
Tulungagung | Jatimnet Online – Bulan lalu merupakan untuk kali kedua menggelar panen raya terong. Makanya kantor Pemberdayaan Pembangunan Mayarakat Pedesaan (PBMPD) semakin konsentrasi terhadap program pemberdayaan masyarakat dalam hal penanaman kacang panjang.
Drs. H. Winarto, MM Kepala BPMPD dalam keseriusannya menangani pemberdayaan masyarakat dan mengangkat perekonomian melalui usaha berkebun, Win saat itu juga ikut terjun langsung mengikuti panen raya di kebun tak seberapa luas yang letaknya tepat dibelakang kantor BPMPD.
Saat panen raya berlangsung, dikebun belakang kantornya tersebut warga tumpah ruah, terjun di kebun kacang dan Win mantan kepala Diknas Tulungagung ini tampak ceria di kebun untuk membantu sekaligus melihat sendiri hasil panen yang sangat menggembirakan.
Di kebun tersebut, kepada warga petani, Win tampat sangat serius sebagai ‘motor’ BPMPD dalam mengajak masyarakat untuk berpolah kreatif dan lebih kreatif lagi, sehingga masyarakat petani punya cara mensiasati musim yang sulit diprediksi.
Melihat fakta yang ada, Win mengatakan “Lahan yang sempit bukan merupakan penghalang untuk kreatif. Dalam tataran program pemberdayaan terhadap masyarakat, tidak pandang bulu apa saja yang bisa dikembangkan, entah secara Ekstensifikasi atau secara Intensifikasi seharusnya bisa lebih dimaksimalkan lagi” ujarnya.
Dicontohkan oleh Win, lahan yang ada di area belakang kantor BPMPD disulap menjadi kebun sayur-sayuran termasuk kacang panjang. Untuk menjadi contoh dalam hal Eco-Pertanian, lahan yang semula ditanami terong kini diganti dengan tanaman kacang panjang. Dan sekarang ini sudah sampai tahap pemanenan yang pertama kalinya.
Sedang proses pemanenan kacang panjang dilakukan oleh seluruh staf BPMPD serta Drs. H. Winarto, MM turut serta melakukan panen raya di kebun kacang untuk membantu sekaligus melihat sendiri hijau dan asrinya kebun belakang BPMPD.
Masih menurut Win, dirinya terjun langsung bersama seluruh stafnya untuk menunjukkan rasa syukur kehadirat sang pencipta, Allah Yang Maha Esa yang telah menurunkan nikmatnya berupa panenan kacang panjang yang begitu melimpah itu.
Maka kacang panjang itu sebagian dibagikan ke ‘Pendopo’ dan tentunya ke Instansi-instansi lain di lingkup Kabupaten Tulungagung. Seperti yang telah menjadi agenda pada saat yang lalu, bahwa terong-terong panenan BPMPD juga dibagikan ke tiap Instansi-instansi.
Dalam prosesi panen tersebut, Winarto juga memberikan komentar, "Panen perdana kacang panjang ini adalah berkah yang luar biasa bagi kita semua. Jangan pernah dilihat dari hasilnya saja, tapi mohon kita harus melihat dari kesungguhan” Ujarnya
Ditambahkan Win, “Tekat, niat dan upaya kita bersama untuk menjadi contoh/pioneer dalam Program Pemberdayaan Masyarakat." Ini berarti bahwa masyarakat dituntut lebih kreatif untuk menggali dan mengembangkan lingkungan sekitar agar lebih hijau, segar dan sekaligus bisa menambah income bagi masyarakat.(Bayu)
Read more...