Kamis, 23 Desember 2010
Senin, 20 Desember 2010
Jumat, 17 Desember 2010
Arsip Utama Berita Jatimnet Tahun 2010
01. Motor Digondol Maling
02. Jatuh Dari Pohon Kelapa Meninggal dalam perjalanan ke RSUD
03. Kebijakan Kabinet Indonesia bersatu, Mabes Polri Bubarkan Polwil
04. PN Tulungagung Gelar Sidang Perdana, Pemerasan Wartawan Terhadap Kasek
05. Operasi Miras Polres Tulungagung Gerebeg Cafe Dinasty & Sita Miras Import
06. Warga temukan Granat dan Mortir Di Sungai
07. Di LP Tulungagung ada Algojo
08. Warga Kuncen dirampok, Sikat emas 25 gram dan uang tunai Rp 17 juta
09. Di Hutan Bareng, Diketemukan Mayat di lahan eks tambak udang milik Sony Triple S Kediri
10. Tim Tipiter Polres Tulungagung Amankan 22 Calon TKW Korban TP Sinergi Bina Karya
11. Habis Mabuk dari Lokalisasi Plosorejo, Selip Kejebur Sungai hingga meninggal
12. Ditinggal menikmati Nasi Lodo diwarung , Kaca mobil dipecah isinya dijarah
13. Diduga tersangkut Dana Partai
14.Tim Tele Matika Polda Jatim Di Polres Tulungagung
15. Advokat bawa senpi ditangkap
16. Selamat Jalan Pahlawan lingkungan
17. Peracik obat daftar G ditangkap Polisi
18. Perjuangkan Tunjangan Perangkat Desa Sesuai UMR dan Usia Pensiun 64 Tahun
19. Ditinggal kerumah orang tuanya, rumah dibobol maling
20. Hujan Lebat di Banyuwangi Rontokkan Tanggul Sungai Wakut
21. Tulungagung menuai bandang
22. ADA Datangkan ADA Band, Golkar Targetkan 54 % Memenangkan Pilkada
23. Diketemukan Bayi di DAM Ngunut
24. Gedung BRI Cabang Ngunut 2 Hari ini Ambruk
25. Tak ada kesepakatan dalam unjuk rasa, bakal dikerahkan masa lebih banyak
26. Enam Orang perwakilan demo memasuki kantor Dinas Pengairan
27. Kondisi Tanah Longsor di Tulungagung Saai ini semakin Kritis
28. Operasi Sayang Polres Tulungagung tangkap pelaku berikut barang bukti
29. Demo Stop Tambang G. Cemenung Krisis Kepercayaan terhadap Bupati
30. Realisasi E-KTP Di Tulungagung
31. Beli bawang HP Melayang
32. Vidio Mesum Pelajar Tulungagung beredar
33. Polri Peringati HUT Bhayangkara Pangkas Jalur Birokrasi
34. Pencuri tabung elpiji kepergok dimassa
35. Jl. KH Ahmad Dahlan Mojoroto Kembali minta korban
36. Proses sertifikasi di Tulungagung Lambat
37. Pantai Popoh Kian Kokoh Diandalkan Tulungagung sedot Wisatawan
38. Outbond Pasir Putih Di Alun-Alun Hiburan & Permaian Baru Buat Warga Tulungagung
39. Bantuan Kambing Cross Booer Di Tulungagung Lenyap Dimakan Tikus ?
40. Operasi Pekat Jangan Jadi Dagelan
41. Penipuan Via SMS Minta Pulsa Kian Marak
42. Ribuan tanaman palawija di Tulungagung Terancam gagal panen
43. Gara gara Bupati cabut Raperda Miras, Demo akan berlanjut
44. Pungli Ala PGRI Tulungagung
45. Ketika warga tidur lelap, selang elpiji bocor rumah hancur
46. Film Bendera Sobek Bangkitkan Semangat Dunia akting Jawa Timur
47. Galian C Liar Marak, Satpol PP Tutup mata ?
48. Bengkok Kades Pagung "Termakan" Proyek Water Park ?
49. Banyak Saluran Tanpa Pencatat Meteran, Uang penganggan PDAM Diduga Menguap
50. Sengketa Tanah Bikin Warga Resah
51. Siaga & Waspada Maling Pulsa Merajal
52. Seni Jaranan Turonggo Mego Budoyo
53. Pelaku Traffiking Harus Ditindak Tegas
54. Kades Masuk Bui, ADD Tahun Anggaran 2010 Tidak Cair ?
Selasa, 14 Desember 2010
Minggu, 12 Desember 2010
Bangkitkan Semangat Dunia Akting di Jawa Timur
Menlik sekian tahun kebelakang, Jawa Timur sembat menjadi buah bibir dengan munculnya Niki Kosasih yang melegendakan Saur Sepuh menjadi drama radio hingga diangkat ke layar lebar, sementara itu, dunia akting dengan kurun 2 tahunan digeber di Taman Budaya Jawa Timur dalam glar Lomba Drama Lima Kota.
Tidak itu saja. Film 10 Nopember diproduksi kolosal dengan pemain mayoritas seniman teater yang dimotori Sam Abede Pareno dkk, setelah itu. hilangnya gedung Loka seni di komplek balai pemuda Surabaya kini menjadi gedung dewan dan kolektor naskah seni drama H. Muqid Fakturrozie berpulang menyusul Cholik Dimiyati, seni teater makin tersisih.
Munculnya tehnologi dan semarak sinetron di TV juga menjadi Taman Budaya Jawa Timur terasa sepi seninam teater berlatih, nyaris Jawa Timur sepi dunia akting. Lomba Drama Lima Kota tak tahu rimbanya, Persatuan artis teater telah pula tergeser.
Kondisi demikian memperpuruk dunia akting meskipun Jawa Timur telah menelurkan beberapa pemain film layar lebar seperti Aneke Putri yang berangkat dari dunia akting di Sanggar Netral yang didirikan almarhum Yayak Dermawan Jaya.
Bendera Sobek, judul film yang segera diproduksi dan menempatkan lokasi syutting di Jawa Timur diproduksi PT Rajawali Megah Vision bekerja sama dengan Telkom Flexi, akan didaftarkan untuk mengikuti 12 festival film internasional di berbagai negara pada 2011. .....Baca selengkapnya
*. Polres Tulungagung Gelar Operasi Zebra
Jumat, 24 September 2010
Ketika Warga tidur Lelap
Dari sumber yang diperoleh Jatimnet, ledakan berasal dari dapur rumah milik Suharjito (61) warga setempat. Akibat ledakan, atap dan genting dapur jebol berantakan, sementara itu barang-barang yang berada didapur rusak.
