Rabu, 11 September 2019
Sabtu, 01 Juni 2019
Selamat Jalan Ibu Ani Yudhoyono
JAKRTA
| Jatimnet Siber Media -"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah
meninggal dunia Ibu Ani pada pukul 11.50 waktu Singapura. Semoga almarhumah
husnul khotimah,"
Kabar
duka menyelimuti Tanah Air. Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY), Ani Yudhoyono, meninggal dunia. pada pukul 11.50 waktu
Singapura
Sumber
dari Dokter kepresidenan Mayor Jenderal TNI Terawan Agus Putranto mengatakan,
kepergian Kristiani Herawati atau Ani Yudhoyono disebabkan perjalanan penyakitnya
sendiri.
Jadi,
meninggalnya istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono itu bukan
disebabkan oleh faktor lain, misalnya kemoterapi atau lainnya.
Sedang
Kabar itu disampaikan politikus Demokrat, Andi Arief. Kristiani Herawati (Ani
Yodhoyono) mengembuskan napas terakhir di National University Hospital (NUH) pada
pukul 11.50 waktu Singapura, tulis Andi Arief lewat akun Twitter-nya.(Red).
Read more...
Label:
PERISTIWA
Posts Relacionados
Senin, 27 Mei 2019
Kamis, 23 Mei 2019
Safari Romadhon Plt Walikota Dan Forkominda
Santoso, Plt. Walikota
Blitar mengatakan, Pemerintah Kota Blitar memberikan bantuan sekitar Rp. 75
juta dan akan memperikan bantun guru ngaji sesuai permohonan ta’mir. Diharapkan
bisa digunakan untuk menambah biaya dalam meneruskan pembangunan Mushola.
”Kondisinya memang masih
menyelesaikan bangunan utama, dan pembangunannya masih perlu diteruskan,”
kata Santoso.
Sementara itu Bagus
Hermansah, ketua Ta’mir Mushola Al Kautsar mengatakan, bantuan akan digunakan
untuk meneruskan bangunan.
”Sesuai yang disampaikan
dalam Safari Ramadhan itu, diantara kebutuhan yang mendesak, pembangunan kamar
mandi dan tempat wudhu, pintu dan jendela serta teras,”kata Bagus.
Selain memberikan bantuan
dana, Pemerintah Kota Blitar juga akan membantu legalitas sertifikat tanah
wakaf yang digunakan untuk bangunan Mushola ini.(WS)
Read more...
Label:
AGAMIS,
PEMERINTAHAN
Posts Relacionados
Selasa, 21 Mei 2019
Malam Ke-17, Wabup : Pahami dan Amalkan Al-Quran
MALANG.JATIMNET - Memasuki malam Nuzulul Quran 1440 H, Pemerintah Kabupaten Malang
menggelar buka bersama di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (21/5). Plt.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM turut hadir bersama istri, dan juga
beberapa undangan lainnya diantaranya Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah,
Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua MUI dan para Pengurus Ormas Islam,
Para Alim Ulama, Anggota Tim PKK, Dharma Wanita, dan GOW.
Plt. Bupati yang akrab disapa Abah ini mengungkapkan
rasa syukurnya karena saat ini telah memasuki malam ke-17 di bulan suci
Ramadhan. "Malam ini telah berada di 10 hari kedua yang insya Allah akan
penuh dengan ampunan. Semoga 10 hari terakhir yang akan datang, Allah SWT
senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita agar dapat menuntaskan
ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Yang terpenting kita tetap
istiqomah menata kesabaran dan keikhlasan karena hanya Allah SWT yang tahu hambaNya
yang berpuasa atau tidak," ungkap Abah Sanusi.
Mengenai pengamalan Kitab Suci Al-Quran, ia
mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber utama ajaran Islam, dan sumber ilmu
pengetahuan yang tak ada habisnya untuk digali dan dikaji. Al-Qur'an menyajikan
substansi hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesamanya,
dan hubungan manusia dengan alam semesta. Dalam sejarah juga menunjukkan,
Al-Qur'an merupakan naskah tertulis pertama yang sangat berjasa mendorong
kemajuan dan mencerahkan peradaban, khususnya terkait dengan pandangan tentang
keistimewaan kedudukan manusia dibanding dengan makhluk lainnya.
