Perayaan Natal Ditengah Lingkungan Muslim Madura
Pamekasan | Jatimnet - Perayaan hari Natal tahun 2013 bagi umat Kristiani, yang berlangsung ditengah-tengah kentalnya tradisi Islam di Pulau Madura tetap berlangsung dengan khidmat dan tanpa gangguan dari pihak manapun.
Jikapun tanpa dikawal oleh pihak kepolisian, perayaan Natal tersebut rasanya tidak akan terganggu, sebab warga Muslim Madura merupakan penganut Islam yang taat, dan mempelajari Islam secara kaffah (menyeluruh), sehingga mengganggu peribadatan ummat non Muslim, bukan salah satu ajarannya.
Stigma keras dan bringas yang disandangkan kepada orang Madura, bukanlah pada wilayah perbedaan agama, atau perbedaan cara berfikir, tetapi lebih pada harga diri dan penistaan agama, jika itu yang terjadi, maka akan berbeda jalan ceritanya.
BERITA SELENGKAPNYA














