MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Sabtu, 23 Desember 2017

Desa Waru Bangun Kantor Dan Toko Bumdes Untuk Meningkatkan Pelayanan Dan Pendapatan




SIDOARJO I Karya Rakyat - Pembangunan Kantor BUMDES dan Toko BUMDES Desa Waru Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 295 Juta guna untuk meningkatkan pelayanan dan pendapatan desa.

Dalam hal ini,Pelaksanaan pembangunan kantor dan toko Bumdes Desa Waru,sudah sesuai denga prosedur yang ada dan sesuai dengan RABnya. 

Pembangunan kantor Bumdes dan toko Bumdes yang dilaksanakan PTPKD Desa Waru, dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah yang didapat dari ADD 2017, guna untuk meningkatkan pelayanan demi kemajuan desa, tidak hanya dalam pelayanan pembangunan Kantor Bumdes tersebut juga berfungsi untuk kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Menurut keterangan Tarno salah satu warga waru sendiri adanya pembangunan di desanya sangat di harapkan apalagi,toko Bumdes sendiri berfungsi untuk meningkatkan masyarakat dan pendapatan desa.cetusnya 

Masih kata Tarno,Toko desa akan di kelolah PKK dan atau Bumdes, nantinya juga bisa untuk memajukan kesejahtranan warga yang berada di desa waru tegasnya(indra)


Untuk Meningkatkan Pelayanan Dan Pendapatan,Desa Waru Bangun Kantor Dan Toko Bumdes

SIDOARJO I Karya Rakyat - Pembangunan Kantor BUMDES dan Toko BUMDES Desa Waru Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 295 Juta guna untuk meningkatkan pelayanan dan pendapatan desa.

Dalam hal ini,Pelaksanaan pembangunan kantor dan toko Bumdes Desa Waru,sudah sesuai denga prosedur yang ada dan sesuai dengan RABnya. 

Pembangunan kantor Bumdes dan toko Bumdes yang dilaksanakan PTPKD desa waru,dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah yang didapat dari ADD 2017,guna untuk meningkatkan pelayanan demi kemajuan desa,tidak hanya dalam pelayanan pembangunan Kantor Bumdes tersebut juga berfungsi untuk kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Read more...

Jumat, 22 Desember 2017

Pembangunan Kantor BUMDES Dan Toko BUMDES Desa Waru Senilai Rp. 295 Juta Gunakan Material Bekas Patut Dipertanyakan


SIDOARJO I Karya Rakyat -Pembangunan kantor BUMDES dan Toko BUMDES Desa Waru Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 295 Juta patut dipertanyakan? Sebab pembangunan tersebut banyak menggunakan material bekas yang digunakan untuk membangun kantor Bumdes dan toko Bumdes yang bernilai 295.000.000.00. 

Apakah Pembangunan gedung atau kantor baru yang menggunakan Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 295 Juta boleh menggunakan material bekas.

Dalam hal ini,banyak kejanggalan dalam proses pembangunan kantor tersebut yang berlokasi tepat di sayap kiri pendopo kantor desa, desa waru dan di halaman depan kantor Desa Waru,sedangkan dalam pembangunan kantor yang dilaksanaka PTPKD desa waru,dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah yang didapat dari ADD 2017.

Sedangkan dalam pelaksanaan pembangunan gedung kantor bumdes tidak ada pondasi di bagian bawahnya,ironisnya hanya dinding bagian atas yang dilakukan pemasangan batu baru dengan menggunakan batu ringan untuk dinding bagian bawah hanya memanfaatkan dinding pagar yang sudah lama berdiri kokoh,tidak hanya di bagian dinding saja, pembangunan kantornyapun juga tidak menggunakan balok gantung,akan tetapi hanya menggunakan kayu balok bekas yang disambung. 

Untuk pemasangan Genting atap juga menggunakan genting bekas yang lama yang seharusnya tidak layak digunakan,yang terletak dihalaman belakan kantor desa.

Sedangkan genting - genting bekas tersebut hanya di cat ulang dan di pasang kembali,tanah uruknya untuk lantai menggunakan pecahan batu bongkaran rumah dan sebagian lagi menggunakan sirtu. Dengan nilai anggaran sebesar Rp 160 Juta yang diperoleh dari Alokasi Dana Desa ( ADD ) Tahun 2017,pembangunan kantor Bumdes diduga sarat dengan KKN.

Tidak berbeda jauh dengan pembangunan kantor Bumdes yang lama,sehingga pembangunannya sama persis dengan kantor Bumdes,sebelum berdiri toko bumdes,di lokasi tersebut sudah ada bangunan musholah dan ruang untuk karang taruna,pembangunan toko bumdes yang menelan anggaran Rp.135 Juta dari ADD Tahun 2017, juga menggunakan kayu bekas dengan tambahan beberapa kayu reng baru genting atapnyapun menggunakan genting lama yang di cat ulang.

Menurut  Junaidy Kepala Desa Waru,Pembangunan kantor bumdes dan toko bumdes yang menggunakan material bekas atau lama itu tidak melanggar aturan manapun,dia mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai efisiensi anggaran dimana dalam Permin No.6 Tahun 2014 tentang desa disebutkan efisiensi penggunaan anggaran,junaidy juga mengatakan efisiensi anggaran juga masuk dalam peraturan bupati,namun saat ditanya oleh awak media terkai peraturan bupati tahun berapa" junaidy menjawab dengan ragu - ragu dan sedikit gugup, Junaidy mejawab perbup tahun 2014 sambil mengira -ngira. 