Menurutnya setiap muslim diingatkan bahwa akal adalah
karunia yang sangat penting di antara karunia yang diberikan Allah kepada
manusia. Namun akal semata, tidak akan pernah mampu membawa manusia kepada
kesejahteraan dan kebahagiaan yang hakiki. Dalam agama Islam, kita diajarkan
agar selalu ingat dan mempercayai, serta menerima Al-Qur'an, sebagai kebenaran
yang mutlak. Lebih jauh, Al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber,
memberikan pedoman kepada masyarakat agar berfikir logis dan bertindak sesuai
dengan ilmu dan hukum.
"Untuk
itu kita sebagai umat muslim harus senantiasa belajar memahami makna Al-Qur’an,
serta mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga
nantinya kita termasuk orang-orang yang meningkat derajat ketaqwaannya
dihadapan Allah SWT. Marilah kita sosialisasikan ajaran dan nilai-nilai
Al-Qur'an, dalam berbagai aspek kehidupan sebagai masyarakat, agar peran dan
fungsinya lebih dirasakan dalam keberagamaan dan kehidupan kita bersama. Semoga
peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat kita jadikan momentum untuk
meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," pesannya.
Dalam kesempatan ini, bantuan dari Pemerintah Kabupaten
Malang sebesar Rp 311.800.000 disalurkan kepada 3.496 penyandang kesejahteraan
sosial terdiri dari 3.072 anak yatim piatu dari 52 LKSA/yayasan di wilayah
kabupaten Malang dan 157 orang lanjut usia. Penyerahan bantuan dana tersebut
diserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Malang, kepada panti asuhan Maratus
Sholihah, LKSA Petermas dan Eleos. Bantuan paket sembako dari Baznas juga
disalurkan untuk 165 orang kaum dhuafa yang disebar di 33 kecamatan. (Full/HM)
Malam Ke-17, Wabup : Pahami dan Amalkan Al-Quran
MALANG.JATIMNET - Memasuki malam Nuzulul Quran 1440 H, Pemerintah Kabupaten Malang
menggelar buka bersama di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (21/5). Plt.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM turut hadir bersama istri, dan juga
beberapa undangan lainnya diantaranya Jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah,
Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Ketua MUI dan para Pengurus Ormas Islam,
Para Alim Ulama, Anggota Tim PKK, Dharma Wanita, dan GOW.
Plt. Bupati yang akrab disapa Abah ini mengungkapkan
rasa syukurnya karena saat ini telah memasuki malam ke-17 di bulan suci
Ramadhan. "Malam ini telah berada di 10 hari kedua yang insya Allah akan
penuh dengan ampunan. Semoga 10 hari terakhir yang akan datang, Allah SWT
senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita agar dapat menuntaskan
ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan 1440 H. Yang terpenting kita tetap
istiqomah menata kesabaran dan keikhlasan karena hanya Allah SWT yang tahu hambaNya
yang berpuasa atau tidak," ungkap Abah Sanusi.
Mengenai pengamalan Kitab Suci Al-Quran, ia
mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber utama ajaran Islam, dan sumber ilmu
pengetahuan yang tak ada habisnya untuk digali dan dikaji. Al-Qur'an menyajikan
substansi hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesamanya,
dan hubungan manusia dengan alam semesta. Dalam sejarah juga menunjukkan,
Al-Qur'an merupakan naskah tertulis pertama yang sangat berjasa mendorong
kemajuan dan mencerahkan peradaban, khususnya terkait dengan pandangan tentang
keistimewaan kedudukan manusia dibanding dengan makhluk lainnya.
