MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Senin, 24 September 2018

Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat



BLITAR | MWJ – Bertempat di Pendopo Ronggo Hadi Negoro, Selasa tanggal 23 Oktober 2018 Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat.
Acara tersebut dihadiri Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, Kepala Dinas Kesehatan dr.Kuspardani, Kepala OPD terkait, Kepala Kejari Blitar Amrullah, Wakapolres Blitar Kota Kompol Widarmanto, Tim Teknis Dinas PU Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Ahmad Imron, serta rekanan kontraktor.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr Kuspardani, mengatakan kegiatan evaluasi ini diagendakan khusus agar Bupati Blitar selaku pimpinan daerah mengetahui sejauh mana progres pembangunan RSUD di Kecamatan Srengat.
“Rapat evaluasi tersebut dilaksanakan untuk mengukur sejauh mana perkembangan penyelenggaraan pembangunan RSUD Srengat yang telah dilaksanakan,” ucap Kuspardani.
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto, MM, mengatakan dari rapat evaluasi ini pihaknya mendapat banyak masukan-masukan positif untuk kelanjutan pembangunan RSUD Srengat kedepan. Masukan-masukan itu juga akan menjadi catatan bagi pelaksana mulai dari kontraktor, management kontruksi, pengawas perencana maupun PPTK sehingga semuanya bisa bekerja secara profesional sesuai dengan aturan yang berlaku.
Karena rumah sakit yang megah itu pembangunannya bersumber dari uang rakyat. Pembangunan ini belum berakhir, saya senantiasa minta masukan dan pendampingan agar tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan,” tegasnya.(WS)

BERITA SEBELUMNYA