Dikatakan juga oleh Kades Waru untuk pondasi bawah kantor bumdes tidak di perlukan,karena hanya menggunakan partisian dan sekatan dengan menggunakan papan harbord untuk membagi ruangan kantor Bumdes tesebut ungkapnya,ia beralasan jika nanti di kemudian hari TPKD membutuhkan ruangan yang lebih luas hanya tinggal menggeser tuturnya.

Disinggung oleh awak media tentang nilai anggaran pembangunan kantor bumdes Rp.160.000.000.00 dan toko bumdes yang mencapai Rp.135.000.000.00.

Junadi mengatakan,bahwa pembangunan tersebut sudah sesuai dengan RAB yang ada, terkait material bekas dan pemanfaatan bangunan lama itu dilakukan untuk efisiensi anggaran dan itu juga di perbolehkan oleh pendamping profesional dari Pemkab Sidoarjo jelasnya,ia juga mengatakan ada sisa anggaran tidak terserap dalam pembangunan tersebut dan sudah dikembalikan ke pemerintah ujarnya,kemudian saat diminta untuk menunjukan bukti pengembalian anggaran tersebut junaidi gugup dan berkilah kalau sedang dalam proses.

Saat awak media meminta junaidy selaku kepala desa dan pengguna anggaran. Untuk menunjukan RAB nya,Junaidy berkilah kalau RAB ada di PTPKD selaku pelaksana karena belum ada serah terima hasil pekerjaan terangnya. Berdasarkan pantauan di lokasi,pekerjaan tersebut sudah selesai100% satu bulan yang lalu. Ada apakah ?.

Menurut Keterangan Mahendra Pramudita Kepala DPD Jatim LSM APTI,terkait efisiensi anggaran setelah muncul RAB pembangunan kantor Bumdes dan toko Bumdes Desa Waru itu patut di pertanyakan, sebab anggaran belanja dari awal pekerjaan hingga ahkir pekerjaan sudah di perkirakan nilai belanjanya,termasuk dari pembersihan lokasi pekerjaan dan finising pekerjaan kantor dan toko Bumdes ada berapa item pekerjaan dan material dalam pembangunan tersebut dengan nilai Rp.160 Juta dan Rp.135 Juta yang sesuai dalam RAB ujarnya.

Jika memegang pada prinsip efisien anggaran,seharusnya Rencana Anggaran Belanja atau RAB tidak sebesar Rp.160 Juta dan Rp.135 Juta,itu jelas patut di pertanyakan karena ada penggelembungan dan atau mar up anggaran,itu patut dipertanyakan jelas Mahendra. 

Dalam hal ini. Pembangunan dengan menggunakan material bekas itu jelas melanggar aturan, kenapa harus menggunakan material bekas,kalau sudah di anggarkan Rp160 Juta dan Rp135 Juta. Ada dugaan pengurangan volume pekerjaan dan material, sehingga mengurangi kuwalitas pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan besteknya,sudah tentu menyalahi aturan,di duga ada kong kalikong dengan pelaksana pekerjaan jelas mahendra. 

Menilik dari Perbup No.6 Tahun 2016 dalam Perbub sidoarjo tidak disebutkan adanya efisiensi anggaran pembangunan yang sudah menjadi RAB,terangnya. 

Efisiensi anggaran hanya untuk honor atau gaji kepala desa beserta perangkatnya, karena sudah ada APBDesa pungkas mahendra.(ind)

Catatan :
Munculnya berita ini me ngedit berita sebelumnya yaitu :

Read more...

Kamis, 21 Desember 2017

Dalam Rangka HUT PPMAL Yang Ke - XIII,Muspika Bersama Elemen Masyarakat Adakan Penghijauan




MALANG I Karya Rakyat - Dalam angka HUT Pekan Penghijauan Mata Air Lawang (PPMAL) yang ke XIII,Muspika Kecamatan Lawang bersama elemen masyarakat bersama - sama melakukan kegiatan penghijauan sebanyak kurang lebih 7500 pohon,yang dilaksanakan di area sumber mata air Polaman RW 10 wilayah kelurahan Kalirejo,turut dalam kegiatan ini yaitu,tokoh masyarakat Kalirejo,karang taruna,organisasi pemuda,dinas lingkungan hidup,Ampi,Linmas,PDAM,juga Siswa SD,SMP berbaur menjadi satu.

Sebelum kegiatan di mulai terlebih dahulu di lakukan apel yang menjadi inspektur ialah Komandan Koramil Lawang Kapten Arm Sunardi,dalam kesempatan ini Sunardi menyampaikan bahwa dengan mengadakan penghijauan ini merupakan salah satu ibadah untuk memberikan warisan mata air kepada anak cucu kita nanti,dosa besar apa bila kita memberikan mata air,karena ini merupakan perjuangan dan semoga mendapat ridho dari Allah SWT,,terangnya.

Di tempat yang sama lurah Kalirejo Basuki, SH mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut peran serta membantu kegiatan ini karena tanpa kerjasama maka kegiatan ini tidak mungkin terlaksana,kegiatan ini bertujuan reboisasi bagi tanaman - tanaman yang rusak dan menghijaukan kembali agar debit air semakin meningkat mengingat tanaman - tanaman di atas sudah berkurang, otomatis kita hijaukan kembali,jelas Basuki.

Catur S, selaku kepala PDAM unit Lawang saat di lokasi juga menyampaikan dukungannya karena dengan kegiatan ini merupakan pembelajaran akan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan berharap dengan adanya penghijauan ini debit air bisa meningkat,tuturnya.