Ledakan tabung gas elpiji isi 12 Kg tersebut, berasal menurut keterangan sumber Jatimnet di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mengatakan bahwa penyebabnya karena selang yang menempel pada regulator mengalami kebocoran.(Yu)
Selasa, 21 September 2010
Salah seorang sumber mengatakan bahwa meski terpotong Rp 20.000, tapi bagi sangat memberatkan kalangan guru. Apalagi dengan penggunaan anggaran yang tidak jelas dan transparan. Sedangkan Suharno ketua PGRI PD II Tulungagung 2 preode tersebut ketika di konfirmasi Jatimnet via telpon 08138xxxxxxx menyanggah adanya pungli tersebut
Sabtu, 18 September 2010
Gara Gara Bupati Cabut Raperda Miras ?
Koordinator Malikum Hery Widodo, menyesalkan sikap Bupati Tulungagung, Ir Heru Tjahjono MM yang tiba-tiba mencabut Raperda miras, kendati pembahasannya di DPRD Tulungagung belum selesai. Perda tentang miras dengan catatan dapat berdayaguna bagi masyarakat. Semisal soal pengawasan perdaran dan perizinan miras.
Sedang Informasi yang diterima redaksi, dalam rencana demo besar tersebut akan mempertanyakan tentang soal perijian dan dituding Pemkab Tulungagung tak adil damam memberikan izin penjualan miras.
Menurut nara sumber kita, mengatakan mengapa hanya toko Seneng saja yang diberi izin sedang yang lainnya tak mendapatkan izin. Kisno CS ketika berada di mana akan digelar demo, mengecek keadaan izin miras dengan tujuan scenario untuk menjebak Kadisindag dan bupati Tulungagung.
Sementara itu, Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Muhammad Mahfudz (Gus Hadi) CS saat ini juga sedang melakukan persiapan kontra demo. Untuk demo yang bakal digelar, konsentrasi dipecah dengan 4 titik arah berkumpul dengan sasaran Indag dan Pemkab
Ribuan Tanaman Palawija di Tulungagung
Abibatnya hamparan ribuan tanaman palawija khususnya jagung rusak diterjang air hujan membawa dampak rusaknya ribuan tanaman palawijaya dan jagung petani bantuan dari Bupati Tulungagagung Ir Heru Tjahjono MM akibat terendam air
Daerah yang terdapat tanaman jagung serta kedelai yang terancam gagal panen di Kabupaten Tulungagung menyebar di beberapa wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Boyolangu, Campurdarat, Pakel, Kalidawir, Ngunut, Rejotangan, Gondang, Bandung, Besuki dan Sumbergempol .
Senin, 06 September 2010
Jelang Idul Fitri Hati Hati
Sabtu, 04 September 2010
APARAT & YANG BERBUAT SUDAH LEKAT ?
Dari informasi yang masuk keredaksi dan dilakukan tindakan investigasi, hasilnya membuat malu Lembaga Kepolisian RI yang baru saja melakukan likuidasi Polwil dan Pilwiltabes. Operasi dari aparat yang balik kantor dengan nihil namun di kantong ada lembaran rupiah, kapan berakhir ?
(Selengkapnya)
Di Tulungagung
Lenyap Dimakan Tikus ?
Sayangnya bantuan hewan ternah berupa kambing tersebut ternyata nyaris tak tersisa, padahal jika bantuan tersebut jika diujudkan dalam bentuk uang, dana yang dikucurkan untuk bantuan hewan ternak tersebut terhadap 68 Kube besarnya mencapai sekitar Rp 7,5 miliar.
Besarnya nilai uang tersebut, mengingat harga setiap rekor kambing Cross Boor Rp 3 juta sampai 7,5 juta. Sedang SW (52), nara sumber Hapra mengatakan bahwa para peternak yang memperoleh bantuan kambing Cross Booer harus mengeluarkan dana pendamping, diwujudkan untuk pembangunan kandang masing-masing kelompok Rp 5 juta”
(Selengkapnya)
Hiburan & Permaian Baru Buat Warga Tulungagung
Taman Kusuma Wicitra, yang pernah membuat risih pengunjung, kini berbalik arah. Tak ada lagi menjadi bursa transaksi sex dan narkoba yang tak patut dilihat anak-anak, sebaliknya alun-alun Tulungagung menjadi tujuan utama warga kota mencari hiburan yang murah meriah dan nyaman
(Selengkapnya)
Diandalkan Tulungagung Sedot Wisatawan
Saat ini, Pantai Popoh yang pernah ‘diopeni’ almarhum bos PR Retjo Pentung semakin asri dan membuat pengunjung kerasan dengan fasilitas yang terus ditingkatkan. Pernik benda souvenir dan pasar ikan yang ada menambah betah wisatawan di Pantai Popoh
(Selengkapnya)
DI TULUNGAGUNG LAMBAT
Tanah ‘Berpindah Tangan’ Ancam Aset Pemkab
Hilangnya aset tersebut, jika tak segera diatasi, maka aset milik Pemkab akan benar-benar lepas dan sertifikat di miliki pihak ke tiga. Akankah hal tersebut terjadi ? masih ada upaya penyelematan aset, namun entah bagaimana realisasinya nanti
(Selengkapnya)
Kamis, 02 September 2010
Menurut keterangan warga setempat, kecelakaan ditikungan tersebut sangat sering terjadi. Menurut mereka pula, jalan tikungan tajam tersebut sangat dibutuhkan rambu petunjuk ada tikungan dan lampu peringatan warna kuning. Hal tersebut karena selama ini kendaraan yang lalu lalang kebanyakan berkecepatan tinggi.
Menurut petugas dari kepolisian yang berada di lokasi , korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Gambiran, ketika diangkut kondisi korban masih sadar.(ws)
Sabtu, 21 Agustus 2010
Kepergok Di Massa
Tiga warga Blitar tergolong nekat, disiang bolong berani melakukan aksi pencurian tabung elpiji saat pemilik toko sedang melayani pembeli, akibatnya ke tiga pelaku dimassa akibat salah seorang ditangkap pemilik toko dan berteriak minta tolong.
