Oknum Humas Pemkab Main Hom Pimpa
Tulungagung | Jatimnet - Humas (Hubungan Masyarakat) pada lembaga pemerintahan, dalam melaksanakan kerja, salah satunya adalah membina hubungan dengan kalangan pers. Hal itu dilakukan untuk melakukan sosialisasi dan menyebar informasi dari Pemerintah (lembaga).
Dengan menjalin hubungan dengan kalangan pers, diharapkan informasi pembangunan dan aktifitas pemerintahan dapat diketahu masyarakat secara transparan pada era keterbukaan saat ini.
Namun, rupanya masih ada oknum humas yang memanfaatkan 'jembatan' antara pemerintah (lembaga) dengan pers sebagai lembaga kontrol sosial), info yang diperoleh Jatimnet (saat ini sedang dalam penelusuran team Jatimnet Visual Mandiri) tertapat aroma yang kurang sedap.
Info yang masuk ke redaksi dari berbagai sumber.mengatakan bahwa ada oknum di Humas Pemerintah Kabupaten yang meng 'acc' turunnya dana pasang iklan ke beberapa media bocor sebelum diterimakan.
Info yang masuk mengatakan bahwa nilai nominal dalam nota tak sesuai dengan yang diberikan kepada media yang menerima, misalnya nominal Rp 5 juta namun yang diterimakan Rp 3 juta. Pemberian semacam ini membuka peluang penghamburan dana tidak sesuai dengan sasaran.
Info yang diterima Jatimnet, mengatakan bahwa saat ini terdapat beberapa media yang siklus penerbitannya tidak menentu. sehingga merupakan pemborosan anggaran APBD yang digali dari rakyat bersumber , khususnya bersumber pendapatan pajak. (Jn2)
Read more...
Dengan menjalin hubungan dengan kalangan pers, diharapkan informasi pembangunan dan aktifitas pemerintahan dapat diketahu masyarakat secara transparan pada era keterbukaan saat ini.
Namun, rupanya masih ada oknum humas yang memanfaatkan 'jembatan' antara pemerintah (lembaga) dengan pers sebagai lembaga kontrol sosial), info yang diperoleh Jatimnet (saat ini sedang dalam penelusuran team Jatimnet Visual Mandiri) tertapat aroma yang kurang sedap.
Info yang masuk ke redaksi dari berbagai sumber.mengatakan bahwa ada oknum di Humas Pemerintah Kabupaten yang meng 'acc' turunnya dana pasang iklan ke beberapa media bocor sebelum diterimakan.
Info yang masuk mengatakan bahwa nilai nominal dalam nota tak sesuai dengan yang diberikan kepada media yang menerima, misalnya nominal Rp 5 juta namun yang diterimakan Rp 3 juta. Pemberian semacam ini membuka peluang penghamburan dana tidak sesuai dengan sasaran.
Info yang diterima Jatimnet, mengatakan bahwa saat ini terdapat beberapa media yang siklus penerbitannya tidak menentu. sehingga merupakan pemborosan anggaran APBD yang digali dari rakyat bersumber , khususnya bersumber pendapatan pajak. (Jn2)