungkinan, ya mungkin aja,”katanya.
BACA CELENGKAPNYA

Read more...

Kadisdik Akan Tindak Tegas Guru Yang malas Mengajar


Pamekasan | Jatimnet  - Adanya informasi tentang banyaknya guru PNS yang malas mengajar dan justru memanfaatkan guru tidak tetap (GTT) untuk mengisi jam pelajarannya, akan ditindak tegas, hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pamekasan, Yusuf Suhartono.
Kami memang banyak mendapatkan informasi tentang hal itu, termasuk dari rekan-rekan media, tetapi kami masih menelusurinya, jika ditemukan hal itu, maka kami akan mengambil tindakan tegas,” katanya usai menghadiri hearing bersama Komisi A DPRD Pamekasan. Jumat 12/13 pagi.
Yusuf sapaan akrabnya juga mengatakan, seharusnya guru PNS memberikan contoh yang baik kepada Guru sukwan, dan disiplin dalam  melaksanakan tugasnya, bukan  malah  memanfaatkan guru sukwan. Seharusnya Guru PNS memberikan contoh yang baik bagi guru sukwan, bukan malah sebaliknya,” papar Yusuf.
BACA CELENGKAPNYA

Read more...

Jumat, 13 Desember 2013

Proyek Jalan Raya Provinsi di Pamekasan

Belum Serah Terima Dari Kontraktor  ke Pemprov Jatim Jalannya Sudah Ambles

Pamekasan | Jatimnet  - Setelah sebelumnya jalan raya Slempek, Desa Montok, Kecamatan Larangan, Ambles saat dilalui oleh truk, kali ini jalan provinsi yang baru diperbaiki itu kembali ambles setelah dilalui oleh Bus.
Sebuah Bus yang hendak menurunkan penumpang di pinggir jalan itu terperosok dan ambles hingga bagian kiri depan bus tersebut masuk kedalam bagian jalan.
Kepala UPT Bina Marga Pamekasan, meliputi empat kabupaten Yakni Kabupaten Sumenep,Pamekasan,Sampang, Bangkalan, Moch.Djunaidi mengatakan, di jalan KM 125 itu masih baru ditimbun dan dalam pelaksanaan penimbunan itu kemungkinan ada material yang kurang baik, sehingga apabila turun hujan, dan dilalui oleh kendaraan berat, jalan itu ambles.
Kemarin kan hujan dan banjir, mungkin ada salah satu titik yang ambles, dan barangkali ada material yang kurang baik,” katanya kepada Jatimnet Kamis 12/12 siang.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Mendagri Larang Pilkades Digelar tahun 2014

Dinilai Terlalu Berlebihan
Pamekasan | Jatimnet  - Surat edaran (SE) Mendargi, nomor 140/7635/PMD tahun 2013 tentang penundaan pelaksanaan pemilihan kepala desa, bagi desa desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir pada tahun 2014, dinilai terlalu berlebihan.
Alasan yang mendasari SE tersebut karena di tahun 2014 ada pesta demokrasi berupa Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilpres, tujuannya untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang tidak di inginkan seperti chaos dan ketegangan lainnya yang dapat mengancam stabilitas dan keamanan nasional.
Dengan adanya SE itu, sepanjang tahun 2014, di seluruh Kabupaten/ Kota, tidak diperkenankan untuk menggelar pilkades, dan harus menunda pada tahun 2015.
Wakil ketua DPRD Pamekasan Suli Faris mengatakan, SE yang dikeluarkan pada bulan november tahun 2013 oleh Mendagri itu, terlalu berlebihan, dan tidak mendasar, sebab pada penyelenggaraan Pileg maupun Pilpres tahun 2009 lalu, Pilkades juga tetap digelar, tetapi tidak terjadi apa-apa.
Seharusnya mendagri tidak perlu menampakkan sikap pesimis dan ketakutan yang berlebihan, apalagi wewenang untuk melaksanakan pilkades, sudah menjadi bagian dari wewenang yang melekat pada daerah otonom,” katanya kepada sejumlah wartawan saat ditemui di kantornya. Kamis 12/12 pagi.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kamis, 12 Desember 2013

Ranmor 2013 Meningkat Ketimbang 2012


Pamekasan | Jatimnet - Peningkatan pelanggaran pada tahun 2013  Sebanyak 676 kendaraan bermotor (Ranmor) ditilang selama operasi zebra tahun 2013 digelar oleh jajaran Satlantas Polres Pamekasan.Operasi yang digelar atas edaran dari kepolisian republik Indonesia (Polri) itu dimulai sejak hari kamis (28/11/13) lalu, dan berakhir pada hari rabu (11/12/13) kemarin, di sejumlah titik Kabupaten Pamekasan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Senin, 11 November 2013