Tulungaggung,Jatimnet - Santernya pemberitaan sering terjadi ledakan kompor elpiji 3 Kg, ternyata tak menyiutkan pelaku tindak pencurian. Hal ini terbukti pada Jumat 20/08 pukul 14.15 Wib di Desa Ngubalan Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung terjadi aksi pencurian tabung gas elpiji isi 3 Kg.
Info yang diterima Hapra Indonesia, pencurian tabung dilakukan 3 pelaku di toko milik Ida Triyana (31), Ida mengatakan bahwa aksi pelaku terjadi saat dirinya sedang melayani pembeli. Mengetahui ada pencuri, Ida tak tinggal diam.
Ida, yang meletakkan dagangan tabung elpiji didepan tokonya, melihat ada yang mencuri langsaung ertindak dan menangkap salah seorang dari 3 pelaku sambil berteriak minta tolong teriakan Ida didengar warga sekitar dan spontan berhambur membantu.
Karena kepergok dan masyarakat datang, ke 3 pelaku tak dapat melarikan diri, massa yang menangkap langsung menghakimi para pelaku di depan toko milik Ida. pelaku yang tak berkutik hanta berteriak meminta ampun dengan beberapa bagian tubuh memar akibat dihajar.
Setelah dikeroyok warga, ke 3 pelaku diamankan di Mapolsek Kalidawir. Kejadian tersebut dibenarkan petugas Polsek Kalidawir bahwa ke 3 orang tersebut tertangkap warga telah melakukan tindak kejahatan berupa pencurian tabung elpiji ditoko milik Ida.
Kapolsek Kalidawir AKP Handiana melalui Kanit Resktim AIPTU Supono mengatakan pada Jatimnet bahwa ke 3 pelaku berikut tabung elpiji dan sepeda motor Supra x warna hitam No Pol AG 2497 KA diamankan sebagai barang bukti.
AIPTU Supono Kanit Resktim Polsek Kalidawir, mengatakan ”Ketiga pelaku bernama Bambang Miftakul, Adi Wibowo serta Dwi Gunawan beralamat di Kademangan Blitar masih dalam pemeriksaan. Atas perbuatan yang dilakukan, pelaku dikenai pasal 363 (1) yaitu pencurian dengan barang bukti.(Yu)
Rabu, 18 Agustus 2010
MELARIKAN DIRI
Kepada masyarakat dan semua pihak yang mengetahui keberadaannya, Polsek Pesantren memohon bantuan untuk melakukan penangkapan kepada pengandara motor tersebut. Pelaku telah melakukan tindakan kejahatan disertai tindak kekerasan (Yu)
Senin, 16 Agustus 2010
Info adanya SMS berantai tersebut diterima jatimnet beberapa menit yang lalu sesuai berita Kawat dari Polda Jatim KS/29/VIII/2010/DITILKEM. Tgl 16 Agustus 2010.
Dalam SMS tersebut terdapat anjuran melakukan jihat untuk pembebasan ustat Abu Bakakar Ba’asyir.
SMS tersebut berupa seruan agar besok tepat tanggal 17 Agustus 2010 melakukan tindakan yang tidak terpuji. Dengan adanya SMS sesuai yang diterima Jatimnet Online dari Intelkan Polda Jatim. Agar masyarakat tidak terkecoh.
Menjaga keamanan dan menghormati peristiwa bersejarah peringatan ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bila ada gejala mencurigakan, agar segera menyampaikan ke kantor Polisi terdekat dan masyarakat tetapa warpada. (Red)
Kamis, 05 Agustus 2010
Belum Ada Izin
Meski belum ada izin, proyek Water Park dan Bukit Podang Residence jalan terus dan truk pengangkut material sudah keluar masuk mengangkut material di area proyek tersebut.
Kediri, Pembangunan Mega proyek Kediri Water Park dan Bukit Podang Residence di Dusun Oro-Oro Desa Panggung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, peletakan batu pertaman dilakukan Bupati Kediri Ir Surtisno beberapa pekan silam (1/5) ternyata belum mengantongi izin dari pihak KPPT (Kantor Pelayanan dan Perizinan Terpadu) Kabupaten Kediri.
Hal itu di ungkapkan oleh Joko Suskiono Kepala KPPT yang di temui HAPRA di kantornya, Joko mengakui meski telah di lakukan peletakan batu pertama pembangunan proyek tersebut memang belum mengantongi izin dari pihaknya.
Masih menurut Joko proyek tersebut baru akan di kerjakan sekitar dua atau tiga bulan lagi kedepan,” Proyek tersebut baru akan di kerjakan sekitar dua sampai tiga bulan kedepan” Jelasnya.
Selengkapnya baca disini
Sabtu, 10 Juli 2010
PANGKAS JALUR BIROKRASI
Dengan dilikuidasinya Polwiltabes dan Polwil, kekuatan Kepolisian RI akan bertupmu pada Kepolisian Resort (Polres) dan Kepolisian Sektor (Polsek) untuk melayani masyarakat dan menciptakan lingkungan yang aman.
Surabaya,Jatimnet Online - Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke 64 tahun yang diperingati Kepolisian RI berbeda dengan rangkaian seremonial pada tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2010 ini Kepolisian RI memangkas sistem kerja untuk meng-efektifkan kerja, terutama koordinasi dari jalur bawah hingga ke tingkat pusat.
Kepolisian Wilayah (Polwil) yang membawahi beberapa Kepolisian Resort ditiadakan, sehingga untuk koordinasi pihak Kepolisian Resort (Polres) untuk ke Kepolisian Daerah (Polda) dilakukan secara langsung karena Polwil yang selama ini berada diatas Polres di hapus.
peringatan Hari Bhayangkara ke 64 tahun yang digelar di pelataran Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani Surabaya, dilakukan secara sedernahan namun bersar artinya dalam sejarah Kepolisian RI.
Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini, merupakan sejarah Kepolisian RI dalam memangkas jalur ‘meja’ yang harus dilalui maupun pengeluaran anggaran. Sementara itu, keperadaan Pos Polisi (Pos Pol) akan menjadi Sub Polsek dan akan mendekatkan diri kepolisian melayani masyarakat.
Saat gelar peringatan HUT Bhayangkara di Mapolda Jati, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Polisi Pudji Astutik mengatakan bahwa dilikuidasinya polwil/polwiltabes dan 3 Polres di Surabaya merupakan bagian dari restrukturisasi di tubuh Polri.
