MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Minggu, 20 Oktober 2013

Intensitas Pencurian Meningkat, Polisi Terus Gelar Razia


Pamekasan | Jatimnet - Petugas Kepolisian Melakukan Olah TKP di Toko yang dibobol, di Jalan Bahagia 41 Pamekasan Meningkatnya angka kriminalitas dan pencurian di sejumlah toko di Kabupaten Pamekasan membuat pihak kepolisian terus melakukan razia guna mempersepit ruang gerak pelaku.
Kapolres Pamekasan AKBP Nanang Chadarusman menuturkan, pihaknya saat ini terus melakukan upaya untuk mengungkap dan menangkap pelaku pencurian yang merasahkan masyarakat di Kabupaten Pamekasan itu. Kami maksimalkan antara patroli Sabhara Polres dan Polsek secara berkesinambungan melaksanakan patroli sampai pagi hari,” katanya kepada wartawan, sabtu (19/10/13) malam.
BACA SELENGKAPNYA

Read more...

Acara Semalam di Madura Dipangkas Tinggal Dua Jam Madura


Pamekasan | Jatimnet  - Acara gelar pesona budaya yang dikemas dalam kegiatan Semalan di Madura yang digelar pemkab Pamekasan hanya berlangsung dua jam. Kegiatan kolosal ini tidak sesuai dengan namanya, dan terkesan hanya sebatas tontonan kalangan pejabat pemkab dan kelompok masyarakat tertentu saja, karena lokasinya tertutup, yakni di depan pendopo Bupati Pamekasan.
Masyarakat yang menonton pertunjukan ini juga tidak terlalu ramai, bahkan penonton dan para undangan banyak yang pulang sebelum acara selesai
Rombongan Bupati tiba dilapangan Pendopo dengan iringan music Hadrah, layaknya rombongan penganten. Bupati Pamekasan Achmad Syafii membuka acara itu.
BACA SELENGKAPNYA

Read more...

Penari Bercelana Pendek di Festival Sapi Sonok Jadi Perhatian


Pamekasan, Jatimnet Seorang penari dengan pakaian ketat dan hanya mengenakan celana pendek pada festival sapi sonok di Pamekasan, Sabtu (19/10) sempat menjadi pusat perhatian semua warga.
Selain terlihat berbeda dengan penari pada umumnya, penari yang satu ini juga terkesan lebih berani dan tidak segan-segan mau diremas-remas pada bagian tubuhnya oleh para penari laki-laki.
Panitia pelaksana festival sapi sonok sempat menegur penari yang memakai selandang berwarna pelangi ini, karena penampilannya dianggap tidak patut dan melanggar ketentuan yang memang telah ditetapkan panitia. Kami mohon penari yang hanya bercelana pendek tadi itu, jangan masuk lagi ke gelanggang ini, karena panitia melarang,” kata Ketua Dewan Juri Sapi Sonok ketika itu, Haji Zainuddin.
BACA SELENGKAPNYA

Read more...

Di Kontes Sapi Sonok Marak Saweran


Pamekasan | Jatimnet  - Dalam kontes Sapi sonok yang digelar oleh Bakorwil IV Pamekasan di Stadion R.Soenarto Pamekasan, ada tradisi saweran kepada penari yang ikut mengarak sapi sonok menuju arena kontes. Sabtu (19/10/13) pagi.
Sambil berjoget dengan diiringi musik saronen (musik tradisonal Madura), penari yang berada di belakang sape sonok yang sedang diarak itu, disawer oleh pemilik sapi atau bahkan penonton juga bisa ikut menyawer pada penari-penari tersebut.
Salah satu penari Maya biasa ia dipanggil mengatakan, dalam kontes sapi sonok itu ia menari mengikuti langkah sapi dan iringan musik yang mewarnai kontes tersebut, ia juga mengaku bisa mendapatkan uang sekitar Rp.500 ribu hingga Rp. 2 juta dalam setiap kontes sapi sonok yang diikutinya itu. Saya biasanya mendaptkan uang Rp.500 ribu mas, bahkan bisa mendapatkan uang Rp.2 juta,” katanya.
BACA SELENGKAPNYA

Read more...