Menurutnya setiap muslim diingatkan bahwa akal adalah
karunia yang sangat penting di antara karunia yang diberikan Allah kepada
manusia. Namun akal semata, tidak akan pernah mampu membawa manusia kepada
kesejahteraan dan kebahagiaan yang hakiki. Dalam agama Islam, kita diajarkan
agar selalu ingat dan mempercayai, serta menerima Al-Qur'an, sebagai kebenaran
yang mutlak. Lebih jauh, Al-Qur’an sebagai sumber dari segala sumber,
memberikan pedoman kepada masyarakat agar berfikir logis dan bertindak sesuai
dengan ilmu dan hukum.
"Untuk
itu kita sebagai umat muslim harus senantiasa belajar memahami makna Al-Qur’an,
serta mengamalkan setiap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Sehingga
nantinya kita termasuk orang-orang yang meningkat derajat ketaqwaannya
dihadapan Allah SWT. Marilah kita sosialisasikan ajaran dan nilai-nilai
Al-Qur'an, dalam berbagai aspek kehidupan sebagai masyarakat, agar peran dan
fungsinya lebih dirasakan dalam keberagamaan dan kehidupan kita bersama. Semoga
peringatan Nuzulul Qur’an ini dapat kita jadikan momentum untuk
meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," pesannya.
Dalam kesempatan ini, bantuan dari Pemerintah Kabupaten
Malang sebesar Rp 311.800.000 disalurkan kepada 3.496 penyandang kesejahteraan
sosial terdiri dari 3.072 anak yatim piatu dari 52 LKSA/yayasan di wilayah
kabupaten Malang dan 157 orang lanjut usia. Penyerahan bantuan dana tersebut
diserahkan secara simbolis oleh Plt. Bupati Malang, kepada panti asuhan Maratus
Sholihah, LKSA Petermas dan Eleos. Bantuan paket sembako dari Baznas juga
disalurkan untuk 165 orang kaum dhuafa yang disebar di 33 kecamatan. (Full/HM)
Read more...
Label:
AGAMIS,
PEMERINTAHAN,
PERISTIWA
Posts Relacionados
Kasus Kapitasi Milyaran rupiah Dinkes Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
MALANG | Jatimnet - Terkait pusaran dana kapitasi
yang menyeret pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, penyidik dari Kejari
Kepanjen masih bungkam dan belum memutuskan siapa yang dijadikan tersangka.
Dilihat dari kerugian negara, menurut keterangan
Kajari beberapa waktu yang lalu saat diwawancarai awak media. Negara dirugikan
sekitar Rp.8 milyar lebih dari kasus
kapitasi ini.
Menurut sumber di Polda Jatim saat dimintai konfirmasi
terkait kasus kapitasi Dinas Kesehatan (20/5) "Perkara itu juga bisa
dilaporkan kesini dan pasti akan kita tindak lanjuti, apalagi kerugian negara
sudah dihitung begitu besar". Terang sumber dipolda jatim.
Dan menurut beberapa sumber di lingkungan Dinas
Kesehatan sendiri, saat dimintai konfirmasi oleh awak media (10/5) " Kalau
kita selaku Asn di sini, ya pasti loyal pada pimpinan. Tapi untuk masalah yang
satu ini, ya terpaksa kita semua waktu dimintai keterangan oleh penyidik
Kejaksaan Kepanjen ngomong apa adanya, mulai perihal menerima dana kapitasi
berapa dan lain-lain perihal tersebut".
Lebih jauh sumber menjelaskan "Kita
sebetulnya menerima dana kapitasi itu, ya tenang saja. Karena sebelumnya kita
juga pernah menerima yang namanya remonerasi, tapi setelah berganti nama jadi
kapitasi, ko endingnya gaenak. Kita disuruh mengembalikan semua melalui
bendahara dinas dan bagian bayar dengan alasan mau dikembalikan ke KAS Negara
lewat Kejari Kepanjen".
"Padahal menurut kami, dana tersebut
merupakan hak kita semua di Dinas Kesehatan, tapi mau bagaimana lagi, biar aman
dan tidak terlibat perkara kapitasi ini, ya kita kembalikan semua sesuai
perintah pimpinan".