Menurut Pudji, Polda Jatim memiliki jajaran 7 Polwil/Polwiltabes Yaitu Polwiltabes Surabaya, Polwil Malang, Polwil Madura, Polwil Bojonegoro, Polwil Besuki, Polwil Madiun dan Polwil Kediri.
Dengan diadakannya likuidasi Polwil/Polwiltabes,dikatakan Pudji bahwa Polres dan Polsek akan menjadi kekuatan Polri "Kekuatan ada pada Polres dan Polsek. Mereka yang akan bersentuhan dengan masyarakat dalam hal pelayanan," Ungkap Pudji.
Dikatakan juga oleh Pudji bahwa di wilayah kerja Polda Jatim terdapat 644 Polsek, 94 diantaranya merupakan Polsek Urban. "Nantinya 94 Polsek Urban ini akan dipimpin perwira dengan pangkat Komisaris Polisi.
Dalam menjalankan tugas untuk mengoptimalkan layanan Polri terhadap masyarakat, bidang humas dan komunikasi akan ditingkapkat semaksimal mungin melayani informasi dalam bentuk menerima serta memberikan kepada masyarakat.
Gelar HUT Polri ke 64 tahun di halaman Mapolda Jatim awal bulan ini yang dilakukan secara sederhana, hanya diikuti unsur internal Polda Jatim. Sebagai inspektur upacara adalah Kapolda Jatim Irjen Pol Pratiknyo.
Saat itu juga dilakukan penyerahan Sempana (bendera lambang polwil/polwiltabes) dari inspektur upacara ke Kapolda Jatim. Selanjutnya, usai menerima bendera tersebut, Kapolda menutupnya dengan kain sebagai tanda telah dilikuidasinya Polwil/Polwiltabes Surabaya.(•••)
Bahwa sesungguhnya salah satu perwujudan kemerdekaan Negara Republik Indonesia adalah kemerdekaan mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan sebagaimana diamanatkan oleh pasal 28 Undang-undang Dasar 1945. Oleh sebab itu kemerdekaan pers wajib dihormati oleh semua pihak
Mengingat negara Republik Indonesia adalah negara berdasarkan atas hukum sebagaimana diamanatkan dalam penjelasan Undang-undang Dasar 1945, seluruh wartawan Indonesia menjunjung tinggi konstitusi dan menegakkan kemerdekaan pers yang bertanggung jawab, mematuhi norma-norma profesi kewartawanan, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta memperjuangkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial berdasarkan pancasila.
Maka atas dasar itu, demi tegaknya harkat, martabat, integritas, dan mutu kewartawanan Indonesia serta bertumpu pada kepercayaan masyarakat, dengan ini Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) menetapkan Kode Etik Jurnalistik yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh wartawan Indonesia.
KEPRIBADIAN DAN INTEGRITAS
CARA PEMBERITAAN DAN MENYATAKAN PENDAPAT
SUMBER BERITA
Pasal 11
Wartawan Indonesia meneliti kebenaran bahan berita dan memperhatikan kredibilitas serta kompetensi sumber berita.
Apabila nama dan identitas sumber berita tidak disebutkan, segala tanggung jawab ada pada wartawan yang bersangkutan.
KEKUATAN KODE ETIK JURNALISTIK
Tidak satu pihakpun di luar PWI yang dapat mengambil tindakan terhadap wartawan Indonesia dan atau medianya berdasarkan pasal-pasal dalam Kode Etik Jurnalistik ini..
KORAN HAPRA INDONESIA
hapraindonesia.com
Jatimnet Online
I
Berlaku santun, tidak melakukan intimidasi dan mempengaruhi nara sumber.
II
Selalu melakukan konfirmasi seimbang dan tidak memihak ke siapapun.
III
Selalu menjaga serta menjunjung tinggi almamaternya
IV
Menjalin Hubungan Baik pada lembaga pemerintahan & Kepolisian didaerah tugasnya
V
Tidak menyalahgunakan profesinya untuk kepentingan pribadi dalam bentuk apapun
Minggu, 04 Juli 2010
BEREDAR LUAS
Dalam adegan hubungan layaknya suami istri berdurasi 5 menit 25 detik ini diperkirakan berlangsung di sebuah tanpa penghuni, terlihat jelas seragam identitasnya.
Proses pengambilannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi dari sebuah lobang kecil,dalam film berbentuk 3gp. Fn (16thn) salah seorang pelajar di salah satu SMP Sumbergempaol pada jatimnet mengaku video mesum tersebut diperoleh dari salah satu rekannya sesama pelajar seminggu yang lalu.Ditempat terpisah Mariaji Kasubdin Dikmen Diknas Tulungagung dikonfirmasi via ponsel 081334xxxxxx tiga kali tidak terangkat.
Sementara sedang dikesmpatan lain,Kapolres Tulungagung AKBP Hery Wahono melalui Kasat Serse Polres Tulungagung AKP Mustopa mengatakan,”Kita tengah menyelidiki peredaran video yang meresahkan tersebut,serta mengejar pemeran serta penyunting film panas ini”.(San)
Karena belum mengenal itulah dirinya berupaya untuk menghindar, namun belakangan diketahui orang yang sejak dirinya masuk pasar membuntuti terus berupaya mendekat, ternyata orang tersebut memang sengaja untuk mengambil barang miliknya.
Sesuai laporan yang disampaikan ke Mapolsek Kalidawir, dikatakan oleh Supomo Kanit Serse mewaliki Kapolsek Kalidawir AKP Reta Handiyana, mengatakan kepada Jatimnet Online diruang kerjanya bahwa HP milik korban merek Nokia type 3120 warna hitam silver yang ditaruh (diletakkan) di saku jaket sebelah kanan diembat pelaku.
Dikatakan Supomo juga bahwa pelaku yang bernama Karyati Binti Kaserin (alm) warga Plnadangan Desa Boro kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung saat ini telah ditahan di Mapolsek Kalidawir.
Penahanan terhadap pelaku, ini merupakan kali kedua dirinya ditahan dengan kasus yang serupa. Pertama pelaku ditangkap dan ditahan diwilayah kerja Polsek Kandat Kabupaten Kediri.(San)
Kamis, 01 Juli 2010
DI TULUNGAGUNG
Drs Eko Sugiono MM, Tulungagung pada Jatimnet diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.Saat ini, Dispenduk Capil Pemkab Tulungagung sedang memproses pemutakhiran data penduduk dalam rangka pelaksanaan realisasi E-KTP tersebut.