Ombak Besar Nelayan di Pamekasan Tetap Melaut


Pamekasan | Jatimnet - Meski gelombang di beberapa perairan Pamekasan masih tinggi, beberapa nelayan memaksakan diri tetap melaut. Resiko tersebut tetap dilakukan demi memenuhi kebutuhan ekonomi setiap harinya.
Salah satunya dilakukan nelayan di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. Beberapa nelayan di desa itu tetap mencari ikan di laut. Seperti yang diutarakan sahrul, dirinya terpaksa menantang laut untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebab, selain menjadi nelayan dirinya tidak mempunyai mata pencaharian lain.
Kalau tidak cari ikan, keluarga saya mau makan apa? ini adalah sumber ekonomi keluarga satu-satunya” ucapnya.
Menurutnya, itu bukan hal yang baru. Ombak besar sudah menjadi temannya mencari nafkah setiap hari.
Hal itu sudah resiko menjadi nelayan, setiap hari harus bergelut dengan angin dan ombak. Kalau takut ombak, tidak akan mendapat apa-apa. Baginya, gelombang diperairan tempatnya mencari uang saat ini tidak seberapa.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Keterbukaan Informasi Publik di Pamekasan

 Masih Bermasalah

Pamekasan | Jatimnet - Keterbukaan akses informasi publik di Kabupaten Pamekasan hingga kini masih bermasalah, sehingga sebagian satuan kerja perangkat daerah di Kota Gerbang Salam itu harus berurusan dengan Komisi Informasi (KI).
Buktinya sebanyak 23 SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan kini dilaporkan ke KI Jatim, karena menutup akses informasi kepada lembaga pemohon informasi. Khususnya terkait dengan realisasi penggunaan APBD untuk berbagai kegiatan dan proyek pembangunan.
Wakil Ketua KI Jatim Imadoeddin menjelaskan, SKPD yang dilaporkan bermasalah dan menutup akses informasi publik sebanyak 23 SKPD. Laporan sengketa informasi itu telah diterima KI beberapa waktu lalu dan kini masih dalam proses penelitian.
Semua jenis laporan pasti akan kami usut, karena ini menyangkut amanah undang-undang tentang keterbukaan informasi publik,” kata Imadoeddin yang dihubungi wartawan melalui telepon dari Pamakasan.
Ia menjelaskan, SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan yang dilaporkan ke KI Jatim, karena tidak transparan dalam menyajikan informasi yang dibutuhkan badan publik itu, terkait penggunaan dana APBD, “Jelasnya
Inilah sejumlah SKPD di lingkungan pemkab Pamekasan, yang dilaporkan ke Komisi Informasi (KI) Jatim karena menutup akses informasi publik, terutama terkait dengan penggunaan dana anggaran yang diduga banyak digelembungkan atau dimark up.
Masing-masing di Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Badan Penelitian dan Pembangunan Daerah (Balitbangda), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkab Pamekasan.
Selanjutnya Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporabud), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kantor Ketahanan Pangan (KKP), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Sabtu, 09 November 2013

Dana Pesangon DPRD Sampang Periode 1999-2004 Diusut,

Bupati Tangapi Dingin

Sampang | Jatimnet - Kasus aliran dan pesangon anggota DPRD Sampang Periode 1999-2004 terus menjadi wacana hangat di lingkungan Sampang, jika 41 anggota dewan yang ikut menerima aliran dana itu diusut, maka semakin banyak tokoh penting Sampang yang akan terkuak keterlibatanya. Pengusutan kasusus tersebut ditangapi dingin Bupati samapang Fannan Hasip.
`Saat ditanya saoal dana pesangon tersebut waktu itu Fannan yang juga anggota dewan saat itu,menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada Kejaksaan Negeri Sampang, sebab menurutnya hal itu merupakan ranah hukum yang harus dipatuhi.
Ya mau keputusan hokum seperti itu harus sesuai dengan ketentuan hokum terserah kalau kejaksaan akan menindaklanjuti dana pesangon itu kita selaku warga Negara wajib patuh Hukum, “tegas Bupati Fannan.
Sementara itu Malik Amrullah yang juga Tim Anggaran (Banggar) pada periodaeh yang di permasalahkan itu menegaskan, Keputusan ada dana pesangon memang di plenokan. Pengambilan Keputusannya di lakukan oleh kalangan Legeslati dan eksekutif.
Tapi kebijakan itu dari pengambil keputusanyaitu pimpinan Dewan, jadi empat pimpinan sebagai inisiator,”tegas Malik yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinsosnakertaran Sampang.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Butuh Lahan 6 Ribu Hektare, 2014 Targetkan Pabrik Gula


Bangkalan | Jatimnet - para petani tebu berpotensi besar sedangkan peminat petani  tebu menim, di Bangkalan harus bersabar dengan hasil panennya untuk di olah pabrik, sebab saat ini pendirian pabri dalam wacana,
Hal itu mengingat untuk mendiriakan pabrik tebu di butuhkan lahan produksi skitar 5-6 ribu hektare, untuk mendirikan pabrik tebu las lahan tebu harus mencapai 5-6 ribu hektare, persyaratan belum terpenuhi di Bangkalan.
Menurut Kabid Pengembangan Produksi dan Peredaran Hasil Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bangkalan Sumarmi, direncanakan pada tahun 2014 dan 2015 baru didirikan pabrik tebu di Bangkalan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Tolak Dugem Party with