Kepala Bakorwil: Dualisme Karapan Sapi Karena MUI


Pamekasan | Jatimnet - Kepala Bakorwil IV Pamekasan Eddy Santoso mengatakan, adanya dualisme karapan sapi di Madura, antara kekerasan dan tanpa kekerasan, karena Majelis Ulama Indonesia (MUI). Karena Majelis Ulamalah yang mendesak kami agar tidak melaksanakan karapan sapi dengan menggunakan kekerasan,” kata Eddy Santoso kepada wartawan di Pamekasan,.
Eddy menyatakan hal ini, menanggapi tindak lanjut pelaksanaan karapan sapi yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI yang kini dibekukan karena terdapat dua versi. Jika tidak ada desakan dari MUI, pihaknya yakin karapan sapi yang memperebutkan Piala Bergilir Presiden RI tahun ini tidak akan dibekukan.
BACA SELENGKAPNYA

Read more...

Truk Gandeng Sarat Muatan Kaolin

Tewaskan Siswa SDI Ma’arif Kota Blitar
Blitar | Jatimnet -Memperhatikan kasus kecelakaan dengan korban 3 orang yaitu 2 korban meninggal ditempat dengan kondisi mengenaskann dan seorang mengalami luka berat pada tanggal 18 Oktober 2013 sekitar pukul 16.30 wib.
    Ketiga korban adalah suami istri dan anak (siswa SDI Ma’arif Plosokerep Kota Blitar, Jenasah korban (ayah dan anak) hari ini dimakamkan dan diberangkatkan dari rumah duka Jl Seruni Kota Blitar sekitar jam pagi tadi.
    Tempat kejadian kemarin di Jl Raya Blitar Kediri, tepatnya disebelah barat perlintasan rel kereta api Pakunden Kota Blitar. Korban dilindas truk gandeng dengan muatan kaolin diperkirakan bobot sekitar 50 ton dan tidak sesuai dengan kelas jalan yang dilalui.
    Untuk itu kami komonitas jurnalis beserta masyarakat mengharap dengan sangat agar pihak kepolisian Resort Kota maupun Kabupaten Blitar untuk melakukan razia terhadap truk dan sejenis yang bermuatan melebihi tonase.
    Hal itu selain rawan terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas juga pemicu kemacetan jalan. Selain itu juga merusak kondisi jalan yang tidak pada mestinya dilalui kendaraan tersebut.
    Hal ini juga berlaku kepada jajaran kepolisian yang ada di Indonesia agar menanggapi juga melakukan aksi riil dengan melakukan operasi rutin juga patroli keliling serta mengisi pos pos penjagaan yang ada.
Ketika dikonfirmasi melaui ponselnya, soal musibah kecelakaan tersebut, Kabubag Humas Polres Kabupaten Blitar mengatakan, Itulah resikonya, sebenarnya gandeng itu sudah bukan jamannya lagi, tingkat kesadaran masyarakat masih minim.
Kasubag juga menambahkan, bahwa dalam kotak itu sepeda motornya yang salah karena pada saat mendahului tidak dalam pandangan bebas, jalan itu lurus pasti dari arah depan terlihat jelas, motornya harus tunggu mobil lain lewat.
Dari beberapa pertanyaan media ini, Kasubag Polres Kab Blitar juga bertutur bahwa pake cara lain yang humanis tapi menyentuh karena dampaknya sangat banyak sehingga perlu untuk disikapi yang lebih serius dan terus menerus, itu suatu bentuk pelanggaran yang menyolok, ibarat orang naik motor tidak pake helm. (B46US/WS)
Siang sekira pukul 10.00 wib, pelajar SDI Ma’arif Plosokerep Kota Blitar melakukan tauziah bersama, sedianya dilakukan pagi hari. Namun karena pagi itu ada ulangan, sehingga dilakukan siang hari.
“Kasihan anak-anak, terutama beban mental jika harus menyaksikan jenasah teman sekolah dan gurunya yang kondisinya demikian, sehingga kerumah duka dilakukan siang hari” ungkap wali murid yang juga ikut serta pada Jatimnet di rumah duka.
Dirmah tersebut, teraha mengharukan, anak dan ayah berpulang dengan kondisi mengenaskan, sementara istri/ibu dirawat dirumah sakit karena ke dua kakinya patah dalam kecelakaan itu.(WS/B46US)

Keluarga Besar :

Tabloid Mahkota
hapraindonesia.co
tabloid Lira News Jawa Timur,
Tabloid datanews,
Group Pers Bhayangkara
KWRI Jawa Timur
Jatimnet Online
berita Lima.com
SDI Ma’arif Plosokerep Kota Blitar

Turut berduka cita yang sedalam dalamnya dan semoga yang ditingallak diberi kekuatan iman dan bhatin,
kepada kedua almarhum (ayah dan anak) semoga diampuni segala dosa dosanya dan diterima amal Ibadahnya oleh Allah SWT

Read more...

BERITA SEBELUMNYA