Dananya dari APBN, karenanya, besar kemungkinan nanti masyarakat akan mendapat E-KTP gratis. “Untuk seluruh Jatim, dana pemutakhiran data penduduk sekitar Rp 48 miliar,” terangnya.
Sementara itu disinggung soal kesiapan Tulungagung menghadapi pelaksanaan E-KTP secara nasional, pihaknya sudah mempersiapkan termasuk peralatan pendukung online di tiga kecamatan yang terkendala jaringan internet.
,
Kecamatan adalah Pegerwojo, Pucanglaban dan Tanggunggunung. Sayangnya, ketiga Kecamatan itu belum bisa online karena kendala jaringan internet. “Kami optimis tahun 2012 semuanya sudah siap untuk online secara penuh, dengan menggunakan system opersional radio kendala di 3 kecamatan tersebut bisa teratasi”pungkasnya. (Yu)
Selasa, 29 Juni 2010
Golkar Targetkan 54 % Memenangkan Pilkada
Team ADA dalam menggelar kampanye juga meriah dari pada sebelumnya yang karena ADA Band ikut meramaikan serta Mantan Bupati Ponorogo yakni Markum Singodimejdo juga ikut haadir serta dari Golkaar tingkat Propinsi juga mengawal pasangan ADA. Anehnya lagi ADA dalam kampanyenya tidak menggunakan fasilitas umum.
Nampak panggung saja ADA tidak menggunakan panggung permanen yang di bangun pada jaman Bupati Markum yang berada di sebelah selatan tersebut. Bahkan alon-aloon juga bersih dari baner-baner partai maupun gambar paasangan tersebut hanya ada beberapa baner besar yang di pasang.
Seperti yang di tuturkan oleh salah satu warga yang setiap harinya beraktifitas di lantai delapan yakni kantor pemkab tersebut, dirinya m,engaku baru ini melihat kampanye tanpa ada menggunakan fasilitas umum.Dirinya merasa simpati terhadap penampilan pasangan yang kabarnya merakyat itu menurutnya.
"Kami haru mas melihat kampanye siang ini karena laun-alun bersih dari baner calon serta partai dan sangat sederhana tidak menggunakan panggung yang di bangun jaman pak markum itu, benar-benar sederhana," katanya dengan menolak dikorankan namanya.
Dalam Kampanyenya pasangaan ADA ingin merubah Ponorogo bersih dari KKN, pelayanan publik murah seperti pembuatan KTP,KK,serta AKte, dan juga akan menegakkan hukum tidak pandang bulu. Meskipun saudaraq kalau memang salah ya harus di beri sangsi, tidak ada tebang pilih teriak Amin dari panggung dengan memperkenalkan dirinya di hadapan ribuan masa pendukungnya.
Sementara Sukirno ketua Team pemenangan pasangan ADA yang juga ketua komisi A DPRD setempat ketika di konfirmasi via telepon selulernya di tengah-tengah kampanye optimis dan berharap pasangan ADA menang, dirinya menargetkan 45 persen dukungan ke ADA sudah menang.
"Saya tidak muluk-muluk taarget ADA menang 54 persen, dan untuk tahap selanjutnya setelah kampanye ini dirinya sudah membina dan mengamankan pendukung serta pemilihnya jadi pemilih kami sudah rapiu tertata, tidak akan goyah karena benar-benar kami bina dan kami awasi serta kami jaaga, jadi pendukung ADA tidak diragukan lagi," tegasnya (Ludin/ADV)
Jumat, 25 Juni 2010
DIPERKIRAKAN DIBUNUH SEBELUM DIBUANG
Kali pertama yang menemukan mayat adalah Sugeng (44) dan dan Muladi (47) Pengawai Pengairan alamat Desa/Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.
Menurut informasi yang diterima Jatimnet, mayat bayi yang diketemukan memiliki ciri sesuai hasil visum et repertum, jenis kelamin perempuan, Kondisi bayi lidah menjulur, tali pusar dipotong dengan gunting, rambut hitam, mata mlotot, serta rusak.
Selain itu, leher mayat bayi patat, sedang umur diperkirakan berusia 4 hari. Panjang bayi 50 cm. Saat diketemukan, bayi tersebut tersangkut di dam. Saat itu dam akan ditutup, namun tiba-tiba muncul bayi.
Perkiraan sebelum bayi dibuang di dam, terlebih dahulu dibunuh. Laporan tentang diketemukan bayi tersebut ke Mapolsek Rejotangan, Kapolsek AKP Slamet melalui Kanit Reskrim Polsek Rejotangan Gatot dan dikatakan ke Jatimnet saat dikonfirmasi tadi jam 12.55 wib. (b@yu)
HARI INI AMBRUK
BRI Cabang Ngunut 2 dikepalai oleh Agus Winarto (46 dan memiliki 10 orang staf. Kejadian ambruknya bangunan Gedung BRI Cabang Ngunut 2 tidak ada korban jiwa, sementara itu kerugian material, belum terinci. (b@yu)
Selasa, 22 Juni 2010
DALAM UNJUK RASA,
BAKAL KERAHKAN LEBIH BANYAK
Hal tersebut karena masyarakat menghendaki demo secara murni yang dipimpin oleh sesepuh desa tersebut. Demo yang saat saat ini sedang berlangsung, sebelum berangkat masyarakat berkumpul dirumah sesepuh desa untuk melakukan aksi do’a bersama.
Kegitan tersebut langsung dibawah pengawan Polsek Rejotangan dipimpin oleh Kapolsek AKP. Slamet. Rombongan yang saat ini sedang demo dan melakukan orasi, jumlah masa lebih dari 200 orang warga.
Warga yang demo, saat ini sedang bergerak kearah kantor dinas pengairan. dengan mengendarai 4 truk, sesampainya didepan kantor dinas pengairan, masyarakat melakukan orasi dibawah pengawalan ketat pihak kepolisin Polres Tulungagung.
dan disini tuntutan mereka adalah memberikan dokumen resmi yang asli yang diteken pada waktu terjadinya demo tempo hari. dan mereka melakukan tuntutan hak reklamasi atas lahan bekas penambangan G.Cemenung.