Gelar Demo Di Kantor Dewan

Pamekasan | Jatimnet - Aksi penolakan pesta dugem bertajuk party night with DJ Jimmy di Stadion R. Soenarto Hadiwidjojo, tidak hanya dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Melainkan juga dari kalangan siswa. Mereka rela meninggalkan ruang kelasnya untuk melakukan demonstrasi ke kantor DPRD Pamekasan. Apa penyebabnya?
Maraknya penolakan atas rencana pesta dugem di Pamekasan, juga dilakukan siswa-siswa SMP dan SMA sederajat. Hal itu terlihat kemarin (8/11) setelah puluhan siswa di Pamekasan, menggelar demonstrasi ke kantor DPRD Pamekasan. sekitar pukul 09.00.
Aksi yang dilakukan sekitar 50 siswa dan beberapa guru. serta pemuda itu, meminta agar pesta dugem sejati bakal digelar sabtu malam nanti di gagalkan.
Itu karena diyakini akan merusak moral anak dan pemuda Pamekasan kedepan. ”Lihat anak-anak generasi penerus di Pamekasan ini.
Besok dia akan disuguhkan pesta dugem yang tak baik adalah pesta setan Lalu mau dididik apa adik- adik kita yang masih sekolah ini. Apakah akan dijadikan tukang dugem besok setelah remaja,” teriak Zainal Abidin, salah satu guru di Pamekasan
Sengaja mengajak beberapa muridnya untuk demo menolak pesta dugem, sebagai wujud keprihatinannya terhadap keadaan di Pamekasan yang dirasa sudah umum meninggalkan nilai-nilai ke-Islamannya.
Kami sebagai guru selalu melakukan penanaman moral dan akhlak sejak dini kepada siswa. Tapi dengan diselenggaranya pesta dugem ini, apakah tidak akan merusak moral anak didik. Percuma guru mendidik murid-muridnya di sekolah setiap hari. tapi di lapangan disuguhkan kegiatan yang aneh-aneh,” teriak Zainal.
Diungkapkan pula jika Pemkab Pamekasan tidak konsisten dalam menjalankan pemerintahan. Sebab menurutnya, Pamekasan dengan degan (Berdian Pengembangan Masyarakat islam Gerbang salam ternyata yang dilakukan pemkab dengan memberi izin pergelaran pesta dugem, sangat bertolak belakang dengan Gerbang Salam selama ini.
Salah satu siswa, Roni, mengalun paham terhadap apa yang dilakukannya saat demo. Dirinya mengaku rela meninggalkan ruang kelas, demi masa depan Gerbang Salam, dan masa depan dirinya sebagai generasi penerus. Katanya akan ada pesta dugem secara terbuka, itu melanggar syariat.” kata siswa kelasi/I itu kepada Jatimnet
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Tangkis Laut Pantai Sepulu Hancur Disapu Ombak


Bangkalan | Jatimnet - Tangkis laut buatan warga di Pantai Sepulu sebagian mulai hancur. Itu karena penahan ombak hanya mengandalkan kekuatan baru yang dibatasi dengan bambu tanpa semen sama sekali.
Maklum, warga membangun tangkis laut dengan bahan seadanya. Itu pun dilakukan untuk melindungi sawah dan permukiman warga yang berada tidak jauh dari pantai tersebut. Namanya juga tangkis laut buatan warga sendiri, jadi wajar kalau cepat ambrol.” Kata Usaman, warga setempat.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Jumat, 08 November 2013

Belum Dipasang Traffik Light Kondis Lalu Lintas Sembrawut


Sampang | Jatimnet - Meski di wilayah kecamatan, namun volume kendaraan yang melintas di pertigaan jalan di pusat kota Kecamatan Ketapang. Sampang, setiap hari cukup ramai.
Sebab jalur pantura itu menjadi perlintasan kendaraan dari tiga arah, yakni dari timur, barat, dan selatan.  Akibatnya, kondisi lalu lintas di pertigaan tersebut semrawut dan tak jarang membuat pengendara nyaris bersenggolan saat melintas.
Apalagi, di pertigaan tersebut belum dipasang Traffic light. Tidak hanya siang hari, malam hari kendaraan tetap ramai,” kata warga yang biasa berada di pertigaan tersebut.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Warga Soroti Kwalitas Pondasi Jembatan