"Saya berdoa agar semua pejabat Dinas
Kesehatan yang terlibat, dihukum semua mulai dari Kepala Dinas yang sudah
dimutasi dr.Abdurahman, Bendahara Dinas Kesehatan Yohan dan lain-lain
".pungkasnya
Sedangkan menurut Bab II Undang-undang Tindak Pidana
Korupsi pasal 2 ayat (1) " memang merupakan delik formil, juga ditegaskan
dalam penjelasan umum undang-undang no 31 tahun 1999 yang menerangkan "Dalam
undang-undang ini, tindak pidana korupsi dirumuskan secara tegas sebagai tindak
pidana formil. Hal ini sangat penting untuk pembuktian. Dengan rumusan secara
formil yang dianut dalam undang-undang ini, meskipun hasil korupsi telah
dikembalikan kepada negara, pelaku tindak pidana korupsi tetap diajukan ke
pengadilan dan tetap di pidana".
"Dengan dirumuskannya tindak pidana korupsi
seperti yang terdapat dalam pasal 2 ayat (1) sebagai delik formil, maka adanya
kerugian keuangan negara atau kerugian perekonomian negara tidak harus sudah
terjadi, karena yang dimaksud dengan delik formil adalah delik yang dianggap
telah selesai dengan dilakukannya tindakan yang dilarang dan diancam dengan
hukuman oleh undang-undang".
"Dengan demikian, agar seseorang dapat
dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi seperti yang
ditentukan dalam pasal 2 ayat (1), tidak perlu adanya alat-alat bukti untuk
membuktikan bahwa memang telah terjadi kerugian keuangan negara atau
perekonomian negara". (Ip/iw/team)
Read more...
Posts Relacionados
Selasa, 16 April 2019
Gubernur Jatim Dra. Hj Khofifah Berkunjung Ke Pendopo Agung RHN Tinjau Persiapan Pemilu 2019 di Blitar
BLITAR | MAHKOTA/Jatimnet - Gubernur Jatim
Dra. Hj Khofifah
Indar Paranwansa bersama Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, KPU Jatim dan
Bawaslu Jatim Selasa (16/4/2019). dari Pacitan dengan pesawat Helykopter turun
di lapangan Yonif 511 dan disambung dengan kendaraan roda 4 dann tiba di
Pendopo Ronggo Hadinegoro kabupaten Kabupaten Blitar tepat pada pukul 11.30
wib.
Di pendopo Agung Ronggo Hadi Negoro Kabupeten Blitar
Khofifah langsung memimpin rapat persiapan Pemungutan Suara di Kota Blitar dan
Kabupaten Blitardan usai makan siang rombongan gubarnur melajutkan ke sampang
madura terbang dari lapangan Yonif 511
menggunakan pesawat helykopter.
"Kami semua turun melakukan monitoring persiapan dan
kesiapsiagaan dalam penyelengaraan pemilu besok pagi," kata Khofifah
kepada awak media usai memimpin rapat.
Dalam
rapat tersebut, KPU kabupaten Blitar dan KPU Kota Blitar memaparkan persiapan
Pemungutan Suara di daerah masing masing, selanjutnya secara bergantian Bupati
dan Plt Walikota Blitar memberikan sambutan tentang pemilu yang akan dilaksanakan
besok,Rabu (17/4/2019).
"Apa
yang harus kita lakukan, kita siagakan, apakah pada distribusi C6, atau
logistik," katanya.
Kemudian
dalam kesempatan itu, Khofifah memberi perhatian khusus tentang batas waktu
pemungutan yang sering terviralkan kalau pukul 13.00 TPS tutup.
"Nah
kalau mereka sudah mendaftar dan sudah mengisi C7 maka mereka harus diberi
kesempatan untuk menggunakan hak pilihnya," jelasnya.
Khofifah
menambahkan, hal-hal yang kemungkinan bisa menjadikan debat, dalam rapat
tersebut dikonsolidasikan kembali. Khofifah juga menyarankan help desk di KPU Daerah dan Provinsi
harus nyambung desk pemilu
di Provinsi dan kabupaten/kota.
