MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Jumat, 09 November 2018

Kementan Gekontor 12 000 Ton Jagung Untuk Peternak Telor Ayam Kab Blitar




BLITAR | Jatimnet – Peternak ayam petelor di Kabupaten Blitar bisa bernafas lega karena Jumat (9/11/2018) sebelum saat sholat Jum’at bertempat di halaman kantor Pemkab Blitar telah menerima pasokan jagu dari Kementerian Pertanian (Kementan) sebanyak 12.000 ton.
Penyaluran jagung untuk pakan ternak ini guna memangkas rantai pasok yang selama ini mengakibatkan kelangkaan pakan ternak. Terkait hal ini, Ketua Koperasi Putra Mandiri Blitar, Sukarman yang juga mewakili para peternak mengaku senang dengan langkah nyata Kementan, yakni bantuan jagung dengan harga terjangkau.
Upaya ini dinilai positif karena membuktikan ketersediaan jagung dalam negeri untuk pakan mampu memenuhi kebutuhan, sehingga harga pakan bisa stabil. “Peternak hari ini sudah bisa tertawa. Kita sudah bisa menikmati jagung yang relatif murah. Terima kasih pak Mentan telah bersusah payah mencarikan kami jagung. Hari ini kami sudah ayem,” kata Sukarman.
Sementara Direktur Perbibitan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Sugiono yang hadir menyalurkan jagung tersebut mengatakan, penyaluran jagung ini merupakan wujud pemerintah hadir bagi masyarakat.
Kementan menyiapkan jagung sebanyak 400 ton untuk para peternak di Blitar dari total 12.000 ton. "Kita kirimkan 400 ton ke Blitar dan 100 ton ke Malang. Jagung ini akan dikawal untuk memastikan sampai pada peternak,” tegasnya.
Sambung dia menjelaskan, untuk memudahkan distribusi jagung, setidaknya 20 koordinator lapangan peternak per kecamatan telah ditunjuk dan mewakili 10 hingga 20 peternak di Blitar. Mereka akan membantu distribusinya tercukupi untuk kebutuhan 4.421 peternak mandiri di Blitar. "Kementan akan terus hadir dan perduli bagi petani dan peternak. Kita siap bersusah payah,” jelasnya.
Bupati Blitar Rijanto memberikan apreasiasi terhadap respons cepat Kementan yang menurutnya begitu responsif dan berjuang luar biasa mencarikan solusi bersama Bulog. "Terima kasih Menteri Pertanian. Kami senang satu per satu masalah bisa terurai. Saya berterima kasih atas nama peternak ayam di Blitar,” ujarnya.
Dia berharap dengan langkah nyata ini, petani dapat memanfaatkan jagung ini dengan sebaik-baiknya sehingga produksi dan harga telur membaik. "Ini merupakan solusi jangka pendek dan cepat. Untuk jangka panjang akan kita pikirkan,” ungkapnya. Rijanto pun berharap kelangkaan jagung ini tidak terulang kembali tahun depan. Karena itu, Ia menghimbau agar para peternak memikirkan gudang dan koperasi bagi mereka, dengan harapan kebutuhan jagung bisa terpenuhi. "Permasalahan ini tidak boleh terulang. Kita kompak kita bisa,” tutupnya.(WS)

BERITA SEBELUMNYA