Pamekasan | Jatimnet - Pembangunan Jembatan Desa di dusun Songlesong Desa Bujur Timur Kecamatan Batu Marmar disoroti masyarakat sekitar proyek, pasalnya masyarakat sekitar menilai kwalitas bahan dasar yang di gunakan pondasi khususnya cor coran dinilai kurang bagu berkwalitas rendah dan kayaknya tidak sesuai bistek yang ada,
Masyarakat kwatir jika campuran semin dan pasir kayak gitu pondasinya berkwalitas rendah akan berdampak pada kwlitas jembatan akan cepat roboh.
Menurut salah satu warga setempat Baihaki mendesak pelaksana proyek jembatan untuk memperhatikan kwalitas cor pada pada pondasi dan tiang penyangah jembatan, sebab menurut pengamatannya kwalitas cor sangat rendah, campuran semin tidak sesuai dengan ukuran, bahkan hasil bangunan dasar yang di sentuh mudah protol , sementara aliran sugai ketika musim hujan sangat deras ” tuturnya
BERITA SELENGKPNYA

Read more...

Kamis, 07 November 2013

Nebang pohon Jati di Ladang Sendiri

Digelandang ke Polres Pamekasan

Pamekasan  | Jatimnet - Perbuatan yang dilakukan Hairullah (70), penebangamn pohon jati yang di lakukannya berakibat masuk penjara,padahal kakek asal Dusun Brumbung Desa ponjenan Barat kecamatan Batu Marmar.
Penebanganm dilakukan di perkarangannya sendiri,pohon jadi yang di tebang kemudian dijual itu adalah pohon jati dan tanahnya warisan dari orang tua isrinya Surani sejak dulu.
     Tanpa disadari ternyata tindakan Hairullah itu di persoalkan oleh keponakanya sendiri Ahmad Effendi yang tidak lain anak kandung dari saudaranya istri Hairullah, Ahmad melaporkan ke Polisi dengan tuduhan pencurian kayu jati sebab pohon jati yang ditebang diklaim miliknya dan tumbuk ditanah miliknya.
Itu di buktikan dengan hak kepemilikan tanah (sertifikat tanah) yang sudah atas nama Ahmad Efendi.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Rabu, 06 November 2013

Hari Jadi Sumenep ke 744

Nuansa Keraton Soengenep Tempo Doeloe

Sumenep | Jatimnet - Memperingati Hari Jadi Sumenep ke 744, digelar Prosesi dan pawai seni budaya, yang melibatkan 1000 pendukung acara, mulai penari, teater, hingga pemusik tradisional.
Acara yang dipusatkan di depan Masjid Agung Sumenep diawali dengan penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati pertama di Sumenep. Dalam prosesi tersebut, digambarkan penyambutan gegap gempita rakyat Soengenep (sumenep: red) atas penobatan Arya Wiraraja.
Mereka dengan sukacita mempersembahkan hasil panen dan ternak mereka, sebagai pertanda dukungan terhadap penobatan Arya Wiraraja sebagai Adipati. Acara prosesi dilanjutkan dengan penyerahan pataka dari Adipati ke Bupati, yang diterima langsung Bupati Sumenep, A.Busro Karim.
Proses tersebut kental dengan nuansa keraton Soengenep tempo doeloe. Seluruh pendukung acara berpakaian adat keraton. Bahkan Bupati Sumenep bersama istri, berpakaian ala raja keraton.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Siswa Tenggelam Sehabis Sertijab Ketua Osis


Sumenep | Jatimnet - Setelah prosesi serah terima jabatan osis dilakukan, korban bersama temannya mandi bersama di sungai Pangareman di desa tersebut. Tapi sialnya, mantan Ketua Osis ini malah tewas tenggelam. Diduga Ainun tewas karena tidak bisa berenang,dengan kedalaman sungai sekitar 5 Meter.
Meski sempat ditolong oleh lima teman lainnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.mengingat pencarian korban lama,memakan satu jam lamanya.
Mendengar kejadian itu,petugas kepolisian langsung ke lokasi melakukan evakuasi dan membawa mayat korban ke RSUD untuk dilakukan otopsi.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Hujan Turun Petani Tembakau Kawatir Harga Anjlok


Pamekasan | Jatimnet - Hujan yang turun pada hari Senin, menjadi pukulan hebat pada para petani tembakau, karena saat ini, merupakan musim panen tembakau. Turunnya hujan kemarin akan berdampak pada menurunnya kwalitas dari tembakau yang berimbas pada anjloknya harga jual.
Hal ini dirasakan Mostar asal Desa Pangtonggal Kecamatan Proppo Pamekasan, saat ditemui Jatimnet, Mostar nampak bersama istri dan anaknya menjemur tembakau yang baru dirajang tadi malam tersebut,
Sambil membersihkan kotoran yang menempel di tembakaunya, Mostar berharap cuaca hari ini dan besok cerah, karena proses pengeringan tembaku membutuhkan 2 hari.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Selasa, 05 November 2013