"Supaya
komunikasi dapat kita lakukan dengan lebih sistemik, dan cepat sehinggga quick
respon bisa cepat kita lakukan," tegas Gubernur Jatim Dra. Hj Khofifah
melakukan peninjauan persiapan Pemilu 2019 wilayah Blitar. (BAGUS/Hmskab/Adv)
Read more...
Label:
PEMERINTAHAN
Posts Relacionados
Senin, 08 April 2019
Jadikan Nuansa Kantor Yang Luwes
MALANG | Jatimnet – Pemda Ibukota Kabupatem Malang adalah Kepanjen maka tak
heran dan harus terjadi suatu perubahan guna untuk mendukung agar Ibukota
Kepanjen lebih maju termasuk dalam penataan kota baik dari taman, lokasi
gedung, dalam ruangan kantor agar tidak terjadi kejenuhanbaik para pegawai
maupun para tamu dari daerah lain.
Maka untuk menciptakan hal
tersebut Kepala bagian umum Pemda Kabupatem Malang Mengambil langkah secara
tepat agar nuansa di dalam kantor tidak mengalami kejenuhan,
Menurut Kepala Bagian Umum Pemda Kabupaten
Malang Wahyu Kurniati, SS., MSI saat di temui awak media mengatakan
agar kita pada saat masuk dalam kantor tidak tegang dan angker tapi merasa
segar, ramah, dan terkesan merasa enak dalam pandangan seperti dalam ruangan
kantor kami bagian umum kita kemas nuansa kafe kita siapkan ruangan jamuan
untuk tamu dan nuansa yang romantis akan tetapi kantor tetap jalan .
Perubahan itu tidak pada ruangan kami saja tapi
keseluruha ruangan yang ada di Pemda Kabupaten Malang. Tentunya sudah ada
perubahan yang kuncinya dalam menjalankan tugas ada kebersamaan dan tanggung
jawab di sisilain kita menjalankan program pemerintah yang sudah di canangkan
oleh bupati yang di antaranya kepariwisataan, lingkungan hidup, dan kemiskinan,
Sendang bagian umum kali ini mengenalkan daerah wisata
melalui kemasan tempat kue, dengan tujuan apabila ada tamu dari daerah lain
pasti tau melalui kemasan tersebut.(FUL)
Wartawan : Syaiful
Editting : Bambang.WS
Read more...
Label:
KIAT,
PEMERINTAHAN
Posts Relacionados
Baru Tahun 2019 Dana Hibah Dari Bintal Untuk Tempat Peribadatan Agama Naik Cukup Besar
MALANG | Jatimnet - Dari beberapa tahun anggaran dana APBD Kabupaten Malang khususnya untuk dana
bagian administrasi kemasyarakatan dan pembinaan mental belum ada kenaikan
sama sekali, khususnya dana hibah untuk tempat peribadatan agama. Dan baru
tahun 2019 ini ada peningkatan atau kenaikan sangat bagus sekali, dari dana
tahun sebelumnya.
Dan ini tidak luput dari
perjuangan atau program Wakil Bupati Malang dalam menampung aspirasi
masyarakat. Dengan melalui bagian administrasi kemasyarakatam dan pembinaan
mental,
Dana tersebut bisa di
belikan atau di keluarkan pada tempat-tempat peribadatan agama yang di perlukan
oleh masyarakat.
Menurut ungkapan kepala
bagian administrasi kemasyarakatan dan pembinaan mental Tri Lambang saat
di temui awak media, mengatakan bahwa bantuan hibah untuk tempat
peribadatan agama baik Islam, Hindu, Budha, Kristen, Katolik, di tahun 2019
akan mendapatkan bantuan dana hibah, untuk tahun kemarin anggaranya sebesar 2 M
dari APBD, dan tahun 2019 bagian administrasi kemasyarakatan dan pembinaan
mentalmendapatkan kucuran atau mendapatkan anggaran APBD sebesar 22 M dan ini
baru pertama kali kita mendapatkan, yang nantinya di peruntukkan pada tempat
peribadatan agama yang ada di Kabupatem Malang.