Ucapan yang sama oleh sekjen AMPI Kabupaten Malang,Surya Hanta bahwa dengan mengadakan penghijauan ini agar bisa meningkatkan debit air dan bisa mencegah krisis air serta mencegah hal - hal yang tidak di inginkan,misalnya tanah longsor, ucapnya.( Yon/So)

Read more...

Rabu, 20 Desember 2017

Desa Medaeng Adakan Penjaringan Perangkat Desa




SIDOARJO I Karya Rakyat - Untuk melengkapi dan mengisi kekosongan perangkat Desa Medaeng,mengadakan penjaringan serta penyaringan perangkat untuk 5 posisi jabatan yakni Kasun,Kesra,Sekdes,Bendahara dan Kasie perencanaan dan pembangunan. 

Abdul Zuri Kades Medaeng ketika ditemui awak Media Karya Rakyat diruangannya mengatakan,pendaftaran dibuka mulai tanggal 11 Des 2017 - 29 Des 2017 terbuka untuk siapa saja yang berminat terkecuali Kasun yang harus warga medaeng,para pendaftar wajib melengkapi persyaratan yang sudah ditentukan panitia penjaringan. 
 
Lebih lanjut Kades yang baru dilantik untuk periode ke 2 pada bulan Juli kemarin ini menerangkan untuk posisi Kasun kita mengadakan penjaringan dikarenakan Kasun yang lama meninggal dunia 2 bulan yang lalu,sedang bagian Kesra sudah memasuki masa pensiun karena sudah berusia diatas 60 tahun,sedangkan posisi yang lain untuk melengkapi jabatan yang kosong.

Kemudian pria dandy ini menegaskan bahwa tidak akan ada permainan atau titipan dalam proses perekrutan perangkat desa ini,nanti kita akan tes para pendaftar kalau tidak di Unair ya Unesa tegasnya,para pendaftar tidak dipungut biaya sepeserpun mulai proses pendaftaran sampai nanti pelantikan,untuk yang lolos dan terpilih dalam proses penjaringan serta penyaringan perangkat Desa Medaeng.

Ia berharap dalam kepemimpinannya yang kedua ini tetap bersih dan amanah dalam mengemban kepercayaan warga Desa Medaeng baik dalam proses penjaringan maupun pengelolaan APBDES. ( Arif )

Read more...

Senin, 18 Desember 2017

Untuk Kelancaran Berkendara,Dinas PU Bina Marga Adakan Peningkatan Jalan





MALANG I Karya Rakyat - Untuk mengurai kemacetan di jalan raya, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang,mengerjakan pelebaran jalan serta penghotmixan sepanjang 650M dengan lebar 5M yang berada di jalan Inspol Suwoto, desa Sidodadi kecamatan Lawang.

Kepala Desa Sidodadi Suherianto mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga karena sudah memperbaiki juga melebarkan jalan di wilayahnya, karena ini merupakan jalan alternatif yang sering di lewati pengendara apabila jalan raya dalam kondisi macet di karenakan pada hari - hari tertentu,misalkan pada hari libur juga hari besar pasti pengendara yang menuju Kota Malang atau tujuan ke arah selatan pasti melewati jalan ini dan alhamdullillah sekarang sudah di perlebar dan di hotmix, jelasnya.

Sementara Mochamad Dimyati selaku pelaksana Hotmix dari PT Tripalindo mengatakan bahwa pengerjaan yang di kerjakan oleh CV Essa Perdana Tekhnik sudah sesuai prosedur dan kebutuhannya.

Dedik sebagai pelaksana CV Essa Perdana Tekhnik juga mengatakan dalam ,"pengerjaan proyek ini saya tidak berani untuk meng ada - ada dan tidak asal - asalan karena kita sebagai rekanan dinas harus mengerjakan sesuai spek agar kita bisa di percaya dan mendapatkan kepercayaan untuk bisa mengerjakan proyek,karena ini juga untuk kepentingan masyarakat semua,jjelasnya. ( Yon/ So)

Read more...

Sabtu, 16 Desember 2017

Pembangunan Kantor Dan Toko BUMDES Desa Waru Senilai Rp. 295 Juta Gunakan Material Bekas Patut Dipertanyakan






SIDOARJO I Karya Rakyat -Pembangunan kantor BUMDES dan Toko BUMDES Desa Waru Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo yang menggunakan anggaran Dana Desa sebesar Rp. 295 Juta patut dipertanyakan, sebab pembangunan tersebut banyak menggunakan material bekas yang digunakan untuk membangun kantor Bumdes dan toko Bumdes yang bernilai 295.000.000.00. 

Apakah pembangunan gedung atau kantor baru yang menggunakan Alokasi Dana Desa sebesar Rp. 295 juta boleh menggunakan material bekas.

Dalam hal ini, banyak kejanggalan dalam proses pembangunan kantor tersebut yang berlokasi tepat di sayap kiri pendopo kantor desa, Desa Waru dan di halaman depan kantor Desa Waru,sedangkan dalam pembangunan kantor yang dilaksanaka PTPKD Desa Waru dengan nilai anggaran ratusan juta rupiah yang didapat dari ADD 2017.

Sedangkan dalam pelaksanaan pembangunan gedung kantor Bumdes tidak ada pondasi di bagian bawahnya, ironisnya hanya dinding bagian atas yang dilakukan pemasangan batu baru dengan menggunakan batu ringan untuk dinding bagian bawah hanya memanfaatkan dinding pagar yang sudah lama berdiri kokoh, tidak hanya di bagian dinding saja, pembangunan kantornyapun juga tidak menggunakan balok gantung, akan tetapi hanya menggunakan kayu balok bekas yang disambung. 

Untuk pemasangan Genting atap juga menggunakan genting bekas yang lama yang seharusnya tidak layak digunakan,yang terletak dihalaman belakan kantor desa.

Sedangkan genting - genting bekas tersebut hanya di cat ulang dan di pasang kembali, tanah uruknya untuk lantai menggunakan pecahan batu bongkaran rumah dan sebagian lagi menggunakan sirtu. Dengan nilai anggaran sebesar Rp 160 Juta yang diperoleh dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2017,pembangunan kantor Bumdes diduga sarat dengan KKN.

Tidak berbeda jauh dengan pembangunan kantor Bumdes yang lama,sehingga pembangunannya sama persis dengan kantor Bumdes,sebelum berdiri toko bumdes,di lokasi tersebut sudah ada bangunan musholah dan ruang untuk karang taruna, pembangunan toko bumdes yang menelan anggaran Rp.135 Juta dari ADD Tahun 2017, juga menggunakan kayu bekas dengan tambahan beberapa kayu reng baru genting atapnyapun menggunakan genting lama yang di cat ulang.

Menurut  Junaidy Kepala Desa Waru, pembangunan kantor Bumdes dan toko Bumdes yang menggunakan material bekas atau lama itu tidak melanggar aturan manapun, dia mengatakan hal tersebut dilakukan sebagai efisiensi anggaran dimana dalam Permin No.6 Tahun 2014 tentang desa disebutkan efisiensi penggunaan anggaran.

Junaidy juga mengatakan efisiensi anggaran juga masuk dalam peraturan bupati, namun saat ditanya oleh awak media terkai peraturan bupati tahun berapa" Junaidy menjawab dengan ragu - ragu dan sedikit gugup, Junaidy mejawab perbup tahun 2014 sambil mengira -ngira. 

Dikatakan juga oleh Kades Waru untuk pondasi bawah kantor bumdes tidak di perlukan, karena hanya menggunakan partisian dan sekatan dengan menggunakan papan harbord untuk membagi ruangan kantor Bumdes tesebut ungkapnya,i a beralasan jika nanti di kemudian hari TPKD membutuhkan ruangan yang lebih luas hanya tinggal menggeser tuturnya.

Disinggung oleh awak media tentang nilai anggaran pembangunan kantor Bumdes Rp.160.000.000.00 dan toko Bumdes yang mencapai Rp.135.000.000.00.

Junadi mengatakan, bahwa pembangunan tersebut sudah sesuai dengan RAB yang ada, terkait material bekas dan pemanfaatan bangunan lama itu dilakukan untuk efisiensi anggaran dan itu juga di perbolehkan oleh pendamping profesional dari Pemkab Sidoarjo jelasnya.

Ia juga mengatakan ada sisa anggaran tidak terserap dalam pembangunan tersebut dan sudah dikembalikan ke pemerintah ujarnya, kemudian saat diminta untuk menunjukan bukti pengembalian anggaran tersebut junaidi gugup dan berkilah kalau sedang dalam proses.

Saat awak media meminta junaidy selaku kepala desa dan pengguna anggaran. Untuk menunjukan RAB nya, Junaidy berkilah kalau RAB ada di PTPKD selaku pelaksana karena belum ada serah terima hasil pekerjaan terangnya. Berdasarkan pantauan di lokasi,pekerjaan tersebut sudah selesai100% satu bulan yang lalu. Ada apakah ?.

Menurut keterangan Mahendra Pramudita Kepala DPD Jatim LSM APTI,terkait efisiensi anggaran setelah muncul RAB pembangunan kantor Bumdes dan toko Bumdes Desa Waru itu patut di pertanyakan, sebab anggaran belanja dari awal pekerjaan hingga ahkir pekerjaan sudah di perkirakan nilai belanjanya, termasuk dari pembersihan lokasi pekerjaan dan finising pekerjaan kantor dan toko Bumdes ada berapa item pekerjaan dan material dalam pembangunan tersebut dengan nilai Rp.160 Juta dan Rp.135 Juta yang sesuai dalam RAB ujarnya.

Jika memegang pada prinsip efisien anggaran,seharusnya Rencana Anggaran Belanja atau RAB tidak sebesar Rp.160 Juta dan Rp.135 Juta,itu jelas patut di pertanyakan karena ada penggelembungan dan atau mar up anggaran,itu patut dipertanyakan jelas Mahendra. 

Dalam hal ini. Pembangunan dengan menggunakan material bekas itu jelas melanggar aturan, kenapa harus menggunakan material bekas,kalau sudah di anggarkan Rp160 Juta dan Rp135 Juta.

Ada dugaan pengurangan volume pekerjaan dan material, sehingga mengurangi kuwalitas pekerjaan sehingga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan besteknya,sudah tentu menyalahi aturan, di duga ada kong kalikong dengan pelaksana pekerjaan jelas mahendra. 

Menilik dari Perbup No.6 Tahun 2016 dalam Perbub sidoarjo tidak disebutkan adanya efisiensi anggaran pembangunan yang sudah menjadi RAB,terangnya. 

Efisiensi anggaran hanya untuk honor atau gaji kepala desa beserta perangkatnya, karena sudah ada APBDesa pungkas mahendra.(ind)

Read more...

