MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Minggu, 23 Juli 2017

Mengapa Garam Langka


Apapun menu makanan kita tiap hari jika masakan kurang garam terasa tidak enak, juga sebaliknya jika kelebihan selain tak nyaman di lidah juga memicu penyakit darah tinggi. Maka mu tidak mau harus kita akui garam sangat dibutuhkan dan harganya murah.
            Harga garam yang murah tak sebanding dengan tenaga bagaimana terciptanya garam tersebut,
Belakangan ini kebutuhan garam di Indonesia menjadi pembeitaan semua media karena garam sulit didapatkan dan jika ada harganya berlipat lipat dibanding hari hari sebelumnya.
Indonesia adalah negara kepulauan sehingga ribuan pulau memiliki pantai dan kesempatan untuk memproduksi garam sangat luar biasa, Andai setiap pemerintah daerah yang memiliki pantai mendirikan usaha garam, mungkin kelangkaan garam tidak akan pernah terjadi.
Pemerintah daerah yang memiliki pantai, semua mendirikan badan usaha milik daerah yang mengelola usaha garam, selain bisa mencukupi kebutuhan garam didaerahnya serta daerah sekitarnya, juga merupakan lapangan pekerjaan bagi warganya yang menetap di pinggir pantai.
Kalau ini dilakukan, maka selain Indonesia tidak krisis keberadaan garam juka menjadikan lahan pekerjaan bagi warganya, Untuk penerapan nantinya perlu adanya standar nasional harga garam yang ditentukan pemerintah.
Penentuan harga garam ini nantinya harus pula memperhatikan gaji pembuat garam, sehingga pembuat garam (petani garam) mendapatkan penghasilan yang layak, karena sekama ini petani garam hidupnya mayoritas pas pasan bahkan bisa dikata kurang, yang makmur pemilik usaha garam,
Langkanya garam saat ini, mungkin menjadi kajian untuk mememnuhi kebutuhan garam baik untuk industri maupun konsumsi rumah tangga, Kalau negara kita bahan baku garam melimpah dan harus mendatangkan garam dari luar Indonesia, bisa dikatakan mirip peribahasa ayam mati di lumbung padi.
Kita kaya akan bahan baku garam namun kurang dilirik seutuhnya untuk menjadika devisa atau untuk meningkatkan perekonimian. Apakah bahan baku yang sangat melimpah dan tidak akan pernah habis kita biarkan saja......mari kita renungkan bersama.(WS)

BERITA SEBELUMNYA