Untuk peribadatan masjid
tahun ini mendapatkan bantuan hibah sebesar 15 juta, tahun kemarin masih
mendapatkan 10 juta. Untuk mushola tahun ini mendapatkan bantuan hibah sebesar
10 juta, tahun kemarin mendapatkan 5 juta, jadi ada kenaikan 5 juta. Dengan
penambahan ini atas apresiasi wakil bupati kepada masyrakat yang membutuhkan.
Dengan penambahan anggaran
dana hibah untuk tempat peribadatan agama merupaka kepedulian pemerintah
kabupaten malang, dalam catatan bina mental untuk masjid ada 2600, untuk
mushola ada 7 ribu yang ada di Kabupaten Malang.
Dengan adanya dana tersebut
bisa mencukupi dengan baik, Dana hibah tahun ini aturanya bisa untuk sarana prasarana, tidak untuk
fisik aja, untuk penerimaan dana hibah tersebut juga pengelola peribadatan
harus melengkapi persyaratan guna untuk mengekspjkan dan sekarang ini ada
pemanggilan kepada penerus guna untuk melengkapi persyratan yang kurang dan di
sisi lain nantinya pemanggilan camat untuk mesolisasikan tentang program ini,
Sementara proposal yang sudah masuk ada pada bintal
kuranglebih 200 proposal sementara yang belum memenuhi persyaratan kurang lebih
7 tempat peribadatan di sisilain untuk masjid dan mushola harus memiliki piagam
dari Kemenag, dari 2600 masjid yang memiliki piagam hanya 700
masjid maka dengan harapan bisa mendongkrak kemajuan masjid, mushola, dan
tempat peribadatan lainya.
Sementara pengurusan piagam
dari Kemenag ada kemudahan untuk mendapatkan piagam tersebut di
samping itu anggaran bisa terserap sesuai dengan perencanaan dan untuk
menucuran anggaran ada 3 tahap dalam satu tahun. (FUL)
Wartawan : Syaiful
Editting : Bambang.WS
Read more...
Label:
PEMERINTAHAN
Posts Relacionados
Jumat, 22 Februari 2019
Jembatan Penghubang Antar Kabupaten Trenggalek – Ponorogo Ambrol
![]() |
| Add caption |
TRENGGALEK |
- Sebuah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pule, Trenggalek dengan
Kecamatan Ngrayun, Ponorogo putus total. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua
arah harus dialihkan ke jalur lain.
Kapolsek Pule, Iptu Suraji mengatakan, jembatan
penghubung antar kabupaten di Desa Sidomulyo tersebut ambrol pada Sabtu
(23/2/2019) sore. Tembok penyangga jembatan tergerus oleh derasnya arus sungai
sehingga membuat badan jalan terbelah.
"Ini jembatan lama, panjangnya sekitar delapan
meter. Kondisi awalnya masih relatif bagus. Akan tetapi karena bagian bawah
jembatan tergerus sehingga putus," kata Iptu Suraji, Sabtu (23/2/2019).
Sebelum putus total, wilayah Pule diguyur hujan lebat
selama beberapa jam. Kondisi tersebut memicu meningkatnya volume sungai yang
ada di bawah jembatan.
Saat ini jalur tersebut sama sekali tidak dapat
dilalui. Baik warga Pule maupun Ngrayun yang hendak melintas harus dialihkan
melalui jalur alternatif yang ada di perkampungan.
"Kami masih di lokasi kejadian. Sekarang jalur
kami tutup dan dipasang portal penghalang dari bambu bersama warga.
Alhamdulillah masih ada jalur alternatif yang bisa dilalui," imbuh Suraji.
Pihaknya menjelaskan, kondisi jembatan yang parah
tidak memungkinkan untuk memasang atau membuat jalan darurat di area tersebut.
Polisi menyarankan semua warga untuk memanfaatkan jalur alternatif yang ada (Yulius)
Read more...
Label:
BENCANA
Posts Relacionados
Rabu, 13 Februari 2019
Langganan:
Komentar (Atom)