Minggu, 10 Desember 2017

Ketua Dewan Kab Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan Jaring Aspirasi Masyarakat




SIDOARJO I Karya Rakyat -Memasuki masa persidangan ke- 1 Ketua Dewan Kabupaten Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan dari Fraksi Kebangkitan Bangsa turun diDapil IV untuk jaring aspirasi masyarakat.

Bertempat diDesa Klopo Sepuluh pada saat itu ditengah guyuran hujan tidak menyurutkan niat H. Sullamul Hadi Nurmawan yang akrab dipanggil Gus Wawan ini untuk mendengarkan serta menyerap aspirasi dari masyarakat yang ada diDapil IV ini,dihadiri tokoh masyarakat serta perwakilan masyarakat dari masing - masing Desa yang ada diKecamayan Sukodono Gus Wawan menyampaikan banyak hal, baik terkait pembangunan, pendidikan, kesejahteraan serta kesehatan.

Ia juga menampung usulan serta saran dari masyarakat serta tokoh masyarakat dan berjanji memperjuangkan setiap usulan yang masuk tandas Gus Wawan yang menjabat sebagai Ketua DPRD yang sudah mencapai sekitar 3 tahun ini. 

Selanjutnya dikatakan jaring aspirasi masyarakat ini sebagai bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat kepada konstituen dan juga menjanjikan akan rutin turun kemasyarakat,biar tahu kondisi sebenarnya yang ada ditengah masyarakat sehingga bisa memperjuangkan didewan. (Arif)

Read more...

H Ali Sutjipto Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Giat Jaring Aspirasi Masyarakat




SIDOARJO I Karya Rakyat - Bertempat dirumah salah satu warga Desa Tanjung Sari KecamatanTaman H.Ali Sutjipto anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Golkar, laksanakan jaring aspiasi masyarakat.

Acara dihadiri Kades Tanjung Sari Yunus Irwanto,tokoh masyarakat serta masyarakat perwakilan dari 24 Desa atau kelurahan yang ada diwilayah Kecamatan Taman.

Kades Tanjung Sari Yunus Irwanto dalam sambutannya sangat mengapresiasi masih ada anggota dewan yang mau turun didapilnya untuk menyerap keluhan serta aspirasi dari masyarakat. 

Dalam kesempatan lain H.Ali Sutjipto selaku wakil rakyat memberikan sambutannya,bahwa forum jaring aspirasi masyarakat ini adalah ajang komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya yang ada didewan supaya apa yang dikeluhkan masyarakat bisa tersampaikan,melalui wakilnya baik itu masalah kesehatan,pendidikan maupun pembangunan. 

Selesai acara H.Ali Sutjipto sempat melihat salah satu lokasi yang diajukan pembangunannya melalui pihaknya dengan didampingi Kades Yunus Irwanto serta beberapa tokoh masyarakat Tanjung Sari. (Arif) 

Read more...

Farid Al Fauzi Santai dan Tidak Marah Saat Balihonya Banyak Dirusak




BANGKALAN I Karya Rakyat – Salah satu Bakal Calon Bupati Bangkalan Farid Al Fauzi, menanggapi perihal adanya pengrusakan balihonya di beberapa lokasi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Politisi Partai Hanura ini mengaku sudah mendapat laporan dari timnya tentang adanya pengrusakan balihonya tersebut,namun dia sama sekali tidak marah atas tindakan orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, bahkan dia terkesan santai menanggapinya, rata-rata yang dirusak itu muka saya dihilangkan, tapi itu tidak masalah kok yang rusak sudah diganti, katanya dengan nada santai.

Salutnya, selain tidak ada rasa marah secuilpun, dia menganggap pengrusakan balihonya itu merupakan bentuk kreatifitas dari orang-orang yang ingin menurunkan pamornya menjelang Pilkada Bangkalan.

Itu hal yang biasa menjelang Pilkada,mereka tidak ingin pamor saya naik makanya wajah saya di baliho yang dirusak supaya orang-orang tidak tahu ke saya, imbuhnya.

Saat ditanya apakah ingin mengambil tindakan hukum? Sekali lagi Farid menunjukkan sikap santainya dengan menjawab tidak akan melaporkannya ke pihak yang berwajib, saya serahkan semuanya kepada tim, kalau saya pribadi tidak akan melaporkan, akan tetapi kalau tim mau mengambil langkah hukum yah silahkan, pungkasnya.(Hsn)

Read more...

Mobil Crane Ambruk Saat Bangun Gedung Sembilan Lantai di UINSA




SURABAYA I Karya Rakyat – Mobil crane yang sedang membangun salah satu gedung di UIN Sunan Ampel (UINSA) di sebelah utara fakultas Syariah dan Hukum secara mengejutkan roboh, alat berat yang mempunyai tinggi setara 9 lantai dengan gedung yang dibangun itu roboh menimpa material disamping gedung dan juga menutupi jalan.

Informasi yang diperoleh kejadian tersebut terjadi pada jam 3 sore. Sampai saat ini Polsek Wonocolo masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut. Para pekerja dan polisi pun tidak mau berkomentar dengan alasan masih mau menyelidikinya dengan cara mengumpulkan para pekerja untuk dimintai keterangan.

Tunggu dulu mas, masih mau diselidiki, jelas Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo, SH, MKn. di tempat kejadian,
Tempat kejadian perkara sampai saat sekarang masih diberi garis hitam kuning. (Hsn)

Read more...