Tempat Prostitusi Marak Di Kota Gerbang Salam


Pamekasan | Jatimnet - Maraknya tempat maksiat yang ada di Kabupaten Pamekasan, membuat Bupati Pamekasan Achmad Syafii geram. Di kota Gerbang Salam itu banyak tempat yang dijadikan lokasi mesum, mulai tempat kost, warung remang-remang, hotel dan tempat karaoke.
Sudah kami kasik tempat milik pemerintah, seharusnya tidak dijadikan tempat maksiat, sebab lahan yang ditempati itu milik pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat yang betul-betul ingin berwirausaha, bukan malah dijadikan transaksi wanita,” katanya usai melepas pawai obor senin 04/11 malam
Bahkan politisi partai Demokrat itu mengancam akan menutup seluruh tempat yang dijadikan lokasi maksiat itu. Kami akan rampas hak pemilik tempat yang berdiri di atas tanah negara jika melakukan kegiatan maksiat,” tegasnya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kota Gerbang Salam Semarak Pawai Obor Malam Tahun Baru Islam


Pamekasan | Jatimnet - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pamekasan, melakukan pawai obor dalam rangka merayakan tahun baru Islam 1 muharram 1435 Hijriyah. Senin 04/11 malam.
Pawai tersebut dimulai dari kantor PMII cabang pamekasan, jalan Brawijaya dengan berjalan kaki menuju munomen arek lancor, selain membawa ratusan obor yang mewarnai pawai tersebut, irigan musik rebana (Hadrah) juga mewarnai pawai itu.
Ratusan aktifis PMII dari berbagai komisariat kampus yang ada di Kabupaten pendidikan itu, juga bertawaf mengelilingi munomen arek lancor. Ketua PMII Cabang Pamekasan Sidik mengatakan, acara tersebut untuk memeriahkan pergantian tahun bagi umat islam, sebab selama ini perayaan tahun baru islam sudah mulai dilupakan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Senin, 04 November 2013

Kerapan Sapi Rekeng Piala Presiden Tahun 2013 Kurang Meriah


Pamekasan | Jatimnet - Penyelenggaraan kerapan sapi dengan menggunakan cara kekerasan “rekeng” se- Madura (Gubeng), yang memperebutkan piala Presiden tahun 2013 di Stadion R.Soenarto Pamekasan, tidak semeriah penyelenggaraan pada tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu panitia pelaksana acara tersebut H.Haryanto Waluyo  dan Juga Anggota Dewan dari Partai PPP mengatakan, penyelenggaraan Gubeng tersebut persiapannya sangatlah minim tidak ada persiapan sebelumnya.
Selain itu, sekarang diwaktu yang bersamaan di Bangkala juga digelar kerapan pakkopak,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Stadion R.Soenarto. senin 03/11  pagi.
Ia juga mengatakan, penyelenggaraan Gubeng pada tahun-tahun sebelumnya dipersiapkan dengan sangat matang dan minimal satu bulan sebelumnya sudah siap.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Karapan Sapi Digelar Didua Tempat


Pamekasan | Jatimnet  Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengaku baru tahu, jika penyelenggaraan karapan sapi (Gubeng) piala Presiden, digelar di dua tempat, yakni di Kabupaten Bangkalan serta di Kabupaten Pamekasan. Saya baru tahu, ternyata kerapan sapi ini dilaksanakan dua tempat, satu di Bangkalan yang satu digelar disini,” katanya kepada sejumlah wartawan,
Digerlarnya Kerapan sapi di dua tempat itu, Kata Bupati, untuk mengakomodir dua kelompok yang pro terhadap kerapan sapi dengan cara pakkopak, dan juga yang pro terhadap rekeng. Keduanya sama-sama piala Presiden, saya kira ini upaya pemerintah provinsi agar keduanya sama-sama jalan,” ulasnya.
Kedepan politisi partai Demokrat itu berharap, agar kedepan tidak ada dualisme dalam penyelenggaraan kerapan sapi di pulau Madura. Kalau kami, pemerintah kabupaten Pamekasan mengikuti arus, dan aspirasi dari masyarakat saja,” tuturnya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Hanya Bisa Pasrah, Penderita Tumor


Sumenep | Jastimnet Meratapi Nasip  Suahlam (24) penderita tumor ganas yang dideritanya sejak kecil itu, hanya bisa pasrah, meskipun kondisinya sudah sangat kritis, sebab keluarganya tidak mempunyai biaya untuk mengobatinya.
Tumor yang diderita Pemuda warga Dusun Tengginah, Desa Tangbatang Dejeh, Kecamatan Batang-batang Sumenep ini, sudah sangat parah bahkan sudah menyerang sarafnya, bahkan dokter sudah memfonis, jika tumor tersebut dioperasi akan sangat berbahaya, bahkan bisa merenggut nyawanya.
Kepada wartawan Jatimnet pada senin 4/11 siang, masih bisa bercerita bahwa saat ini orang tuanya sudah tidak bisa membiayai pengobatan penyakit yang dideritanya itu. Orang tua saya sudah tidak bisa membiayai pengobatan saya mas, kami orang gak punya,” katanya dengan suara terpartah-patah.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Sabtu, 02 November 2013

Stock Buku Nikah Habis, Kemana…?


