MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Kamis, 17 Oktober 2013

Pembangunan Sport Center Pamekasan

Membutuhkan Tambahan Dana Rp.108 M
 
Pamekasan | Jatimnet  - Untuk pembangunan stadion yang ideal dan bertaraf nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan masih membutuhkan dana tambahan sekitar Rp.108 Milyar.
Hal itu diungkapkan oleh Kadisporabud Kabupaten Pamekasan Jhon Yulianto, menurutnya, pembangunan mega proyek stadion di Kabupaten Pamekasan itu masih membutuhkan dana yang sangat besar, bahkan dari dana yang sudah ada skitar Rp, 27,5 M diperkirakan masih harus ada tambahan dana sekitar Rp.108 milyar, bahkan bisa lebih agar stadion bertaraf nasional impian masyarakat kabupaten pendidikan itu bisa terwujud.
Untuk membangun stadion yang ideal itu, dari dana yang sudah ada, kira-kira kita masih membutuhkan dana sekitar Rp.108 milyar,” katanya
Dijelaskan, pembangunan stadion ideal itu, sesuai dengan rekomendasi dari PSSI, dimana stadion bisa dikategorikan memenuhi satandart nasional apabila, lapangan stadion (Rumput), bisa menjamin keselamatan pemain, ada ruang evakuasi, ruang perangkat pertandingan, serta harus ada Ruang media massa.Semua itu harus dipenuhi, agar stadion ini bisa menggelar pertandingan ISL,” ulasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pamekasan, Taufiqurrahman yang juga menemui peserta audensi itu mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pamekasan, masih belum mampu untuk membiayai pembangunan stadion tersebut secara langsung, tetapi harus bertahap.Kalau sekaligus jelas APBD kita tidak akan mampu, kalau kita anggarkan semua ke stadion maka pembangunan akan macet,” katanya menjelaskan.
SELENGKAPNYA BACA DISINI

Read more...

Di Surabaya Warga Madura Sering Mencari Hiburan


Surabaya | Jatimnet - “Station Top Ten” beralamat di Jalan Basuki Rahman Surabaya. Nama tempat hiburan malam di Surabaya ini cukup familiar di sebagian masyarakat di Pulau Garam Madura.
Bahkan, hampir 60 persen pengunjung tempat hiburan malam ini adalah warga Madura. Baik yang tinggal di Madura sendiri, maupun warga Madura yang tinggal di Surabaya. Tempat hiburan malam “Station” ini, menjadi tempat hiburan yang menarik, karena musiknya memang setiap malam diputar di salah satu radio swasta di Surabaya yang pendengarnya kebanyakan memang warga Madura.
Akses menuju tempat hiburan ini, sebenarnya tidaklah sulit. Karena terletak di sepanjang jalur akses utama Kota Surabaya, yakni tepat di mall Tunjungan Plaza. Station, memang cukup menawarkan sensasi yang mengundang selera bagi penggemar hiburan malam.
Disamping karena musiknya cukup rancak, dan yang lebih menjadi daya tarik di tempat hiburan malam ini, karena pengunjung bebas dari berbagai usia. Tidak heran, jika banyak anak-anak usia sekolah juga sering dijumpai di tempat hiburan malam ini.
Suguhan penari-penari erotis yang menawarkan sensasi sensual yang mengundai gairah, seolah menjadi daya tarik tersendiri, bagi para penikmat hiburan malam. Ditambah lagi, sebutan salam-salaman bagi sesama penikmat dunia gemerlap (dugem) memang disediakan oleh disk joky (dj) yang memandu alunan musik.
 Salah seorang warga Madura penikmat hiburan malam di Station Surabaya ini mengaku, dirinya tertarik dengan hiburan malam di lokasi itu, karena berbagai pertimbangan. Selain musik, kemudahan mencari teman kencan untuk mendampinginya hingga pagi hari juga mudah didapat.Kita tinggal pilih disana banyak kok,” katanya menuturkan.
SELENGKAPNYA BACA DISINI

Read more...

Jual Tanah Untuk Rekrutmen PNS


Pamekasan | Jatimnet  - Warga Pamekasan, kini mulai banyak yang hendak menjual tanahnya untuk kepentingan uang pelicin rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang hendak digelar pemkab setempat dalam waktu dekat ini. Kecamatan Pademawu merupakan satu dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Pamekasan.
Warga di kecamatan ini, umumnya berprofesi sebagai pegawai negeri sipil, baik sebagai staf di salah satu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) maupun sebagai seorang guru.
Bagi masyarakat di kecamatan ini, menjadi PNS merupakan sebuah dambaan, bahkan masyarakat disana rela menjual tanahnya demi untuk memperjuangkan nasib anaknya menjadi PNS.
SELENGKAPNYA BACA DISINI

Read more...

Ayah Dan Anak Gantian Menjabat Kades

Kini Kembali Ke Ayah

Pamekasan | Jatimnet - Setelah 22 tahun satu keluarga, yaitu ayah dan anak menjabat kepala Desa (Kades) Tamberu, Kecamatan Batumarmar, kini setelah purna tugas, jabatan tersebut kembali lagi kepada sang ayah. Abd Sattar sebelumnya sudah memimpin desa tersebut selama 12 tahun,
Pada periode berikutnya Ruspandi yang nerupakan anak kandung Abd.Sattar kembali melanjutkan kepemimpinan desa di wilayah utara Kabupaten Pamekasan itu selama 10 tahun, setelah masa jabatan Ruspandi berakhir pada 14 juli lalu, kini jabatan tersebut dikembalikan lagi kepada Abd.Sattar. Meskipun jabatan tersebut hanya bersifat sementara sebelum ada pemilihan Kepala Desa (Pilkades) untuk menentukan pemimpin selanjutnya, tetapi hal itu menuai kritik dari tokoh masyarakat setempat.
Salah satu tokoh masyarakat desa itu Ahmad mengatakan, seharusnya di Desanya itu sudah diselenggarakan Pilkades, tetapi sampai hari ini Pemerintah Kabupaten maupun Camat Batu Marmar masih belum bersikap tegas, dan pengangkatan Abd.Sattar dinilai cacat hukum.
SELENGKAPNYA BACA DISINI

Read more...

BERITA SEBELUMNYA