MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Rabu, 19 Maret 2014

Peledakan Kubah Kelud Cuma Isu


KEDIRI | Jatimnet - Kondisi hujan dipuncak Gunung Kelud turun ke jalan lahar Laharpang sebenarnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan, Keterangan, hal itu karena jalan lahar ini tidak berhulu langsung di Kelud.
Yang mungkin perlu di waspadai, mungkin jalan Laharpulo yang berhulu langsung di Kelud. Kalau warga percaya dengan berita berita miring yang katanya ada warga yg dapat mimpi atau orang yang meramal itu justru yang bikin warga makin heboh panik.
Adanya isu yang menyebar bahwa akan adanya ledakan dasyat diantara Gunung Kelud dan Gunung Gajah Mungkur yang akan terjadi tanggal 20/03/2014 pagi menjadikan warga tambah semakin resah, dan belum tahu kebenarannya namun masyarakat diharapkan tetap waspada.
Menanggapi isu tentang akan adanya peledakan diantara Gunung Kelud dan Gunung Gajah Mungkur besuk tanggal 20 Maret 2014 Pagi dan isu tentang rencana evakuasi warga sekitar Desa Satak Kecamatan Puncu dan Desa Kebonrejo Kecamatan Kepung, itu TIDAK BENAR.
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno melalui dinas Komunikasi dan Informatika Ir. Adi Suwignyo, M.Si menghimbau kepada kepada masyarakat yang bersada di aliran sungai yang berhulu dari Kelud untuk TETAP WASPADA,
Hal ini karena mengingat musim hujan masih ada dan material Vulkanik Pasca Erupsi yang diatas masih banyak bila terjadi hujan lebat dimungkinkan berpotensi terjadi lahar hujan sehingga kewaspadaan masyarakat menjadi tanggung jawab seluruh warga yang rumahnya berdekatan dengan sungai yang dilewati lahar hujan.
Kepada petani diwilayah terdampak Erupsi Gunung Kelud yang telah mendapatkan bantuan benih segera menanam terutama Jagung dan Sayur – sayuran. Dengan harapan masyarakat segera bangkit dari kesedihan dan segera memulai bercocok tanam bagi masyarakat yang mempunyai lahan sawah.
Dengan merebaknya isu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri Jawa Timur meminta masyarakat tetap tenang dan mengabaikan kabar miring yang meresahkan tersebut.
"Konsentrasi kami saat ini adalah pemulihan trauma di kalangan masyarakat. Kami sangat menyayangkan beredarnya isu-isu yang membuat masyarakat resah. Kami meminta supaya masyarakat mengabaikan isu tersebut, karena tidak benar," ujar Bupati Kediri Haryanti Sutrisno dalam jumpa pers, Rabu (19/3/2014)
Komandan Commander Satlat Penanggulangan Bencana dan Pengungsian (PBP) Kabupaten Kediri Letkol Inf Heriyadi secara tegas mengancam akan menangkap pelaku pengedar isu peledakan kubah Kelud. Kodim 0809 Kediri saat ini telah menerjunkan tim intelijen untuk meringkus pelaku.
"Kami sudah memerintahkan intelijen turun untuk mencari pelaku pengedar isu tidak bertanggung jawab itu. Intelijen akan menangkap pelaku untuk kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Komandan Kodim (Dandim) 0809 Kediri itu.
Dandim mengakui isu miring yang beredar dimasyarakat sangat beragam. Selain kabar peledakan kubah Kelud, juga muncul isu letusan susulan Kelud yang lebih dahsyat serta isu turunnya lahar dingin dalam volume besar pada hari Kamis (20/3/2014) malam besok.
"Saya amati lokasi, cukup sensitif terhadap informasi kurang bagus, seperti masyarakat di Puncu sana. Katanya akan ada peledakan di kawah Kelud, pada 20 Maret besok, kemudian akan ada lahar dingin yang muncul tepat pada malam Jumat besok.
Bahkan ada warga di Desa Satak yang sudah menyiapkan tempat kalau ada letusan lagi," ujar Dandim. Menurut dia, banyak kepentingan dibalik beredarnya isu-sisu miring seputar Kelud. Diantaranya, apabila masyarakat takut, maka akan pergi, sehingga ternaknya dijual dengan murah.
"Semua informasi itu jelas tidak benar. Termasuk informasi akan ada peledakan di terowongan, itu tidak benar. Kami masih mempelajari rekomendasi dari PVMBG terkait menyikapi dampak erupsi Kelud," jelas.
Isu peledakan kubah Kelud beredar di masyarakat lereng gunung, sejak beberapa hari terakhir. Kubah lava dan terowongan dikabarkan akan diledakkan karena dipenuhi material letusan.
Menurut isu tersebut, apabila sumbatan material vulkanik tidak dihilangkan, dikhawatirkan akan sangat berbahaya, pada erupsi berikutnya.(Din/Put)
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Masykuri Ikhsan menjelaskan Kelud sudah memuntahkan sebanyak 120 juta meter kubik material dari perut bumi. Dari total material letusan, sisa yang tertinggal kurang lebih 60 juta meter kubik.
"Menurut Mbah Surono, material letusan yang tertinggal di Kediri sebanyak 50 persen dari total material, atau sekitar 60 juta meter kubik. Ini yang kemudian kita antisipasi dampaknya, apabila turun hujan deras. Namun, kita pastikan kantong lahar yang ada masih bisa menampungnya," tegas Masykuri
"Menurut Kantor KPPT, kapasitas kantong lahar di Kediri masih bisa menampung tiga kali letusan Gunung Kelud. Tetapi kami masih minta surat tertulis hasil analisis itu," ujarnya.

BERITA SEBELUMNYA