Di katakan sumber peserta demo bahwa warga Gunung Cemenung meminta untuk dihentikan semua kegiatan penambangan di G.Cemenung yang dalam arti luas tidak dioper atau dialih tangankan ke pengusaha lain.
Sementara itu baru saja Kasat Samapta Polres Tulungagung AKP Hari kepada Jatimnet Online mengatakan bahwa pihak Polres hanya memberi ijin demo di depan pagar Kantor Dinas Pengairan, saai ini perwakilan sejumlah 11 orang baru beberapa menit memasuki kantor untuk melakukan negoisasi.
Dari perwakilan masyarakat Cemenung yang berjumlah 11 orang saat melakukan pertemuan di Kantor Dinas Pengairan Kabupaten Tulungagung tadi, dari Pemkab diwakili oleh Kabag Hukum Sulistiyowati, Jaenal Arifin Kapala Dinas Pengarian, serta Suroto Kepala Satpol-PPpp, maupun Wati selaku Asisten II.
Pertemuan yang baru berlangsung beberapa saat lalu, tidak menghasilkan kesepakatan sama sekali. Pihak Pemkab tetap ngotot tidak akan menununjukkan bukti dokumen perusahaan dan penutupan tambang yang berada di G.Cemenung.
Keberatan pihak Pemkan menunjukkan dengan alasan privacy, akhirnya pihak masa pemdemo mengancam akan mengerahkan masa yang lebih besar. pada pukul 11.55 wib tadi masa membubarkan diri dengan pengawalan dari Rejotangan.
Bayu dari Jatimnet Tulungagung melaporkan dari lokasi dan bersama team terus mengikuti perkembangan.(b@yu)
MEMASUKI KANTOR DINAS PENGAIRAN
UNTUK NEGO
Hal tersebut karena masyarakat menghendaki demo secara murni yang dipimpin oleh sesepuh desa tersebut. Demo yang saat saat ini sedang berlangsung, sebelum berangkat masyarakat berkumpul dirumah sesepuh desa untuk melakukan aksi do’a bersama.
Kegitan tersebut langsung dibawah pengawan Polsek Rejotangan dipimpin oleh Kapolsek AKP. Slamet. Rombongan yang saat ini sedang demo dan melakukan orasi, jumlah masa lebih dari 200 orang warga.
Warga yang demo, saat ini sedang bergerak kearah kantor dinas pengairan. dengan mengendarai 4 truk, sesampainya didepan kantor dinas pengairan, masyarakat melakukan orasi dibawah pengawalan ketat pihak kepolisin Polres Tulungagung.
dan disini tuntutan mereka adalah memberikan dokumen resmi yang asli yang diteken pada waktu terjadinya demo tempo hari. dan mereka melakukan tuntutan hak reklamasi atas lahan bekas penambangan G.Cemenung.
Di katakan sumber peserta demo bahwa warga Gunung Cemenung meminta untuk dihentikan semua kegiatan penambangan di G.Cemenung yang dalam arti luas tidak dioper atau dialih tangankan ke pengusaha lain.
Sementara itu baru saja Kasat Samapta Polres Tulungagung AKP Hari kepada Jatimnet Online mengatakan bahwa pihak Polres hanya memberi ijin demo di depan pagar Kantor Dinas Pengairan, saai ini perwakilan sejumlah 6 orang baru beberapa menit memasuki kantor untuk melakukan negoisasi.(b@yu)
Senin, 21 Juni 2010
KRISIS KEPERCAYAAN
TERHADAP BUPATI TULUNGAGUNG
Tulungagung,Jatimnet Online - Laporan Jatimnet langsung dari lokasi pertambangan di G. Cemenung Desa Sukorejo Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, tentang rencana demo yang sedianya dilakukan hari ini dikabarkan ditunda.
Demo yang bakal digelar tiga hari kedepan nantinya akan diikuti massa sekitar 2.000 orang dipimpin langsung oleh Maliki LSM Mangku Bumi Tulungagung. Hal ini sesuai dengan sumber resmi anggota LSM via ponselnya no 0815566X XXX ke Jatimnen Online Tulungagung.
Penundaan pelaksanaan demo juga disampaikan salah satu anggota LSM Mangku Bumi didepan kantor Sat Intel Polres Tulungagung tadi pada pukul 13.15 wib
Sementara itu dari hasil hasil pantauan yang dilakukan Jatimnet Tulungagung, bahwa kondisi tambang di G. Cemenung dalam keadaan tidak beroperasi dalam tanda kutip.
Sedang dari sumber masyarakat sekitar Tambang G. Cemenung telah tersebar desas desus tentang keberadaan pengelolaan tambang tersebut akan dioper alih ke pengusaha lainnya. Selengkapnya baca disini
Jumat, 18 Juni 2010
SAAT INI SEMAKIN KRITIS
Saat ini warga Dusun Ngreco terancam segera dilakukan dievakuasi, pasalnya di pemukiman warga kondisinya semakin membahayakan. Hal tersebut sesuai pantaun Jatimnet Online saat ini, karena telah terjadi tanah ambles sekitar 12 m.
Padahal sesuai pemantuan Jatimnet Online 1 minggu lalu, terjadinya tanah ambles sekitar 3 m. Untuk mengantisipasi hal tersebut AKP Reta Handayana Kapolsek Kalidarir selaku pengendali pada tgl 12 Juni 2010 bekerja sama dengan instasi terkait mengadakan latihan antisipasi dan evakuasi pada tanah longsor Joho.
Ditempat terpisah Kabah Humas Kabupaten Tulungagung saat dikonfirmasi Jatimnet Online melalui ponselnya no 08133573XXXX, pada jatimnet mengatakan bahwa masyarakat harus mewaspadai keadaan dan harus mengungsi ke Posko yang telah disediakan oleh Pemkab Tulungagung.
Penyediaan Posko tersebut untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak dinginkan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instasnsi tekait.
Lebih lanjut Mariyani kepada Jatimnet Online mengatakan Pemkab telah memberikan sumbangan berupa 20 dus mie instan , 2 kwintal beras dan 30 dus air minum.
Dari data dilapangan, sebenarnya tanah begkak tersebut telah terjadi sejak tahun 1989. Segang kekuatiran masyarakat menurut pengakuan Sumani, yang bertempat tinggal tepat dibawah tanah yang yang mengalami ambles tersebut, mengatakan bahwa tanah yang berada di lereng gunung sepanjang 500 m lebar 150 m.
