MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Minggu, 23 Juli 2017

Tari Kolosal Parade 1000 Barong Nusantara 2017




SLG Kabupaten Kediri Banjir Manusia


KEDIRI | Karya Rakyat - Pemerintah Kabupaten Kediri bekerja sama dengan pegiat kesenian jaranan yang tergabung dalam PASJAR (Paguyuban Seni Jaranan) kembali menggelar tarian kolosal seribu barongan nusantara. Pagelaran ivent tahunan ini diselenggarakan di area SLG Kediri, Jawa Timur Sabtu (23/7/2017) sore, mulai pukul 14:00-17:00. Even tahunan ini memasuki kali ke-4 dan di ikuti sedikitnya 2.383 orang penari barong dari anggota PASJAR Kediri beserta perwakilan Duta Wisata dari  Kota/Kabuputen se- Indonesia.
Pagelaran yang dimulai pukul 14:00 wib ini merupakan puncak acara dari rangkaian Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri, serta Festival Panji Nasional (FPN) yang dihelat di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) pada Sabtu (22/7). Ribuan penonton berjubel, tampak antusias menyaksikan tarian kepala yang berbentuk naga ini. Barongan sendiri merupakan bagian dari seni jaranan kesenian budaya tradisional asli bumi panji kediri.
Turut hadir dalam acara ini Bupati Kediri, dr. Hj Harianty Sutrisno, wakil bupati kediri, Kapolres Kediri, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Dandim 0809 serta perwakilan dari beberapa kepala daerah dan seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Kediri, tamu undangan duta kesenian Kabupaten/ Kota se Indonesia yang turut berpartisipasi seperti Kota DKI Jakarta, Bontang Kalimantan Timur, Semarang, Wonosobo, Nganjuk, Kediri, Trenggalek, Malang, Blitar, Tulungagung, Boyolali, Salatiga, Surabaya, Ponorogo, dan masih banyak lainnya.
Dalam sambutannya Bupati kediri mengucapkan terimakasih sebanyak banyaknya atas kerja keras seluruh panitia akan suksesnya acara tersebut,“Terima kasih bantuannya, semua panitia, yang berpartipasi suksesnya acara ini dan penampilan para peserta yang sungguh luar biasa. Saya tidak menyangka bisa semeriah ini, Dan Kami atas nama pemerintah daerah menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih," tutur Bupati Kediri
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kediri secara simbolis memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Paguyuban Seni Jaranan (Pasjar) yang diterima langsung oleh Bopo Hary Pratondo, serta sejumlah peserta yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut.
 “kedepan Harapan kami, acara ini mampu mempromosikan program budaya dan pariwisata. Hadirnya sejumlah warga asing membuktikan bahwa mereka juga terhibur atas kesenian kuda lumping,” tambah Bupati Kediri
Sementara itu ditemui se usai acara ketua PASJAR Kabupaten Kediri Bopo Hary Pratondo mengungkapkan, Persiapan Tari kolosal 1000 Barong ini, butuh waktu yang cukup lama untuk memadukan antara pemain satu dengan yang lainnya. Pasalnya, peserta yang mengikut pentas ini tidak hanya dari Kabupaten Kediri saja.
”Tamu undangan dari daerah lain juga banyak yang tertarik lantas ikut berpartisipasi menari untuk tari barongan, dan alhamdulilah dari tahun ke tahun semakin meningkat, dan memasuki tahun ke empat ini mencapai hampir 3.000 peserta " papar Ketua PASJAR Kabupaten Kediri Bopo Hary Pratondo.
Lebih Lanjut Bopo Hary Pratondo menambahkan, Barongan berasal dari kata barong atau yang biasa disebut dengan caplokan. Barongan adalah bagian dari kesenian jaranan, yaitu kesenian dari bumi panji KEDIRI.
"Tari klosal 1.000 barong ini menggambarkan nafsu duniawi manusia yang akan selalu dalam kondisi baik dan positif apabila bisa dikendalikan dengan benar", dan harapan saya kedepan nantinya dengn terselenggaranya acara ini mampu menumbuhkan rasa cinta dan kemauan untuk nguri- nguri kebudayaan kita sendiri, Dan yang tak kalah penting kedepan semoga lebih baik lagi, lebih banyak lagi dan lebih teratur lagi.. khususnya anggaran dan pelaksanaannya" tutupNya.(B)

Read more...

Mengapa Garam Langka


Apapun menu makanan kita tiap hari jika masakan kurang garam terasa tidak enak, juga sebaliknya jika kelebihan selain tak nyaman di lidah juga memicu penyakit darah tinggi. Maka mu tidak mau harus kita akui garam sangat dibutuhkan dan harganya murah.
            Harga garam yang murah tak sebanding dengan tenaga bagaimana terciptanya garam tersebut,
Belakangan ini kebutuhan garam di Indonesia menjadi pembeitaan semua media karena garam sulit didapatkan dan jika ada harganya berlipat lipat dibanding hari hari sebelumnya.
Indonesia adalah negara kepulauan sehingga ribuan pulau memiliki pantai dan kesempatan untuk memproduksi garam sangat luar biasa, Andai setiap pemerintah daerah yang memiliki pantai mendirikan usaha garam, mungkin kelangkaan garam tidak akan pernah terjadi.
Pemerintah daerah yang memiliki pantai, semua mendirikan badan usaha milik daerah yang mengelola usaha garam, selain bisa mencukupi kebutuhan garam didaerahnya serta daerah sekitarnya, juga merupakan lapangan pekerjaan bagi warganya yang menetap di pinggir pantai.
Kalau ini dilakukan, maka selain Indonesia tidak krisis keberadaan garam juka menjadikan lahan pekerjaan bagi warganya, Untuk penerapan nantinya perlu adanya standar nasional harga garam yang ditentukan pemerintah.
Penentuan harga garam ini nantinya harus pula memperhatikan gaji pembuat garam, sehingga pembuat garam (petani garam) mendapatkan penghasilan yang layak, karena sekama ini petani garam hidupnya mayoritas pas pasan bahkan bisa dikata kurang, yang makmur pemilik usaha garam,
Langkanya garam saat ini, mungkin menjadi kajian untuk mememnuhi kebutuhan garam baik untuk industri maupun konsumsi rumah tangga, Kalau negara kita bahan baku garam melimpah dan harus mendatangkan garam dari luar Indonesia, bisa dikatakan mirip peribahasa ayam mati di lumbung padi.
Kita kaya akan bahan baku garam namun kurang dilirik seutuhnya untuk menjadika devisa atau untuk meningkatkan perekonimian. Apakah bahan baku yang sangat melimpah dan tidak akan pernah habis kita biarkan saja......mari kita renungkan bersama.(WS)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA