MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Senin, 30 September 2013

Makam Ronggo Sukowati Raja Pertama Pamekasan Merana


Pamekasan | Jatimnet- Untaian mutiara petuah Bung Karno presiden pertama Indonesia mengatakan "Jasmerah" (Jangan sekali sekali meninggalkan sejarah)
    Ungkapan sang proklamator itu rupanya dilupakan, sehingga peninggalan bersejarah, yaitu makam Ranggo Sukowati Raja Pertama dan pendiri  Pamekasan banyak yang tidak mengetahi dimana letaknya.
    Makam Ranggo Sukowati Raja pertama Pamekasan, berada di Keluran Kolpajung Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan dengan kondisi yang menyedihkan.
    Kondisi makam bersejarah yang semestinya masuk sebagai cagar budaya tersebut saat ini banyak bangunan makam udah mau roboh akibat tak adanya perawatan dari pihak pemerintah
    Masryadi (45) yang akrap di pangil mbah Yadi sehari harinya tinggal di Pemakaman Ronggo Sukowati yang merawat serta  membersihkan area makam.
    Sampai saat ini Mbah Yadi telah 15 tahun menjaga dan merawat makan Ranggo Sukowati Raja Pertama Pamekasan, kepada Jatimnet menuturkan "Pemerintah tidak pernah memperhatikan untuk diperbaiki, inikan situs sejarah sebenarnya yang memelihara kan pemerintah kenapa pemerintah berpangku tangan kemana bagian Purbakala “terangnya
    Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya, Mbah Yadi mengandalkan usaha kecil-kecilan jualan ikan hias hias diselatan   pemakaman depan pasar Kolpajung
    Makam bersejarah bagi Kabupaten Pamekasan yang kondisinya merana tersebut, pada hari biasa sepi peziahar, hanya pada tiap Kamis malam Jum'at Manis peziarah lumayan jumlahnya. Juga pada lebaran pengunjung cukup ramai.
    Sepinya makam dari peziarah, karena karena dari pihak pemerintah sendiri kurang memperhatikan situs tersebut, sehingga masyarakat Pamekasan sendiri banyak yang tidak mengetahui keberadaanya Makam Rajanya.
    Makam Ranggo Sukowati selama ini aman, dan tidak pernah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan baik Ziarah malam maupun siang” terangnya
    Lebih lanjut, Mbah Yadi berharap, agar Makam Ronggo Sukowati Raja  Pertamaa Pamekasan ini dipugar dan diperbaikai, oleh pemerintah Kabupaten Pamekasan, sehingga dapat menjadi tempat Wisata Religi Selain Batu Ampar “terangnya (Does)

Read more...

Pejabat Jangan Hanya Konsep, Harus Ada Tindakan Nyata


Pamekasan | Jatimnet  - Bupati Pamekasan Achmad Syafii meminta agar pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk tidak terlalu banyak bicara, tetapi perbanyaklah untuk berkerja yang bisa menyumbang tenaga dan pikiran untuk kemajuaan Kabupaten Pamekasan.
    Bupati mencontohkan, saat ia berkunjung ke China, ia beserta teman-temannya melihat pembangunan di negeri tirai bambu itu, sudah jauh diluar akal sehat. Disana itu kondisi alamnya gersang, tetapi pembangunanya luar biasa, jauh diluar akal sehat,” ulasnya.
    Selain itu ia membandingkan, kondisi alam Indonesia khususnya Pamekasan sangatlah subur, tetapi pembanunannya masih sangat jauh dibandingkan dengan China.
    Kondisi Alam disana sudah parah, penduduknya juga sangat banyak. Tetapi mengapa mereka bisa membangun dengan baik, sedangkan kita tidak,” katanya.
    Sehingga ia beserta rombongannya mendiskusikan kondisi di China jika dibandingkan dengan Indonesia, selama dalam perjalanan di negeri dengan penduduk terbanyak di dunia itu.
    Sampai pada kesimpulan, kita itu terlalu sering pidato, dan bicara teori saja yang kita pidatokan dan bicarakan jarang kita lakukan. Sehingga jarang tecapai hanya konsep yang ada.
    Ia meminta jajarannya untuk tidak selalu membuat konsep tanpa ada tindak lanjutnya. Jangan konsep terus, tetapi tidak ada tindakan nyata, jadi kedepan ayo kita perbanyak bekerja dan terus membangun Pamekasan,” pungkasnya.(Does)

Read more...

Antisipasi Kekeringan, Kodim 0826 Bantu Sumur


Pamekasan | Jatimnet  - Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Pamekasan, membuat Komando Distrik Meliter (Kodim) 0826 Pamekasan, memberikan bantuan sumur kepada warga, di 13 kecamatan kabupaten pamekasan
    Komandan Kodim (Dandim) 0826  Letkol.ARM.Mawardi mengatakan, bantuan sumur tersebut berupa Bakti Sosial (Baksos) yang dilakukan oleh pihaknya untuk membantu masyarakat yang dimusim kemarau saat ini sedang mengalami kekeringan.
    “Kami menggelar bakti sosial dengan membuat sumur untuk membantu masyarakat yang saat ini mengalami kekeringan,” katanya saat ditemui disela-sela acara Baksos pembuatan sumur, di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Minggu (29/09/13)
    Lebih lanjut Letkol.Arm.Mawardi mengatakan, kegiatan tersebut akan digelar di 13 Kecamatan, tetapi Baksos dengan membuat sumur untuk membatu warga itu.
    Dimulai dari Kecamatan Tlanakan, dan akan dilanjutkan Ke Kecamatan lainnya pamekasan.nanti kita bantu di 13 kecamatan, saat ini kita masih melakukan survey satu-satu, dan kegiatan ini akan terus berjalan,sampai masyarakat menikmati air bersih untuk mengatisipasi kekeringan di kabupaten pamekasan pungkasnya.(Does)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA