MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Sabtu, 02 November 2013

Stock Buku Nikah Habis, Kemana…?


Pamekasan | Jatimnet Kantor urusan Agama (KUA) Kabupaten Pamekasan Saat ini Kehabisan stock buku nikah, hal itu membuat warga yang menikah masih belum mendapatkan buku nikah sampai saat ini.
Penghulu Kecamatan kota Pamekasan Moh. Nasrullah Mudennar mengatakan, saat ini sebanyak 139 orang yang menikah pada bulan oktober masih belum mendapatkan surat nikah itu. Untuk sementara hanya diberi surat nikah sementara saja mas,” katanya kepada wartawan  Jatimnet , Sabtu 01/11 pagi selesai mengawinkan.
Akan tetapi sambungnya, saat ini Kantor Urusan Agama (KUA) Kabupaten Pamekasan, sudah mendapatkan kiriman sebanyak 200 surat nikah, dari Kanwil Jawa Timur untuk diberikan kepada warga yang masih belum menerima itu.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Karnafal Hari Jadi Kota Sumenep Lumpuhkan Arus Lalin


Sumenep | Jatimnet  - Karnafal  hari jadi Kabupaten Sumenep yang ke-744, membuat arus lalu lintas di Kota tersebut Lumpuh. Sabtu 02/11 pagi. Dalam prosesi pawai serta pertunjukan tari-tarian yang digelar di bundaran kota itu, membuat akses lalu lintas dari dan menuju kota Sumenep ditutup. Pengguna jalan yang hendak melintasi kota sumenep harus berputar dan melalui pinggiran kota tersebut.
Salah satu pengguna jalan asal Sulaiman asal Jember mengatakan, ia harus memutar melalui jalan dipinggiran kota tersebut karena akses menuju kota sudah ditutup oleh petugas kepolisian wilayah itu. Ya mau gmana lagi mas, padahal saya mau kerumah Saudara di utaranya masjid Agung,” katanya dengan raut wajah kecewa karena akses kota ditutup.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Perayaan Hari Jadi Sumenep Hamburkan Uang Rakyat


Sumenep | Jatimnet  - Demo  mahasiswa yang berakhir ricuh dalam mengkritisi perayaan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-744,  karena mahasiswa menilai perayaan tersebut hanya menghambur-hamburkan uang negara.
Dalam aksi tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Lingkar Studi Mahasiswa Pemuda (Laksamuda) dan Front Aliansi Mahasiswa Sumenep (FAMS), mendatangi Kantor DPRD Jalan Trunojoyo dan Pemkab Jalan Dr. Cipto, sebelum akhirnya bentrok dengan petugas kepolisian wilayah itu.
Salah satu orator aksi Sutris mengatakan,perayaan hari jadi Kabupaten paling timur di pulau Madura itu seharusnya tidak dirayakan dengan meriah dan menghambur-hamburkan uang rakyat, sebab masih banyak persoalan rakyat yang perlu diselesaikan.
Selain itu Bupati Sumenep dianggap belum bisa memenuhi janji politiknya. Bupati tidak mampu memenuhi janji politiknya, dan janji tinggallah janji, sedangkan kepedulian terhadap rakyat tidak ada,” teriaknya yang diikuti oleh peserta aksi lainnya.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Bupati Pamekasan Santuni Bocah Tersiram Air Mendidih


Pamekasan | Jatimnet  - Bupati Pamekasan Achmad Syafii menyantuni seorang bocah yang tersiram air mendidih moh Soleh Hadi (4) warga Dusun Barat, Desa Bettet Kecamatan kota Pamekasan, dimana tubuh bocah malang tersebut sekujur tubuhnya terbakar hampir 60% dan melepuh.jumat 01/11 pagi.
Bupati yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Ismail Bay, Kepala Bapemas Pemdes Moh.Zakir dan Plt. Direktur Rumah sakit Slamet Martodirdjo Pamekasan, tiba dirumah bocah malang itu sekitar pukul 10.20 WIB.
Kepada sejumlah wartawan, Bupati menyampaikan terima kasih atas informasi yang telah diberikan, sehingga pihaknya bisa mengetahui peristiwa tersiramnya bocah 4 tahun itu dan lmemberikan bantuan agar kondisi anak tersebut bisa ditangani dengan baik.
Mendengarkan informasi ini saya langsung meminta sekpri untuk menghubungi kepala Dinas Kesehatan dan RSUD, serta langsung datang ke lokasi,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, anak tersebut nantinya akan mendapatkan bantuan perawatan hingga sembuh dari pemerintah setempat. Nanti ini akan ditangani oleh dokter dari Puskesmas Kowel,” terangnya.
BACA BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Kerapan Sapi Yang Akan Digelar Di Pamekasan


Pamekasan | Jatimnet - Seperti inilah gambaran kerapan sapi yang akan digelar di Kabupaten Pamekasan di lapangan stadion yang mengatasnamakan Piala Presiden 3 November 2013.
Pantat sapi yang luka-luka akibat dibacok rekeng oleh joki sapi karapan agar sapi bisa berlari kencang tiba digaris finis. Tidak hanya dibacok dengan paku, sebelum dikerap, sapi-sapi ini matanya juga dioleskan balsam dengan tujuan agar sapi panas. Dibagian pantat sapi yang luka itu juga dipasang spiritus, ada juga yang memasang dengan air cuka, dan telinganya disetrum aki.
Atas dasar ini pula, para ulama yang tergabung dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) melarang praktik kerapan sapi dengan pola kekerasan.
Para ulama ini meminta agar praktik kerapan sapi dikembalikan pada budaya aslinya, yakni hanya dengan menggunakan “pak-kopak” bukan dengan cara disiksa seperti yang akan digelar di Pamekasan 3 November 2013. Kalau kerapan sapi yang asli itu dulu menggunakan ‘sagersa’ atau ‘pak-kopak’ bukan memakai paku dengan cara melukai seperti yang dipraktikkan sekarang ini,” kata Budayawan Madura D Zawawi Imron dalam sebuah kesempatan dialog budaya di Pamekasan belum lama ini.


Read more...

BERITA SEBELUMNYA