MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Kamis, 14 September 2017

Lembaga Pelatihan Kerja Asagao Diduga Lakukan Penipuan Dan Pemerasan





SIDOARJO | Karya Rakyat, - Berkedok pelatihan kerja yang dilakukan oleh LPK (lembaga latihan kerja) Asagao yang ber alamat di Delta Sari Indah blok M no 54 Kelurahan Kurek Sari Kecamatan Waru Kab Sidoarjo, lembaga tersebut mengiming -iming korbannya untuk di pekerjakan di Jepang, dengan perjanjian-perjajian progam pemagangan kerja, cara penjebakan dengan persyaratan yang mengikat,antara lain akte kelahiran, ijasah SD, ijasah SlTP ijasah SMU dan sertifikat tanah.

Bermula dari Muhammad Nur Adiansyah siswa yang di berangkatkan ke Jepang untuk di pekerjakan sesuai keinginannya, tetapi  kenyataanya berbeda, apa di kata tidak sesuai yang di harapakan oleh Nur di jepang, dia di jadikan tukang bangunan.

Akhirnya sebelum kontrak habis Nur bertekat untuk pulang ke Indonesia untuk bertemu dengan orang tuanya yang berada di Dusun Sambirejo Kelurahan Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung,jelas harapan Malik Abdul Hamid (orang tua dari Nur)kecewa dengan LPK Asagao.

Padahal biaya yang di keluarkan Hamid tidak sedikit, dari biaya pemberakatan di tanggung sendiri, bukan dari kantor LPK Asagao, biaya yang di keluarkan kurang lebih Rp 16,500,000 juta belum yang lain-lain, merasa anaknya di tipu, Hamid tidak terima dan mengadukan permasalahan ini serta memberi kuasa kepada Dimas Aryo Basuki, SH, MM untuk menangani kasusnya tersebut.

Saat dikonfirmasi  pada hari Sabtu 12/9/2017  terkait permasalahan tersebut kantor lembaga pelatihan  kerja Asagao, yang saat itu ditemui pimpinan Faried Seto Gumilang, dia tidak berkenan untuk di wawancarai, dengan nada tinggi membentak Deny salah satu wartawan Karya Rakyat untuk tidak meliputnya, kalau kamu tetap meliput mana kartu Id cardmu, tak photone untuk tak kirim ke Ombudsman paling kamu wartawan gak jelas ungkapnya.

Masih kata Faried, "Aku terus terang mas punya orang Polda dan Pengacara dan wartawan untuk membantu saya,yang jelas lembaga pelatihanku sudah ada izin dari Disnaker, aku tidak memaksa siswaku untuk menyerahkan sertifikat tanah kalau gak percaya tanya siswa yang ada disini," itu sudah kewajiban grutunya.

Ditempat terpisah kuasa hukum Dimas Aryo Basuki, SH, MM, kepada Media Karya Rakyat mengatakan, ini jelas menipu kalau dijanjikan magang dan ternyata cuma jadi kuli, tapi kami akan dalami secara lengkap dulu karena korbannya bukan hanya satu, bisa jadi class action ini,tandasnya," (sbd)
 
Foto : Dimas Aryo Basuki, SH, MM

Read more...

BERITA SEBELUMNYA