MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Sabtu, 26 Oktober 2013

Kasatpol PP : Pasang Alat Peraga Caleg Rata-Rata Melanggar


Pamekasan | Jatimnet - Pemasangan alat peraga kampanye berupa poster,beleho dan lainnya, di sejumlah titik wilayah Pamekasan, Kasatpol PP Pamekasan menilaih, rata-rata pemasangan tersebut melanggar aturan. Pelanggaran tersebut, karena para Calon Legislatiuf (Caleg) masih belum memahami zona yang dilarang maupun zona yang diperbolehkan.
Banyak yang masih belum paham zona, rata-rata mereka melanggar,” kata Masrukin kepada wartawan Jatimnet, di Pos Pantau Monomen Arek Lancor sabtu 25/10 pagi
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan menurunkan seluruh baleho yang melanggar zona-zona terlarang, dan yang tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Rombongan Wabup Pamekasan Lasidakan

Berpilaku Hidup Bersih, Pasar Tumpah Dibiark
 
| Jatimnet - Wakil Bupati Pamekasan Halil mengajak masyarakat Pamekasan berprilaku hidup bersih, akan tetapi pasar tumpah yang menimbulkan bau tak sedap di Jalan Kabupaten Pamekasan terkesan dibiarkan.
Seharusnya kalau mau bersih, tuh jalan kabupaten sangat kumuh, karena dijadikan pasar tumpah dan terkesan dibiarkan,” kata Hanafi salah seorang warga Pamekasan
Tidak hanya Hanafi, warga Pamekasan lainnya juga mengeluhkan kondisi jalan protokol di Kabupaten Pamekasan yang terkesan dibiarkan itu. Apalagi penjual ikan yang ada di pasar tumpah itu mulai melebar hingga memakan sebagian badan jalan.
Ajakan berprilaku hidup bersih dan sehat itu disampaikan Wabup Halil, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) persiapan penilaian Adipura di Kabupaten Pamekasan.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Rugikan Uang Negara Rp. 1,5 M

Juhariyah Ditetapkan Jadi Tersangka

Pamekasan | Jatimnet - Juhairiyah, mantan Kasi Mapenda Kemenag Pamekasan, yang kini menjadi tahanan Kejaksanaan Negeri Pamekasan, dalam kasus dugaan korupsi bantuan lembaga pendidikan, terungkap merugikan uang negara hingga Rp1,5 miliar.
Ini berdasarkan hasil penyidikan yang kami lakukan, sebelum yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasi Pidsus Kejari Pamekasan, Samiadji Zakaria,
Masih Samiadji menuturkan kepada wartawan Kerugian sebenar Rp1,5 miliar ini, atas upaya memperkaya diri dengan menarik pungutan kepada lembaga pendidikan yang menerima bantuan operasional dari pemerintah pusat.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

KPDT Expo 2013 Bangkalan Jadi Tuan Rumah


Bangkalan | Jatimnet  Kabupaten Bangkalan menjadi tuan tumah dalam pelaksaan Expo daerah tertinggal, yang ditradisikan oleh Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT).
Event yang diselenggarakan untuk mempromosikan daerah tertinggal itu pada 2013 ini diadakan sebanyak tiga kali. Kegiatan pertama digelar di Pesisir Selatan pada April dan di Wakatobi pada Juni 2013 lalu. Sebagai penutup Expo tahun ini, KPDT akan kembali dihelat di Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada 24 hingga 27 Oktober 2013 .
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

Korupsi Beras Raskin Kades Tanjung Ditahan


Pamekasan | Jatimnet -  Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Pamekasan Urip, ditahan tim penyidik Kejaksaan Negeri, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi bantuan beras bagi warga miskin (raskin).
Urip ditahan setelah Kejari memeriksa kepada 15 orang saksi, dan berdasarkan bukti-bukti yang dikulpulkan tim penyidik, kepala desa ini memang terbukti menggelapkan hak warga miskin yang merupakan warganya sendiri.
BERITA SELENGKAPNYA

Read more...

BERITA SEBELUMNYA