Tanah tersebut dikatakan telah bergeser 5 m lebih, sementara dari hasil pantauan dilapangan oleh Jatimnet Online sejak pukul 18.15 wib tadi, jarak tanah yang bengkah akibat pergeseran sudah mencapai 2 m dari rumah penduduk. Selengkapnya Baca disini
Kamis, 17 Juni 2010
TANGKAP PELAKU BERIKUT BARANG BUKTI
Operasi yang digelar malam ini, menurut AKBP Hery Wahono Kapolres Tulungagung melalui AKP Reta Handayana Kaposek Kalidawir, dikatakan bahwa operasi tersebut merupakan tindak lanjut yang diinstrusikan dari Polda Jatim dalam rangka meminimalkan peredaran rekaman vidio porno dengan bintang selebritis yang saat ini sedang trend dan diburu penggemar vcd porno.
Operasi dengan sasaran narkoba dan miras serta penyimpan VCD Porno dalam memory ponsel, Dalam operasi malam ini berhasil diamankan diamankan barang bukti berupa 2 botol miras, 2 sepeda motor dan ponsel berisi rekaman vcd porno Aril berpasangan dengan Cut Tari maupun dengan Luna Maya.
Dalam operasi berhasil mengangkap pelaku penyimpan vidio porno di dalam HP, Pelaku saat berita ini diwartakan kali pertama jatimnet online sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Kalidawir. Pelaku yang sedang di mintai keterangan saat ini adalah W bin A, MI bin S (pelajar Mts di Tunggangri) dan R binti R pelayan cafe dan saat ini pemeriksaan sedang berjalan.(b@yu)
Rabu, 16 Juni 2010
SITUS TELEPON SELULAR
PROGRAM PONSEL 1
PROGRAM PONSEL 2
Ponsel riskan
Nokia
Sony Ericsson
Blacberry
Samsung
Siemens
Motorola
Philips
Telkom
Telkomsel
Setelindo
Indosat
Esia
Axis
Tree
Ceria
X L
Blackberry
Operator selular
Apkomindo
Tabloid Ponsel
X-Phones
Hanphone murah
Media Konsumen
Camera digital
Tabloid PC Plus
SITUS BIROKRASI PUSAT
LINK SITUS BIROKRASI PUSAT
PEMERINTAH RI
SEK NEG
DEP DAGRI
DEPKOMINFO
DEPKUMHAM
DEPART AGAMA
DEPSOS
DEP PERTAHANAN
DIRJEN BEA & CUKAI
B P N
DEPDIKNAS
DEWAN PERS
KPU PUSAT
KPK
KOMNAS HAM
INTERPOL
MABES POLRI
YLKI
I D I
BADAN POM
STATISTIK
SITUS PEMERINTAHAN DI JATIM
LINK SITUS PEMERINTAHAN DI JAWA TIMUR
Surabaya
Sidoarjo
Gresik
Mojokerto Kota
Mojokerto Kabupaten
Jombang
Kediri Kota
Kediri Kabupaten
Blitar Kota
Blitar Kabupaten
Tulungagung
Nganjuk
Trenggalek
Madiun Kota
Madiun Kabupaten
Ponorogo
Magetan
Pacitan
Ngawi
Bojonegoro
Lamongan
Tuban
Malang Kota
Malang Kabupaten
Batu Kota
Pasuruan Kota
Pasuruan Kabupaten
Probolinggo
Lumajang
Probolinggo
Jember
Situbondo
Bondowoso
Banyuwangi
Pamekasan
Sampang
Sumenep
Selasa, 25 Mei 2010
Tulungagung Menuai Bandang
Banjir yang datang malam itu akibat sorenya hujan sangat lebat sehingga tanggul yang ada di Desa Jabon jebol karena derasnya aliran sungai. (Yu)
Selasa, 23 Maret 2010
Di Hutan Dusun Bareng
Saat diketemukan dan dketahui mayat tersebut ber jenis kelamim laki-laki memakai jas abu-abu kaos merah bertuliskan PDI-P serta memakai celana pendek warna biru.
Mayat yang diketemukan tersebut diperkirakan berusia 50 tahun, memiliki jenggot panjang dengan tinggi badan sekitar 160 cm. Di tubuh mayat tidak diketemukan adanya penganiayaan.
Jenasah yang diketemukan diperkirakan sewbagai gelandangan, hal itu kerena baju yang dikenakan kondisinya compang camping. Saat ini jenasah berada di RS Kalidawir untuk dilakukan visum (bayu)
Jumat, 05 Maret 2010
Rontokkan Tanggul Sungai Wakut
Dikatakan oleh Anik bahwa plengsengan yang dibangus sekitar 5 tahun silam ambrol sekitar 6 m. Menurut Anik pula, dahulu sebelum sungai Wakut di beri pelengsengan, jika hujan lebat daerah sekitarnya sering banjir, setelah di pelengseng tak lagi banjir.
Dengan jebolnya pelengsengan tersebut, air yang meruah disungai menggenangi lokasi setempat. beberapa menit lalu warga setempat menyampaikan tentang jebolnya pelengsengan ke Kamituwo desa setempat.
Dengan jebolnya pelengsengan tanggul sungai Wakut, karena saat ini masih musim hujan, warga setempat menjadi was-was karena takut datangnya kiriman air dari waduk Singir akibat hujan lebat. harapan warga setempat, agar pemkab Banyuwangi memperhatikan adanya kerusakan tanggul, khususnya terhadap instansi yang berwenang. (West)
Jumat, 19 Februari 2010
Kebijakan Kabinet Indonesia Bersatu Part II
Dalam masa kepemimpinanke dua ini, program kerja 100 hari awal kepemimpinannya kembali digelar. Dalam mengawali kepemimpinannya bersama Budiono mengeluarkan kebijakan 100 hari kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).
Dalam penerapan KIB part 2 ini, SBY melakukan perombakan besar-besaran di lembaga Kepolisian RI, seluruh Polwil dan Polwiltabes dibubarkan. Saat ini, di masing-masing Polwil dan Polwiltabes yang ada disibukkan persiapan pembubaran.
Di Indonesia, saat ini terdapat 23 Polwil, 13 Poltabes dan 4 Polwiltabes bakal dilebur, sedangkan satuan kepolisian terkecil di Polri dan posisi berada di bawah Polsek yaitu Pospol (Pos Polisi) yang ada akan berubah menjadi Sub Sektor.