2 Koper Dan Seorang Terduga Diamankan Densus 88 Di Ampel Surabaya




SURABAYA I Karya Rakyat - Densus 88 Polri berhasil menangkap terduga teroris berinisial MM alias Dn alias F di Jalan Ampel Kembang Nomor 25 Surabaya,Dalam proses penggeledahan itu Densus menemukan dua koper dokumen yang diduga kuat terkait gerakan ISIS.“Istri MM cukup dibilang kooperatif, karena semua dokumen yang kami perlukan langsung diberikan”, ungkap Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Ronny Suseno kepada wartawan selesai mendampingi Tim Densus 88 Polri melakukan penggeledahan di rumah MM.

Dua koper dokumen tersebut dibawa Tim Densus 88 Polri usai melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris. Ronny menjelaskan MM dibekuk karena diduga terlibat dalam gerakan terorisme kelompok ISIS di bawah kendali Abu Jandal,setelah mengendus yang bersangkutan pernah berangkat ke Suriah selama setahun pada 2013.

Ada indikasi selama tinggal di Jalan Ampel Kembang Surabaya, MM melakukan upaya perekrutan anggota baru untuk gerakan ISIS, tuturnya.

Saat ditanya,Apakah selama tinggal di Surabaya sudah berhasil merekrut anggota baru,Ronny mengatakan, nanti akan dijelaskan lebih detail oleh perwira yang lebih berwenang di Markas Besar (Mabes) Polri.

Saat ini MM masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Tim Densus 88 Polri dengan meminjam tempat di salah satu ruangan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya. (Hsn)

Read more...

Dinas PU SDA Kembangkan Sistem Irigasi Sprinkler



MALANG | Karya Rakyat - penggunaan irigasi saat ini untuk penanaman sayur dan apel masih banyak yang menggunanakan cara irigasi air permukaan,sedangkan saat ini pihak melakukan pengembangan dengan sistem irigasi sprinkler.

Kepala Dinas PU SDA,H.M Anwar menjelaskan, bahwa Irigasi sprinkler merupakan suatu metode irigasi yang fleksibel, dimana selain dapat digunakan untuk menyiram tanaman,dapat juga digunakan untuk pemupukan serta menjaga kelembaban tanah,irigasi sprinkler merupakan metode pemberian air ke seluruh permukaan lahan pertanian dengan bantuan pipa bertekanan melalui nozzle,salah satu keuntungan dari metode ini adalah efisiensi pemakaian air yang cukup tinggi, jelasnya.


Sistem ini akan diterapkan di Desa Poncokusumo Kecamatan Poncokusumo,karena tanaman sayuran dan juga apel banyak terdapat disana sehingga,sistem ini sangat cocok,sedangkan dananya menggunakan dana BK Provinsi melalui kegiatan peningkatan jaringan irigasi,pada tahun 2017 Dinas PU SDA melaksanakan pemasangan pipa lateral sepanjang 3.500 m yang dapat melayani daerah irigasi seluas 155 Ha, adapun nozzle atau head sprinkler menggunakan dana swadaya masyarakat desa Poncokusumo. (yon/so)

Read more...

Penggunaan Dana Desa Harus Diketahui Warga



SIDOARJO I Karya Rakyat - Pemasangan baliho yang bersllogan dan bertuliskan anggaran dana yang masuk kedesa harus ditunjukkan kepada warga, hal ini juga dilakukan Desa Suko Kecamatan Sukodono.

Kepala Desa Suko H.Muh Ikhsan mengatakan, terkait dengan pemasangan baliho mengenai dana yang masuk ke desa merupakan pengumuman agar warga mengetahui apa yang dilakukan perangkat desa terkait dana yang dikelola desa.

Mengenai warga Desa Suko, pihaknya memberikan apresiasi karena warganya sangat kritis dengan kegiatan yang ada di desa, sehingga perangkat desa betul betul harus bisa memegang amanah yang diberikan warga,tegasnya.

Untuk pelayanan sendiri selalu ditingkatkan terutama dalam kepengurusan yang berkenaan dengan surat menyurat maupun yang lain.


Terkait dengan kepengurusan surat tanah yang mempunyai tingkat kerawanan paling tinggi,maka Kades menjelaskan kalau kepengurusan tanah ini kita memang extra hati hati,karena ini menyangkut hak seseorang, jadi kita tidak gegabah, untuk itu saya bekerjasama dengan BPN setempat sehingga permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan baik.(yanto)

Read more...

Jumat, 08 Desember 2017

Kasatreskrim Baru Janji Siap Berangus Kriminal Ditempat




BANGKALAN I Karya Rakyat -Kasatreskrim Polres Bangkalan yang baru AKP Jeni Al Jauza menyampaikan,bahwa dia janji siap memberangus para pelaku kriminal  ditempat yang ada di wilayah Kabupaten Bangkalan.Semua itu dia sampaikan setelah acara sertijab Kasatreskrim Polres Bangkalan,Jumat (8/12/2017).
Dalam acara yang bertempat di Gedung Serbaguna Polres Bangkalan itu tak hanya Sertijab Kasatreskrim saja,namun juga Sertijab Kabag Ops yang lama Kompol Agung Setiono ke Kabag Ops yang baru yaitu Kompol Nur Halim,serta sertijab rotasi empat Polsek jajaran. 
AKP Jeni Al Jauza Kasatreskrim Polres Bangkalan mengatakan,insya alloh saya akan meneruskan apa yang telah dilakukan oleh Kasatreskrim yang lama AKP Anton Widodo,katanya.

