MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Rabu, 27 April 2016

Walikota Adakan Panen Raya Petani Kota Blitar


Blitar | Jatimnet- Masa panen padi bagi petani di Kota Blitar sudah dilaksanakan sejak awal bulan April lalu, diperkirakan hingga akhir Mei 2016. Namun proses panen raya padi oleh Walikota Blitar dilaksanakan Rabu pagi (27/04). Bertempat di persawahan Jalan Sumba Kelurahan Karangtengah Kota Blitar.

Proses panen raya diawali dengan kenduri oleh petani setempat, dilanjutkan dengan pemotongan padi secara simbolis oleh Walikota Blitar bersama anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Blitar dan Kasubdivre Bulog Tulungagung.

Ir. Jatmiko Budi Santoso Kepala Dinas Pertanian-Perikanan dan Peternakan Kota Blitar pada Rabu (27/04), dikonfirmasi mengatakan bahwa berkat program khusus, yakni Pemerintah daerah bersinergi dengan TNI secara langsung mendampingi para petani mulai proses pengolahan tanah, penanaman, pemeliharaan dan pemupukan berimbang, hasil panen padi tahun ini cukup memuaskan.

Untuk bibit non hibrida varietas PP mampu menghasilkan padi sekitar 8,15 ton per hektar, sementara dalam program swasembada pangan nasional target untuk Kota Blitar sekitar Rp 6,8 ton tiap hektarnya. Sementara hasil panen varietas hibrida mampu tercapai 12 ton lebih.

Menurut Jatmiko berbagai upaya sudah digalakkan guna meningkatkan produktifitas pertanian, seperti pemenuhan sarana prasarana, bantuan alsintan, subsidi benih maupun pupuk dan lain-lain.

Bahkan petani juga diikutkan dalam Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Selain itu memberlakukan teknologi tanam jajar legowo, dengan meningkatkan jumlah benih yang ditanam sekitar 30 %.(West/Hum)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA