MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Kamis, 03 Februari 2011

Di Polsek Ngunut Ada 'Tengkorak'
Tulungagung,Jatimnet Online - Budaya malu dilingpup kerja Jajaran Kepolisian Resort Tulungagung diberlakukan. Hal itu diterapkan dengan harapan agar jajaran Polres Tulungagung dapat bekerja lebih optimal menangani perkara yang terjadi di masing-masih lingkup Polsek se Tulungagung.
Apel pasukan yang digelar belum lama ini, bendera hitam berlambang tengkorak diterimakan ke Kepolisian Sektor Ngunut. Polsek Ngunut yang dikomandani Kompol Supriyono, merupakan Polsek Urban. Dengan 'hadiah' dari Kapolres, diharapkan dapat memicu kerja di jajaran Polsek Ngunut.
Penyerahan bendera warna hitam bergambar tengkorak tersebut karena wilayahnya kebobolan pencuri dan belum dapat diatasi. Wakapolres Tulungagung, saat penyerahan bendera dasri kapolres, menyindir bahwa Ngunut sarang mafia vegasnya Tulungagung. Berita Selengkapnya

Read more...

SMS Berantai 
Resahkan PNS & Guru Di Tulungangung
Tulungagung, Jatimnet Online - Memasuki bulan ke dua dan menyongsong tahun baru Imlek dan tahun ini memasuki tahun kelinci, di Tulungagung seperi 'Kelinci Percobaan' digoyang adanya SMS berantai.
SMS yang beredar luas, terutama dikalangan PNS serta para guru, sempat menjadi buah bibir dan menuai rasa gelisah bagi kalangan PNS dan guru yang menerima SMS. Dalam SMS berantai tersebut ada kesan tak bakal menerima pensiun. Berita Selengkapnya

Read more...

BERITA SEBELUMNYA