MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Jumat, 22 Februari 2019

Jembatan Penghubang Antar Kabupaten Trenggalek – Ponorogo Ambrol


Add caption


TRENGGALEK |   - Sebuah jembatan yang menghubungkan Kecamatan Pule, Trenggalek dengan Kecamatan Ngrayun, Ponorogo putus total. Akibatnya, arus lalu lintas dari kedua arah harus dialihkan ke jalur lain.

Kapolsek Pule, Iptu Suraji mengatakan, jembatan penghubung antar kabupaten di Desa Sidomulyo tersebut ambrol pada Sabtu (23/2/2019) sore. Tembok penyangga jembatan tergerus oleh derasnya arus sungai sehingga membuat badan jalan terbelah.

"Ini jembatan lama, panjangnya sekitar delapan meter. Kondisi awalnya masih relatif bagus. Akan tetapi karena bagian bawah jembatan tergerus sehingga putus," kata Iptu Suraji, Sabtu (23/2/2019).

Sebelum putus total, wilayah Pule diguyur hujan lebat selama beberapa jam. Kondisi tersebut memicu meningkatnya volume sungai yang ada di bawah jembatan.

Saat ini jalur tersebut sama sekali tidak dapat dilalui. Baik warga Pule maupun Ngrayun yang hendak melintas harus dialihkan melalui jalur alternatif yang ada di perkampungan.

"Kami masih di lokasi kejadian. Sekarang jalur kami tutup dan dipasang portal penghalang dari bambu bersama warga. Alhamdulillah masih ada jalur alternatif yang bisa dilalui," imbuh Suraji.

Pihaknya menjelaskan, kondisi jembatan yang parah tidak memungkinkan untuk memasang atau membuat jalan darurat di area tersebut. Polisi menyarankan semua warga untuk memanfaatkan jalur alternatif yang ada (Yulius)

BERITA SEBELUMNYA