Pamekasan | Jatimnet Kantor urusan Agama (KUA) Kabupaten Pamekasan Saat ini Kehabisan stock buku nikah, hal itu membuat warga yang menikah masih belum mendapatkan buku nikah sampai saat ini.
Penghulu Kecamatan kota Pamekasan Moh. Nasrullah Mudennar mengatakan, saat ini sebanyak 139 orang yang menikah pada bulan oktober masih belum mendapatkan surat nikah itu. Untuk sementara hanya diberi surat nikah sementara saja mas,” katanya kepada wartawan  Jatimnet , Sabtu 01/11 pagi selesai mengawinkan.
Akan tetapi sambungnya, saat ini Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Pamekasan, sudah mendapatkan kiriman sebanyak 200 surat nikah, dari Kanwil Jawa Timur untuk diberikan kepada warga yang masih belum menerima itu.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Karnafal Hari Jadi Kota Sumenep Lumpuhkan Arus Lalin


Sumenep | Jatimnet  - Karnafal  hari jadi Kabupaten Sumenep yang ke-744, membuat arus lalu lintas di Kota tersebut Lumpuh. Sabtu 02/11 pagi. Dalam prosesi pawai serta pertunjukan tari-tarian yang digelar di bundaran kota itu, membuat akses lalu lintas dari dan menuju kota Sumenep ditutup. Pengguna jalan yang hendak melintasi kota sumenep harus berputar dan melalui pinggiran kota tersebut.
Salah satu pengguna jalan asal Sulaiman asal Jember mengatakan, ia harus memutar melalui jalan dipinggiran kota tersebut karena akses menuju kota sudah ditutup oleh petugas kepolisian wilayah itu. Ya mau gmana lagi mas, padahal saya mau kerumah Saudara di utaranya masjid Agung,” katanya dengan raut wajah kecewa karena akses kota ditutup.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Perayaan Hari Jadi Sumenep Hamburkan Uang Rakyat


Sumenep | Jatimnet  - Demo  mahasiswa yang berakhir ricuh dalam mengkritisi perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-744,  karena mahasiswa menilai perayaan tersebut hanya menghambur-hamburkan uang negara.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Mahasiswa Pemuda (Laksamuda) dan Front Aliansi Mahasiswa Sumenep (FAMS), mendatangi Kantor DPRD Jalan Trunojoyo dan Pemkab Jalan Dr. Cipto, sebelum akhirnya bentrok dengan petugas kepolisian wilayah itu.
Salah satu orator aksi Sutris mengatakan,perayaan hari jadi Kabupaten paling timur di pulau Madura itu seharusnya tidak dirayakan dengan meriah dan menghambur-hamburkan uang rakyat, sebab masih banyak persoalan rakyat yang perlu diselesaikan.
Selain itu Bupati Sumenep dianggap belum bisa memenuhi janji politiknya. Bupati tidak mampu memenuhi janji politiknya, dan janji tinggallah janji, sedangkan kepedulian terhadap rakyat tidak ada,” teriaknya yang diikuti oleh peserta aksi lainnya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Bupati Pamekasan Santuni Bocah Tersiram Air Mendidih


Pamekasan | Jatimnet  - Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyantuni seorang bocah yang tersiram air mendidih moh Soleh Hadi (4) warga Dusun Barat, Desa Bettet Kecamatan kota Pamekasan, dimana tubuh bocah malang tersebut sekujur tubuhnya terbakar hampir 60% dan melepuh.jumat 01/11 pagi.
Bupati yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Ismail Bay, Kepala Bapemas Pemdes Moh.Zakir dan Plt. Direktur Rumah sakit Slamet Martodirdjo Pamekasan, tiba dirumah bocah malang itu sekitar pukul 10.20 WIB.
Kepada sejumlah wartawan, Bupati menyampaikan terima kasih atas informasi yang telah diberikan, sehingga pihaknya bisa mengetahui peristiwa tersiramnya bocah 4 tahun itu dan lmemberikan bantuan agar kondisi anak tersebut bisa ditangani dengan baik.
Mendengarkan informasi ini saya langsung meminta sekpri untuk menghubungi kepala Dinas Kesehatan dan RSUD, serta langsung datang ke lokasi,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, anak tersebut nantinya akan mendapatkan bantuan perawatan hingga sembuh dari pemerintah setempat. Nanti ini akan ditangani oleh dokter dari Puskesmas Kowel,” terangnya.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kerapan Sapi Yang Akan Digelar Di Pamekasan


