Malam Ke-17, Wabup : Pahami dan Amalkan Al-Quran
MALANG.JATIMNET - Memasuki malam Nuzulul Quran 1440 H, Pemerintah Kabupaten Malang
menggelar buka bersama di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (21/5). Plt.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM turut hadir bersama istri, dan juga
beberapa undangan lainnya diantaranya Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah,
Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua MUI dan para Pengurus Ormas Islam,
Para Alim Ulama, Anggota Tim PKK, Dharma Wanita, dan GOW.
Plt. Bupati yang akrab disapa Abah ini mengungkapkan
rasa syukurnya karena saat ini telah memasuki malam ke-17 di bulan suci
Ramadhan. "Malam ini telah berada di 10 hari kedua yang insya Allah akan
penuh dengan ampunan. Semoga 10 hari terakhir yang akan datang, Allah SWT
senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita agar dapat menuntaskan
ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Yang terpenting kita tetap
istiqomah menata kesabaran dan keikhlasan karena hanya Allah SWT yang tahu hambaNya
yang berpuasa atau tidak," ungkap Abah Sanusi.
Mengenai pengamalan Kitab Suci Al-Quran, ia
mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber utama ajaran Islam, dan sumber ilmu
pengetahuan yang tak ada habisnya untuk digali dan dikaji. Al-Qur'an menyajikan
substansi hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesamanya,
dan hubungan manusia dengan alam semesta. Dalam sejarah juga menunjukkan,
Al-Qur'an merupakan naskah tertulis pertama yang sangat berjasa mendorong
kemajuan dan mencerahkan peradaban, khususnya terkait dengan pandangan tentang
keistimewaan kedudukan manusia dibanding dengan makhluk lainnya.
Menurutnya setiap muslim diingatkan bahwa akal adalah
karunia yang sangat penting di antara karunia yang diberikan Allah kepada
manusia. Namun akal semata, tidak akan pernah mampu membawa manusia kepada
kesejahteraan dan kebahagiaan yang hakiki. Dalam agama Islam, kita diajarkan
agar selalu ingat dan mempercayai, serta menerima Al-Qur'an, sebagai kebenaran
yang mutlak. Lebih jauh, Al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber,
memberikan pedoman kepada masyarakat agar berfikir logis dan bertindak sesuai
dengan ilmu dan hukum.
"Untuk
itu kita sebagai umat muslim harus senantiasa belajar memahami makna Al-Qur’an,
serta mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga
nantinya kita termasuk orang-orang yang meningkat derajat ketaqwaannya
dihadapan Allah SWT. Marilah kita sosialisasikan ajaran dan nilai-nilai
Al-Qur'an, dalam berbagai aspek kehidupan sebagai masyarakat, agar peran dan
fungsinya lebih dirasakan dalam keberagamaan dan kehidupan kita bersama. Semoga
peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat kita jadikan momentum untuk
meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," pesannya.
Dalam kesempatan ini, bantuan dari Pemerintah Kabupaten
Malang sebesar Rp 311.800.000 disalurkan kepada 3.496 penyandang kesejahteraan
sosial terdiri dari 3.072 anak yatim piatu dari 52 LKSA/yayasan di wilayah
kabupaten Malang dan 157 orang lanjut usia. Penyerahan bantuan dana tersebut
diserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Malang, kepada panti asuhan Maratus
Sholihah, LKSA Petermas dan Eleos. Bantuan paket sembako dari Baznas juga
disalurkan untuk 165 orang kaum dhuafa yang disebar di 33 kecamatan. (Full/HM)
Malam Ke-17, Wabup : Pahami dan Amalkan Al-Quran
MALANG.JATIMNET - Memasuki malam Nuzulul Quran 1440 H, Pemerintah Kabupaten Malang
menggelar buka bersama di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (21/5). Plt.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM turut hadir bersama istri, dan juga
beberapa undangan lainnya diantaranya Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah,
Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua MUI dan para Pengurus Ormas Islam,
Para Alim Ulama, Anggota Tim PKK, Dharma Wanita, dan GOW.
Plt. Bupati yang akrab disapa Abah ini mengungkapkan
rasa syukurnya karena saat ini telah memasuki malam ke-17 di bulan suci
Ramadhan. "Malam ini telah berada di 10 hari kedua yang insya Allah akan
penuh dengan ampunan. Semoga 10 hari terakhir yang akan datang, Allah SWT
senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita agar dapat menuntaskan
ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Yang terpenting kita tetap
istiqomah menata kesabaran dan keikhlasan karena hanya Allah SWT yang tahu hambaNya
yang berpuasa atau tidak," ungkap Abah Sanusi.
Mengenai pengamalan Kitab Suci Al-Quran, ia
mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber utama ajaran Islam, dan sumber ilmu
pengetahuan yang tak ada habisnya untuk digali dan dikaji. Al-Qur'an menyajikan
substansi hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesamanya,
dan hubungan manusia dengan alam semesta. Dalam sejarah juga menunjukkan,
Al-Qur'an merupakan naskah tertulis pertama yang sangat berjasa mendorong
kemajuan dan mencerahkan peradaban, khususnya terkait dengan pandangan tentang
keistimewaan kedudukan manusia dibanding dengan makhluk lainnya.
Menurutnya setiap muslim diingatkan bahwa akal adalah
karunia yang sangat penting di antara karunia yang diberikan Allah kepada
manusia. Namun akal semata, tidak akan pernah mampu membawa manusia kepada
kesejahteraan dan kebahagiaan yang hakiki. Dalam agama Islam, kita diajarkan
agar selalu ingat dan mempercayai, serta menerima Al-Qur'an, sebagai kebenaran
yang mutlak. Lebih jauh, Al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber,
memberikan pedoman kepada masyarakat agar berfikir logis dan bertindak sesuai
dengan ilmu dan hukum.
"Untuk
itu kita sebagai umat muslim harus senantiasa belajar memahami makna Al-Qur’an,
serta mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga
nantinya kita termasuk orang-orang yang meningkat derajat ketaqwaannya
dihadapan Allah SWT. Marilah kita sosialisasikan ajaran dan nilai-nilai
Al-Qur'an, dalam berbagai aspek kehidupan sebagai masyarakat, agar peran dan
fungsinya lebih dirasakan dalam keberagamaan dan kehidupan kita bersama. Semoga
peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat kita jadikan momentum untuk
meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," pesannya.
Dalam kesempatan ini, bantuan dari Pemerintah Kabupaten
Malang sebesar Rp 311.800.000 disalurkan kepada 3.496 penyandang kesejahteraan
sosial terdiri dari 3.072 anak yatim piatu dari 52 LKSA/yayasan di wilayah
kabupaten Malang dan 157 orang lanjut usia. Penyerahan bantuan dana tersebut
diserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Malang, kepada panti asuhan Maratus
Sholihah, LKSA Petermas dan Eleos. Bantuan paket sembako dari Baznas juga
disalurkan untuk 165 orang kaum dhuafa yang disebar di 33 kecamatan. (Full/HM)
Read more...