Perwira yang pernah menjabat Kasatreskrim di Kabupaten Sampang tersebut menyampaikan akan cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja barunya di Polres Bangkalan.
Menurut saya tidak akan beda jauh lah dengan situasi yang ada di Kabupaten Sampang dimana saya pernah bertugas dulu,tuturnya.
Sebelumnya, ia juga pernah menjabat Panit II Unit III Subdit III Ditreskrimum Polda Jatim, karena itu dia berjanji akan menggasak setiap pelaku kriminal terutama begal.
Kebiasaan di Polda kita memang seperti itu. Jadi tetap akan kita terapkan di Kabupaten Bangkalan yang memang banyak kejadian kriminal utamanya begal,pungkasnya.(Hsn)

Read more...

Babinsa dengan Warga Sidodadi Saat Memperingati Maulid Nabi




SURABAYA I Karya Rakyat–Terlihat suasana menyenangkan dan kedekatan antara prajurit Kodim 0831/Surabaya Timur bersama warga masyarakat Kelurahan Sidodadi,dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, gelaran itu berlangsung di Kampung Seng Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto.
Serda Tamrin menuturkan, Giat ini sebagai sarana komunikasi sosial dengan masyarakat dan tokoh agama sidodadi,dengan kebersamaan ini kami berharap dapat berlangsung terus menerus dengan tujuan membangun kemanunggalan TNI dan rakyat tentunya dengan adanya komunikasi yang baik endingnya nanti dapat mewujudkan ruang, alat dan kondisi yang tangguh,”pungkasnya. (Hsn)

Read more...

Pasca Diambil Alih Pemprov SMA dan SMK di Kabupaten Bangkalan Berjalan Normal




BANGKALAN I  Karya-Rakyat – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur menilai SMA dan SMK di Kabupaten Bangkalan pasca pengalihan masih normal-normal saja,namun meski demikian Disdik Jatim meminta pihak SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Bangkalan untuk mengelola keuangan sesuai dengan aturan yang ada.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Pemprov Jatim di Bangkalan Arif Khamzah. Menurutnya sampai saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pengawas pendidikan tingkan SMA yang ada di Kabupaten Bangkalan.
Dari hasil koordinasi kita dengan pengawas SMA dan SMK di Kabupaten Bangkalan masih normal-normal saja kok tidak ada masalah,ujarnya.
Kendati demikian ia tetap menghimbau kepada pihak SMA dan SMK agar menjalankan sistem pendidikan dan pengelolalaan keuangan sesuai dengan aturan yang sudah ada,termasuk penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
Semenjak diambil alih Provinsi,SMA dan SMK boleh menarik SPP dengan ketentuan yang berlaku, selain itu juga ada BOS silahkan itu digunakan terlebih dahulu,imbuhnya.
Lebih lanjut dijelaskan, jika misalkan pihak sekolah membutuhkan biaya tambahan untuk keperluan laninnya,maka harus terlebih dahulu untuk melakukan koordinasi dangan pihaknya melalui Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) yang dibuat masing-masing sekolah.
Jadi tiap tahun sekolah itu wajib membuat RKAS dengan koordinasi dengan Disdik Jatim terlebih dahulu,untuk di evaluasi apakah RKAS itu sudah sesuai dengan kebutuhan sekolah,” tuturnya.
Jika misalkan lanjutnya,ada pihak sekolah yang menarik sumbangan selain SPP, hal itu juga sudah pasti masuk dalam RKAS yang telah disetujui oleh Disdik Jatim dengan syarat tidak boleh memberatkan siswa dan wali siswa yang ada di sekolah tersebut.
Menarik sumbangan tidak masalah asalkan sesuai dengan RKAS yang telah disetujui,itupun dengan syarat kalau siswa yang benar-benar tidak mampu tidak diwajibkan membayar sumbangan, pungkasnya. (Hsn)

Read more...

Jumat, 01 Desember 2017

Ketua KPU Se Indonesia Dan Ketua KPU RI Menanam Pohon Demokrasi Di Bangkalan




BANGKALAN I Karya Rakyat, - Pelaksanaan Pemilu di Indonesia sangat banyak menyerap energi alam, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,Ketua KPU RI Arief Budiman berasama Ketua KPU se - Indonesia melakukan penanaman pohon demokrasi di kabupaten Bangkalan.
Menanam pohon demokrasi ini adalah bentuk kepedulian KPU terhadap lingkungan, dan cara kami menjaga lingkungan salah satunya,yaitu dengan cara menanam pohon,  sebab pemilu menyerap energi alam yang sangat besar,” tutur Arief Budiman  di sela-sela acara penanaman pohon demokrasi di halaman kantor KPU Bangkalan Yang baru.
Arief Budiman menjelaskan, jika melihat kebutuhan produksi logistik pemilu  yang berbahan kertas,maka butuh  berton ton kertas dalam memproduksi logistik,mulai dari surat Suara, formulir, poster dan baliho yang kesemuanya itu berbasis kertas yang bahan baku kertasnya dari pohon, belum lagi para pekerja-pekerja kita minumnya, airnya  disimpan diakar-akar pohon, makanya penaman pohon ini bentuk salah satu simbol kita dalam menyerukan pemilu harus ramah lingkungan, jelasnya.
Agar dalam pelaksanaan pemilu serentak nanti tetap ramah Lingkungan,Ketua KPU RI mengingatkan kepada para kandidat supaya tidak menggunakan bahan kampanye yang tidak bisa diurai dan dilarang memasang alat peraga kampanye yang dipaku di pohon, kita ingatkan kepada para kandidat, tidak boleh memaku bahan kampanye di pohon, tidak boleh bahan bahan kampayenya tersebut dibuat dari bahan bahan yang tidak bisa terurai oleh alam seperti plastik,imbuhnya.
Sementara itu Ketua KPU Bangkalan, Fauzan Jakfar mengatakan “Pohon demokrasi yang ditanam di bangkalan oleh Ketua KPU RI bersama 34 Ketua KPU propinsi se Indonesia akan dijaga dan dirawat IsyaAllah pohon demokrasi yang di tanam ini akan kami jaga dan kami rawat,” ucap Fauzan.
Dipilihnya Kabupaten Bangkalan sebagai tempat penanaman pohon demokrasi ini, kata Fauzan  karena Ketua KPU Ri ingin bernostalgia di kabupaten dengan sebutan kota Dzikir dan sholawat ini.Kenapa penanaman pohon ini dilakukan di bangkalan, mungkin Ketua KPU RI ingin bernostalgia, karena dia juga bagian dari masyarakat Bangkalan,  atau munkin ia ingin menitipkan pesan,karena KPU Bangkalan mempunyai pengalaman yang luar biasa dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan wakil bupati pada tahun 2012 lalu,pungkasnya.(Hsn)