Dengan adanya pembubawan Polwil, Poltabes dan Polwiltabes, ribuan personil Polri yang dinas di lembaga kepolsian Tingkat Polwil secara otomatis terlikuidasi dan akan menempati posisi baru. Mereka bakal diperbantukan di Polres serta Polsek setempat.
Tentang kapan secara resmi pembubaran Polwil, saat ini semakin mendekati karena rencana program restrukturisasi organisasi Polri telah selesai dikerjakan. Irjen (Pol) Edward Aritonang Kadiv Humas Mabes Polri, belum lama ini mengatakan "Akan ada restrukturisasi organisasi, salah satu konsepnya (adalah) melikuidasi Polwil,"
Sedang soal likuidasi tersebut, dikatakan oleh Edwar sesuai dengan tuntutan Undang-undang Kepolisian tentang penyesuaian struktur organisasi Polri dengan struktur pemerintahan.
Edwar juga mengatakan bahwa Polri setara (dengan) Kementerian, Polda setara Pemda Provinsi, sementara Polres dan Polsek setara Kabupaten dan Kecamatan. Dikatakan Edward lagi, bisa saja Polres setempat yang dihapus, sementara Polwil yang ada akan ditingkatkan menjadi Polresta.
Sementara para personilnya akan digabungkan dan dimutasi ke satuan lainnya yang membutuhkan. "Kita akan mengembangkan organisasi ini sesuai dengan perkembangan pemerintahan," tambah Edward.
Dari berbagai sumber yang diperoleh redaksi, perubahan sistem dengan pembubaran Polwi, di Polwil Malang terdapat sekitar 418 personil yang nantinya bakal menerima kebijakan dan menempati posisi baru.
Sementara itu, di Polwil Kediri beberapa personil terlihat mulai mengemasi sejumlah barang bukti dan peralatan inventaris markas Polwil Kediri. Perkara yang sedang ditangani pihak Polwil dilimpahkan di tingkat Polres dan yang terkait.
Komisaris Polisi Rony Kimbal Kasubbag Reskrim Polwil Madiun, di saat mendekati pembubaran Polwil Madiun , mengatkakan bahwa berkas perkara yang ada di Polwil akan diserahkan ke Polres.
Pelimpahan yang disampaikan Polwil Madiun ke Polresta Madiun, diantaranya terdapat berkas kasus korupsi yang melibatkan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004 yang terus dikebut untuk segera diselesaikan.
Dua kasus korupsi yang ditangani Polwil Madiun yang dikebut penyelesaiannya adalah korupsi 16 mantan anggota dewan Kota Madiun periode 1999-2004 berdasarkan audit BPKP merugikan negara sebesar 8,3 miliar rupiah, dan korupsi 4 mantan pimpinan dewan Kab Ponorogo pada periode yang sama.(Red)
Kamis, 18 Februari 2010
Gelar Sidang Perdana Di PN Tulungagung
Victor Tampubolon (40) swasta alamat RT.3 RW.1 Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri dan seorang lagi Luhut Pertamuan Siagian (21), swasta , alamat Jl. Nakulo , No. 14 Kecamatan. Kademangan Kabupaten Blitar.
Mereka menjelang akhir tahun 2009 lalu melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah SD dan telah tertangkap anggota jajaran Polres Tulungagung, Saat penangkapan tersebut, AKP Reta Handiana Kapolsek Kalidawir pada Jatimnet Media Online.
AKP Reta Handiana mengatakan ”Kita melakukan penangkapan berdasarkan laporan para kepala sekolah yang merasa jadi korban yang dilakukan oleh tiga oknum tersebut, Tersangka sekarang dalam proses pemeriksaan di Mapolres Tulungagnung”.
Sementara itu, ditempat terpisah KBO Serse Polres Tulungagung Iptu Siswanto diruang kerjanya (saat itu 22/12/09) mengatakan ”Ketika kami ringkus saat penyerahan uang dari Kasek Sutrisno dan Nurkholis disebuah warung Bakso ’Uenak Coy’ didekat kantor Kecamatan Ngunut pukul 11.30 wib.
Rekontruksi terhadap perbuatan ke tiga pelaku telah dilakukan dan di TKP (tempat kejadian perkara) penyerahan uang dari korban yang diminta ke tiga pelaku dan penyerahan dilakukan di warung bakso ’Uenak Coy’ depan Kantor Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.
Informasi yang diterma Jatimnet media Online, Kamis 18/02/2010 pukul 13.00 wib kali pertama di Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung akan digelar sidang kasus pemerasan tersebut dengan menghadirkan sejumlah saksi.(Yu-San)
Rabu, 17 Februari 2010
Operasi Miras Polres Tulungagung
Hal itu karena tetah sering terjadi pengomsumsi miras bertindak diluar kesadarannya. Perkelahian, pengerusakan dan tindakan melawan hukum lainnya tidak sedikit akibat pelaku telah mengonsumsi miras sebelumnya.
Baru-baru ini di jajaran Polres Tulungagung dalam melaksanakan operasi pemberantasan miras telah berhasil mengamankan miras produksi luar negeri di Cafe Dinasty Tulungagung.
Penyitaan miras di Cafe Dinasty milik pengusaha sarana trasportasi ternama di Tulungagung yang dilakukan merupakan prestasi bagi jajaran Polres Tulunggung dalam memangkas kriminalitas yang bersumber dari pengonsumsi Miras.
Peredaran Miras di wilayah Karesidenan Kediri, dari hasil investigasi jatimnet tergolong cukup besar. Hal ini karena terdapat agen miras besar yang berada dikawasan Wlingi Blitar. Sedang Surabaya di kawasan Kawatan terdapat agen super besar baik miras lokal maupun import dan memiliki gudang di daerah Dupak Surabaya.(Yu-San)
Selasa, 16 Februari 2010
Warga Temukan Granat & Mortil Di Sungai Brantas
Kondisinya Masih Aktif
Di ketemukannya mortil dan granat itu secara tidak sengaja oleh seorang warga bernama Rudi (42) sewaktu mencari pasir di sungai brantas, yang memang pekerjaan sehari-harinya mencari pasir di sungai brantas dengan cara tradisional yaitu dengan cara menyelam dan memakai tomblok (kerenjang).Selengkapnya.....