Pamekasan | Jatimnet - Seperti inilah gambaran kerapan sapi yang akan digelar di Kabupaten Pamekasan di lapangan stadion yang mengatasnamakan Piala Presiden 3 November 2013.
Pantat sapi yang luka-luka akibat dibacok rekeng oleh joki sapi karapan agar sapi bisa berlari kencang tiba digaris finis. Tidak hanya dibacok dengan paku, sebelum dikerap, sapi-sapi ini matanya juga dioleskan balsam dengan tujuan agar sapi panas. Dibagian pantat sapi yang luka itu juga dipasang spiritus, ada juga yang memasang dengan air cuka, dan telinganya disetrum aki.
Atas dasar ini pula, para ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) melarang praktik kerapan sapi dengan pola kekerasan.
Para ulama ini meminta agar praktik kerapan sapi dikembalikan pada budaya aslinya, yakni hanya dengan menggunakan “pak-kopak” bukan dengan cara disiksa seperti yang akan digelar di Pamekasan 3 November 2013. Kalau kerapan sapi yang asli itu dulu menggunakan ‘sagersa’ atau ‘pak-kopak’ bukan memakai paku dengan cara melukai seperti yang dipraktikkan sekarang ini,” kata Budayawan Madura D Zawawi Imron dalam sebuah kesempatan dialog budaya di Pamekasan belum lama ini.


Read more...

Jumat, 01 November 2013

Fatwa MUI tidak Digubris Pengerap Sapi


Pamekasan | Jatimnet - Pelaksanaan kerapan sapi dengan model “rekeng” atau menggunakan cara-cara kekerasan tetap digelar oleh para pengerap pada tanggal 03 Nopember 2013 di stadon R Sonarto Pamekasan, meski Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haram, model kerapan sapi yang mempertontonkan penyiksaan hewan ini.
Buktinya, karapan sapi dengan kekerasan tetap digelar di Kabupaten Pamekasan. Bahkan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah dengan cara mengalokasikan dana untuk pelaksanaan karapan kekerasan ini. Sebagaimana dilangsir di berbagai media nasional
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Bangkalan Lestarikan Karapan Sapi Tanpa Kekerasan


Bangkalan | Jatimnet  - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, terus berkomitmen melestarikan kerapan sapi sebagai warisan budaya leluhur masyarakat Madura dengan tanpa kekerasan. Komitmen pemkab Bangkalan untuk melestarikan budaya kerapan sapi tanpa kekerasan ini dibuktikan dengan menolak praktik pelaksanaan kerapan sapi dengan kekerasan.
Bahkan kabupaten paling barat di Pulau Garam Madura ini, pernah menjadi tuan rumah pelaksanaan kerapan sapi tanpa kekerasan. Pada 3 November 2013 ini, Kabupaten Bangkalan juga akan kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan kerapan sapi tanpa kekerasan.
Bagi pemkab Bangkalan, praktik kerapan sapi dengan kekerasan telah menimbulkan citra negatif kepada masyarakat internasional, seolah warga Madura terbiasa dengan berprilaku hidup dengan Kekerasan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kamis, 31 Oktober 2013

Kejuaraan Piala Presiden Dapatnya Trophy Gubernur

Panitia Kecewa


Pamekasan,Jatimnet  Penyelenggaraan Karapan sapi (Gubeng) piala presiden Republik Indonesia dengan trophy Gubernur Jawa Timur, yang akan diselenggarakan pada 3 November mendatang di Stadion R.Soenarto Pamekasan, membuat panitia penyelenggara merasa kecewa.
Ketua pelaksana Gubeng H.Superto mengatakan, pihaknya sangat kecewa terhadap Bakorwil IV Pamekasan, karena telah merubah trophy ajang pacuan sapi madura itu, apalagi perubahan tersebut sangat mendadak dan tidak ada kordinasi dengan pihak panitia muro muro (tiba-tiba) di ubah.
“Saya belum tahu sebelumnya terkait perubahan piala ini, dan panitia sangat kecewa, karena perebutan piala Presiden diubah menjadi perebutan piala Gubernur,” katanya Ketua Panitia kepada sejumlah wartawan usai rapat akhir persiapan Gubeng di ruang rapat Bakorwil IV Pamekasan.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kerapan Sapi Dualisme di Gelar Bersamaan


Pamekasan | Jatimnet - Setelah sebelumnya ada dualisme penyelenggaraan karapan sapi, yaitu kelompok yang pro Rekeng dan kelompok yang pro Pakkopak, akhirnya keduanya diselenggarakan secara bersamaan.
Tetapi penyelenggaraan keduanya berbeda tempat, dengan waktu yang sama, yaitu tanggal 3 November 2013 ini. Karapan sapi yang menggunakan cara rekeng akan digelar di Kabupaten Pamekasan sedangkan yang  pakkopak akan digelar di Kabupaten Bangkalan.
Tetapi, menanggapi hal itu, tokoh pengerap Madura Arsu Munjiyat mengatakan, penyelenggaraan karapan sapi pakkopak di Kabupaten Bangkalan itu Ilegal, sedangkan karapan sapi dengan menggunakan rekeng legal, sebab sudah berlangsung sejak lama dan pesertanya berdasarkan seleksi mulai tingkat bawah.
BACA BERITA SEENGKAPNYA

Read more...

Tubuh Anak Empat Tahun Melepuh Akibat Tersiram Air Mendidih


Pamekasan | Jatimnet Akibat tersiram air yang mendidih, sekujur tubuh Moh. Saleh 4 tahun warga Desa Bettet Kecamatan Kota Pamekasan mengalami luka serius hingga melepuh. Bocah 4 tahun itu, tanpa sengaja tersiram air panah oleh neneknya Nuraini, dimana saat neneknya itu memesak air untuk membuat kopi, saat hendak menuang air kedalam gelas, sang cucu tiba-tiba menyenggol air yang sedang mendidih hingga tumpah dan mengenai tubuh cucu kesayangannya itu.
BACA BERITA SEENGKAPNYA

Read more...

Diduga Lakukan Mesum 4 Remaja Terjaring Razia


Pamekasan | Jatimnet - Diduga melakukan perbuatan mesum, 4 muda-mudi yang menghuni kamar kost milik Reza, di Jalan Veteran Kelurahan Barurambat Timur Kecamatan Pademawu Pamekasan terjaring razia.
Rabu 30/10 sekira pukul 13.30 wib petugas Satpol PP Kabupaten Pamekasan melakukan razia Pekat (Penyakit Masyarakat : Miras, Judi dan Prostitusi).  Petugas siang itu mendatangi lokasi tempat kost tersebut setelah mendapat laporan dari warga sekitar.
Petugas Satpol PP setibanya di lokasi dan melakukan pemeriksaan tiap kamar, berhasil menjaring 2 wanita dan satu laki-laki didalam satu kamar, sementara seorang lagi didapati berada kamar yang lainnya.
Keempatnya remaja yang diduga melakukan mesum, langsung digelandang ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan penindakan terhadap remaja yang tertangkap tersebut.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Rabu, 30 Oktober 2013

Karapan Sapi Rekeng Piala Presiden / Gubeng Tetap Digelar


Pamekasan | Jatimnet - Setelah sebelumnya penyelenggaraan karapan sapi (Gubeng) piala Presiden dengan menggunakan cara kekerasan terhadap sapi (rekeng) dinyatakan tidak digelar tahun ini karena ada dualisme penyelenggaraan, yaitu kelompok yang pro Rekeng, dan kelompok yang pro terhadap cara pakkopak,
Akhirnya penyelenggaraan karapan Gubeng “rekeng” tersebut diputuskan untuk digelar. Kepastian itu didapat, setelah sejumlah pengerap dari empat Kabupaten Se-Madura, yang mengatas namakan Pecinta Olah raga Karapan Sapi Madura (Porkesam) mendatangi kantor Bakorwil IV Pamekasan. Rabu 30/10 pagi.
Dalam pertemuan itu, diputuskan Gubeng digelar pada tanggal 03 Novenber 2013 mendatang, di lapangan R.Soenarto Pamekasan. Salah satu pejabat dilingkungan Bakorwil IV Pamekasan, Hasan Mursy mengatakan, penyelenggaraan Gubeng tahun 2013 ini harus sukses, sehingga pihaknya menyerahkan kepanitiaan kepada para tokoh dan pengerap dan pihak Bakorwil hanya menyediakan anggarannya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Ditinggal Sholat Motor Dibawa Kabur Mantan Istri

Pamekasan |Jatimnet - Udah Jatuh Ketimpa tangga ini yang dialami  Slamet Riadi (57) warga jalan masjid begandan, Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Kota Pamekasan, melaporkan mantan istri Sirrihnya Sutiah (38), karena membawa kabur sepeda motornya kepada pihak kepolisian. Rabu 30/10 pagi.
Diceritakan, pristiwa itu terjadi dirumahnya pada hari Minggu (27/10/13) sekitar pukul 18.00 WIB, dimana saat itu Sutiah yang sudah diceraikan sejak januari lalu itu,menyuruh Slamet Riadi untuk sholat, tetapi setelah ia sholat, sepeda motornya yang diperkir didepan rumahnya itu dibawa kabur oleh Sutiah. Dia kerumah saya, katanya minta antar, dan menyuruh saya untuk sholat, ketika saya sholat, ternyata sepeda motor saya dibawa lari,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Read more...

Pamekasan Tetap Tidak Mandiri Selama 12 Tahun Otoda


Pamekasan | Jatimnet - Setelah 12 tahun Otonomi Daerah (Otoda) berjalan, Kabupaten Pamekasan tetap tidak bisa mandiri, dan masih membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat.
Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengatakan, saat ini Kabupaten Pamekasan masih belum sepenuhnya mandiri, sebab masih bergantung pada pemerintah pusat. Saat ini, dari APBD kita yang sudah mencapai Rp.1,2 Triliyun, kemampuan kita hanya 85 M milyar, sedangkan sisanya masih harus disubsidi oleh pusat,” katanya dalam acara seminar dan launching Radar Madura Institute, di Hotel Puteri Pamekasan, selasa 29/10/.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

BERITA SEBELUMNYA