Read more...

Satu Desa di Bangkalan Dapat Bantuan Pick Up



BANKALAN i Karya Rakyat - Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi beri bantuan 21 mobil pick up ke sejumlah desa di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Bantuan tersebut diambilkan dari dana alokasi khusus afirmasi, bidang transportasi Tahun 2017. Bantuan mobil disalurkan lewat Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan. 
Kepala Dishub, Ram Halili mengatakan puluhan mobil itu tiba sejak Oktober lalu, akan tetapi baru disalurkan 30/11/2017 atau 1,5 bulan kemudian. Lambannya penyerahan, imbuhnya,karena harus menyeleksi desa calon penerima.
Hambatan lain karena menunggu petunjuk dari Bupati Bangkalan,dampai hari ini belum bisa ketemu bupati, tapi menurut beberapa orang terdekatnya, bantuan bisa langsung segera disalurkan, hari senin, saya akan coba lagi menghadap langsung,jelasnya, Kamis, 30 Desember 2017.
Untuk calon desa penerima, dia melanjutkan syarat utamanya cuma satu yaitu desa tersebut memiliki koperasi,baik koperasi wanita, koperasi pertanian dan badan usaha milik Desa atau Bumdes,bantuan mobil disalurkan ke koperasi untuk meningkatkan dan mempermudah transportasi usaha yang digeluti semua koperasi. “desa yang tidak punya koperasi, tidak bisa menerima bantuan,tutur dia. 
Ram Halili berharap mobil tersebut tidak disalahgunakan. Secara berkala,tim dishub akan memantau penggunanannya secara langsung.(Hsn)


Read more...

Selasa, 28 November 2017

Proyek Pekerjaan Jalan Bulang Prambon Rugikan Pedagang Dan Warga Yang Terdampak





SIDOARJO I  Karya Rakyat - Proyek pekerjaan  jalan Bulang Prambon, berdampak merugikan banyak para pedagang yang berada di lokasi pekerjaan tersebut,para pedagang yang terdampak langsung oleh proyek tersebut dengan terpaksa menutup usahanya atau tempat dagangannya.

Bagaimana tidak,para pedagang yang terdampak langsung oleh proyek pekerjaan jalan tersebut dengan terpaksa harus menutup dagangannya, dengan demikian perputaran ekonominya menjadi berhenti,namun para pedagang-pedagang tersebut tidak mendapat kompensasi dari pemerintah atau dinas PUPR terkait dan kontraktor pelaksana proyek pekerjaan jalan bulang-prambon.

Sempat ada beberapa pedagang yang nekat untuk melanjutkan untuk membuka dagangannya. Salah satunya adalah pedagan makanan jadi dan sayuran namun usaha mereka tetap gagal dan sia-sia.

Saat di konfirmasi awak media terkait mengapa mereka nekat meneruskan usah dagangannya. Salah satu pedagang mengatakan,untuk melanjutkan perputaran ekonominya demi menghidupi keluarga, namun usaha kami sia-sia dan mubazir karena dagangan kami tidak laku, karena banyak pelanggan kami tidak ada yang mau datang sebab akses jalannya di tutup ujar salah satu pedagang yang tidak mau disebut namanya.

Dia berharap ada solusi dari pemerintah atau dinas PUPR terkait dan kontraktor pelaksana pekerjaan Bulang Prambon untuk memberi kompensasi bagi pedagang yang terdampak langsung,sebab dengan adanya proyek jalan tersebut banyak pedagang yang dirugikan selama proses pekerjaan jalan tersebut,karena penghasilan sehari harinya adalah berdagang, itu sebabnya kami berhak ada perhatian dari pemerintah dan kontraktor untuk nasib keluarga para pedagang yang hanya mengandalkan berdagang, tegasnya.

Ironisnya, dengan ditutupnya akses jalan Bulang Prambon karena ada proyek pekerjaan jalan maka tutup pula usaha dagangan mereka yang sehari hari hanya mengandalkan berdagang untuk perputaran ekonomi keluarga, tetapi mereka harus kehilangan mata pencaharian selama proses pekerjaan jalan berlangsung dan tidak ada kompensasi dari dinas terkait dan kontraktor pelaksana pekerjaan. (Iud/ind)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA