MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Jumat, 19 Februari 2010

Kebijakan Kabinet Indonesia Bersatu Part II

Mabes Polri Bubarkan Polwil
Jatimnet, Online - Terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kali kedua pada masa jabatan periode tahun 2009 -2014, mau atau tidak mau harus diakui bahwa masyarakat memilih karena memang masih menginginkan Indonesia dipimpin SBY yang berbasis militer.
Dalam masa kepemimpinanke dua ini, program kerja 100 hari awal kepemimpinannya kembali digelar. Dalam mengawali kepemimpinannya bersama Budiono mengeluarkan kebijakan 100 hari kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).
Dalam penerapan KIB part 2 ini, SBY melakukan perombakan besar-besaran di lembaga Kepolisian RI, seluruh Polwil dan Polwiltabes dibubarkan. Saat ini, di masing-masing Polwil dan Polwiltabes yang ada disibukkan persiapan pembubaran.
Di Indonesia, saat ini terdapat 23 Polwil, 13 Poltabes dan 4 Polwiltabes bakal dilebur, sedangkan satuan kepolisian terkecil di Polri dan posisi berada di bawah Polsek yaitu Pospol (Pos Polisi) yang ada akan berubah menjadi Sub Sektor.
Dengan adanya pembubawan Polwil, Poltabes dan Polwiltabes, ribuan personil Polri yang dinas di lembaga kepolsian Tingkat Polwil secara otomatis terlikuidasi dan akan menempati posisi baru. Mereka bakal diperbantukan di Polres serta Polsek setempat.
Tentang kapan secara resmi pembubaran Polwil, saat ini semakin mendekati karena rencana program restrukturisasi organisasi Polri telah selesai dikerjakan. Irjen (Pol) Edward Aritonang Kadiv Humas Mabes Polri, belum lama ini mengatakan "Akan ada restrukturisasi organisasi, salah satu konsepnya (adalah) melikuidasi Polwil,"
Sedang soal likuidasi tersebut, dikatakan oleh Edwar sesuai dengan tuntutan Undang-undang Kepolisian tentang penyesuaian struktur organisasi Polri dengan struktur pemerintahan.
Edwar juga mengatakan bahwa Polri setara (dengan) Kementerian, Polda setara Pemda Provinsi, sementara Polres dan Polsek setara Kabupaten dan Kecamatan. Dikatakan Edward lagi, bisa saja Polres setempat yang dihapus, sementara Polwil yang ada akan ditingkatkan menjadi Polresta.
Sementara para personilnya akan digabungkan dan dimutasi ke satuan lainnya yang membutuhkan. "Kita akan mengembangkan organisasi ini sesuai dengan perkembangan pemerintahan," tambah Edward.
Dari berbagai sumber yang diperoleh redaksi, perubahan sistem dengan pembubaran Polwi, di Polwil Malang terdapat sekitar 418 personil yang nantinya bakal menerima kebijakan dan menempati posisi baru.
Sementara itu, di Polwil Kediri beberapa personil terlihat mulai mengemasi sejumlah barang bukti dan peralatan inventaris markas Polwil Kediri. Perkara yang sedang ditangani pihak Polwil dilimpahkan di tingkat Polres dan yang terkait.
Komisaris Polisi Rony Kimbal Kasubbag Reskrim Polwil Madiun, di saat mendekati pembubaran Polwil Madiun , mengatkakan bahwa berkas perkara yang ada di Polwil akan diserahkan ke Polres.
Pelimpahan yang disampaikan Polwil Madiun ke Polresta Madiun, diantaranya terdapat berkas kasus korupsi yang melibatkan anggota DPRD Kota Madiun periode 1999-2004 yang terus dikebut untuk segera diselesaikan.
Dua kasus korupsi yang ditangani Polwil Madiun yang dikebut penyelesaiannya adalah korupsi 16 mantan anggota dewan Kota Madiun periode 1999-2004 berdasarkan audit BPKP merugikan negara sebesar 8,3 miliar rupiah, dan korupsi 4 mantan pimpinan dewan Kab Ponorogo pada periode yang sama.(Red)

Read more...

Kamis, 18 Februari 2010

Gelar Sidang Perdana Di PN Tulungagung

Tulungagung,Jatimnet Media Online – Tiga orang yang melakukan pemerasan dan berhasil ditangkap ketika sedang akan menerima uang yang diminta, masing masing Anton Rafita Parlindungan Siagian S.ST (wartawan) alamat Jl. Kacapiring no. 24 RT.03 RW. 14 Desa/Kec. Kepanjenkidul Kabupaten Blitar.
Victor Tampubolon (40) swasta alamat RT.3 RW.1 Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri dan seorang lagi Luhut Pertamuan Siagian (21), swasta , alamat Jl. Nakulo , No. 14 Kecamatan. Kademangan Kabupaten Blitar.
Mereka menjelang akhir tahun 2009 lalu melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah SD dan telah tertangkap anggota jajaran Polres Tulungagung, Saat penangkapan tersebut, AKP Reta Handiana Kapolsek Kalidawir pada Jatimnet Media Online.
AKP Reta Handiana mengatakan ”Kita melakukan penangkapan berdasarkan laporan para kepala sekolah yang merasa jadi korban yang dilakukan oleh tiga oknum tersebut, Tersangka sekarang dalam proses pemeriksaan di Mapolres Tulungagnung”.
Sementara itu, ditempat terpisah KBO Serse Polres Tulungagung Iptu Siswanto diruang kerjanya (saat itu 22/12/09) mengatakan ”Ketika kami ringkus saat penyerahan uang dari Kasek Sutrisno dan Nurkholis disebuah warung Bakso ’Uenak Coy’ didekat kantor Kecamatan Ngunut pukul 11.30 wib.
Rekontruksi terhadap perbuatan ke tiga pelaku telah dilakukan dan di TKP (tempat kejadian perkara) penyerahan uang dari korban yang diminta ke tiga pelaku dan penyerahan dilakukan di warung bakso ’Uenak Coy’ depan Kantor Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.
Informasi yang diterma Jatimnet media Online, Kamis 18/02/2010 pukul 13.00 wib kali pertama di Pengadilan Negeri (PN) Tulungagung akan digelar sidang kasus pemerasan tersebut dengan menghadirkan sejumlah saksi.(Yu-San)

Read more...

Rabu, 17 Februari 2010

Operasi Miras Polres Tulungagung

Tulungagung,Jatimnet Media Online – Miras (Minuman Keras) dalam peredarannya dilakukan dengan aturan yang ketat, karena Miras merupakan salah satu unsur Pekat (Penyakit masyarakat) yang dapat menimbulkan tindakan pelanggaran hukum lainnya.
Hal itu karena tetah sering terjadi pengomsumsi miras bertindak diluar kesadarannya. Perkelahian, pengerusakan dan tindakan melawan hukum lainnya tidak sedikit akibat pelaku telah mengonsumsi miras sebelumnya.
Baru-baru ini di jajaran Polres Tulungagung dalam melaksanakan operasi pemberantasan miras telah berhasil mengamankan miras produksi luar negeri di Cafe Dinasty Tulungagung.
Penyitaan miras di Cafe Dinasty milik pengusaha sarana trasportasi ternama di Tulungagung yang dilakukan merupakan prestasi bagi jajaran Polres Tulunggung dalam memangkas kriminalitas yang bersumber dari pengonsumsi Miras.
Peredaran Miras di wilayah Karesidenan Kediri, dari hasil investigasi jatimnet tergolong cukup besar. Hal ini karena terdapat agen miras besar yang berada dikawasan Wlingi Blitar. Sedang Surabaya di kawasan Kawatan terdapat agen super besar baik miras lokal maupun import dan memiliki gudang di daerah Dupak Surabaya.(Yu-San)

Read more...

Selasa, 16 Februari 2010

Warga Temukan Granat & Mortil Di Sungai Brantas

Peninggalan Zaman Perang
Kondisinya Masih Aktif
Kediri,HAPRA Indonesia - Pada hari jumat sekitar pukul 8 pagi (12/2) warga Bandar Ngalim gang 1 RT 08, RW 02 Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri di kejutkan dengan adanya penemuan 1 buah mortil dan 1 buah granat.
Di ketemukannya mortil dan granat itu secara tidak sengaja oleh seorang warga bernama Rudi (42) sewaktu mencari pasir di sungai brantas, yang memang pekerjaan sehari-harinya mencari pasir di sungai brantas dengan cara tradisional yaitu dengan cara menyelam dan memakai tomblok (kerenjang).Selengkapnya.....

Read more...

Senin, 15 Februari 2010

Di LP Tulungagung Ada Oknum Algojo

Aniaya Tahanan Sampai Babak Belur
Karena Tak Memberikan Uang
Tulungagung,Jatimnet Online – Napi LP Tulungagung bernama Ndorid Sudarmanto (34) telah dianiaya Josaphat Iwan Yustanto staf LP Tulungagung. Menurut sumber jatimnet Online, kejadian tanggal 0/02/2010 lalu berawal Ndorid diintai uang oleh Yustanto.
Karena saat itu korban tidak memberikan karena tidak memiliki uang, akhirnya korban dianiaya pelaku sengingga babak belur dan mengalami luka cukup serius di bebberapa bagian tubuhnnya.
Kondisi korban yang mengenaskan akibat penganiayaan, diketaui istri korban saat embesuk ke LP. Istri korban mengetahui kondisi demikian, akhirnya peristiwa pemalakan disertai penganiayaan yang dilakukan oknum staf LP Tulungagung dilaporkan ke Polres Tulungagung.
Penganiayaan itu terjadi, ketika korban seusai disidang di PN dan akan diasukkan ke LP, saat itulah korban yang dimintai sejumlah uang oleh pelaku berjanji kapan-kapan alau sudah mememiliki uang. Janji itu baru diucapan dan pelaku langsung menganiaya.(Yu-San-sul)

Read more...

Warga Kuncen Dirampok

Sikat Emas 25 Gram & Uang Tunai Rp 17 juta
Tulungagung Jatimnet Media Online – Perampokan di Desa Kuncen Karangreja Tulungagung berhasil menggondol emas seberat 25 gram dan uang tunati Rp 17 juta. Dari keterangan sejumlah saksi, pelaku menggunakan mobil Avansa.
Pelaku perampokan terlihat sebanyak 4 orang, mobil Avansa nopol N 199 NZ yang ditumpangi perampok diparkir didalam pagar. Sopir tetap didalam mobil dan 3 pelaku lainnya turun menjalankan aksinya.
Peristiwa 14/02 2010 malam hari, diantara pelaku memakai jaket warna coklat,rabut keriting dan tubuhnya kurus. Para pelaku saat ini masuk DPO (Daftar Pencarian Orang) dan sedang diburu pihak Polres Tulungagung. (Yu-San-Sul)

Read more...

Sabtu, 13 Februari 2010

Diketemukan Mayat

Di Lahan Eks Tambak Udang Milik Sony Triple S Kediri
Tulungagung, jatimnet Media Online – Pada hari Sabtu 13/02/2010 pukul 10.00 ditemukan mayat dibawah bongkahan tanggul dibekas tambak udang milik Sony PT Triple S Kediri.
Namun lahan tersebut saat ini tak jelas milik siapa. Sumber warga setempat mrngatakan bahwa sehari-hari lokasi tersebut digunakan sebagai lahan pertanian masyarakat setempat.
Sumber di lokasi kejadian mengatakan korban bernama Sumini (50) warga Dusun Sinie Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. menurut informasi dari TKP (tempat Kejadian Perkara), pada kejadian naas korban berupaya untuk membuka pintu air untuk membuang air yg mengenang.
Saat upaya dilakukan, tiba-tiba benteng ambrol menimpa korban. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah. Lurah Kalibatur di TKP membenarkan kejidian tersebut.
Lurah Kalibatur mengatakan "Saya sudah minta pada Kapolsek Kalidawir agar tidak usah sampai atas cukup visum disini terus kita makamkan, sekaligus menghimbau agar didirikan Pos Pol Airut bila ada kejadian cepat teratasi.(Yusan)

Read more...

Unit Tipiter Polres Tulungagung

Amankan 22 Calon TKW Korban TP Sinergi Bina Karya
Tulungagung, jatimnet media online - Sebanyak 22 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mendaftarkan diri di PT Sinergi Bina Karya Tulungagung, 12/02/2010 kemarin sekitar pukul 14.00 wib diamankan Unit Tipiter Polres Tulungagung.
Dari 22 perempuan para calon TKI yang akan mencari pekerjaan ke luar negeri melalui PT Sinergi Bina Karya Tulungagung, 13 orang berasal dari Tulungagung dan 9 lainnya berasal dari Surabaya, Kediri, Malang dan Jawa Tengah.
Setelalah ditangp, selanjutnya pelaku dan 22 (dua puluh dua) para calon TKI tersebut diamankan di Sat Reskrim Unit Tipiter Polres Tulungagung guna proses penyidikan lebih lanjut.Berita Selengkapnya

Read more...

Jumat, 12 Februari 2010

Habis Mabuk Dari Lokalisasi Plosorejo

Selip , Kejebur Sungai Hingga Meninggal
Banyuwangi, jatimnet media online – Warga Desa Kedungrejo, kemarin 11/02/2010 digemparkan adanya 2 orang yang mengendarai motor dalam keadaan mabuk masuk sungai setelah selip menabarak tepian jembatan.
Kedua orang tersebut, Yakin (25) status lajang dan Poniman (30) berkeluarga. Keduanya warga Kelurahan Kedungejo kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. Saat itu beberapa saksi mengatakan bahwa sebelum masuk keduanya diketemukan telah meninggal di bawah jembatan, mereka mabuk di lokalisasi Plosorejo Kecamatan Muncar.
Kendaraan yang digunakan menabarak jembatan dan mereka terpental masuk ke sungai motor milik Yakin yang saudaranya baru pulang bekerja di Malaysia. Motor yang dikendarai Suzuki Satria warna hitam kondisi masih baru.
Saat mengendarai motor dan Yakin menggunakan celana pendek dan kaos warna kuning,sedang Poniman hanya menggunakan celana pendek. Mereka saat diketemukan telah tergeledak dibalam sungai yang kebetulan sedang kering dan ada sedikit air kubangan air.
Setelah dilaporkan, Polsek Muncar, jenasah setelah dievakuaisi langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dengan ambulance dari PKU Muncar. Mereka Jatuh dan masuk sungai hingga meninggal, selip dengan sendirinya akibat mabuk.(West/Nik)

Read more...

Kamis, 11 Februari 2010

Ditinggal Mekmati Nasi Lodo Diwarung

Kaca Mobil Dipecah Isinya Di Jarah
Tulungagung, Jatimnet Media Online – Gara-gara perut lapar dan mampir makan di warung nasi lodo, barang berharga di mobil lenyap dijarah. Total kerugian akibat barang-barangnya dijarah, total mencapai Rp 45 juta.
Drs. Bambang Agus Susetyo,MM.Mp (50) tempat tinggal Jl Kapten Kasihin no 28 Plandaan Kabupaten Tulungagung, mengatakan bahwa kejadiannya Rabu 10/02/2010 sekira pukul 15.25 Wib, mampir ke warung nasi lodo milik Yusuf Jl.Abdul Fatah Botoran Tulungagung.
Saat menikmati menu nasi Lodo, mobil Grand Vitara warna Silver milik Bambang diparkir tak jauh dari warung.Setelah selesai makan, mendapati kaca mobilnya sudah pecah dan barang berharga didalam mobil telah raib.
Barang-barang yang dijarah. 1 buah tas berisi laptop merk acer, 1 buah tas coklat berisi 2 buah handphone merk Nokia, 1 buah buku tabungan BCA, 1 buku tabungn BRI, 1 buku tabungan Bank Jatim, 1 buku tabungan BPR Jatim serta uang tunai Rp 20 juta.
Dari jumlah barang yang ada didalam mobil dan uang tunai total kerugian Rp. 45 juta. Seentara itu sumber Hapra menyebutkan bahwa pelaku penjarahan dua orang mengendarai motor Honda Megapro warna hitam tahun 2004 memakai jaket warna hitam dan belakang berwarna orange.
Sementara teridentifikasi pelaku memiliki ciri-ciri tubuh tingngi bambut keriting. Pihak Polres Tulungagung saat ini sedang mengumpulkan data untuk mengejar pelaku penjarahan barang milik Bambang pekerjaan PNS Kabupaten Tulungagung. (YuSan)

Read more...

Rabu, 10 Februari 2010

Diduga Tersangkut Soal Dana Partai

Besok Pukul 09.00 wib Dilakukan Panggilan Terakhir

Tulungagung,jatimnet media online – Nn bendahara DPC PDIP alamat Jl.Stasiun Tulungagung diduga ada masalah keuangan intern partai. menurut info yang layak dipercaya, Nn telah dipanggil sebanyak dua kali oleh DPC PDI-P.
Pemanggilan kepada Nn, dikatakan oleh nara sumber bahwa pemanggilan tersebut untuk hadir dan pihak DPC-PDIP meminta pejelasan tentan keuangan kepada Nn.
Sumber juga menjelaskan bahwa besok 11/02/2010 pukul 09.00 wib pagi merupakan pemanggilan terakhir yng diberikan partai untuk Nn, jika panggilan terkhir tersebut tak dindahkan, mamak pihak PDIP akan melakukan tindakan.
Kabar terakhir yang diterima redaksi pukul 19.15 wib tadi, mengatakan bahwa akan dilakukan penjemputan paksa dari pihak PDIP kepada Nn. (Yu$@n)


Rabu 10 Pebruari 2010

Tim Tele Matika Polda Jatim Di Polres Tulungagung
Beri pengarahan Peningatan & Fungsi Unit Telematika Polres
Tulungagung,Jatimnet MediaOnline - Polres Tulungagung pada hari Selasa 9/02/2010 kedatangan tamu dari Tim Supervisi Telematika Polda Jatim. Tim yang hadir tersebut diterima di ruang Wakapolres,
Rombongan yang dipimpin AKBP Catur yang diterima oleh Wakapolres Kompol Kingkin Winisuda,SH.S.I.K. bersama Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Susetya Budi Utama, Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Mustofa, Kasat Reskoba Polres Tulungagung AKP Soegiharjo di ruang kerja Waka Polres Tulungagung.
Selama berada di Polres Tulungagung, Tim dari Polda Jatim memberi pengarahan untuk meningkatkan peran dan fungsi unit Telematika dalam menunjang pelaksanaan tugas Kepolisian khususnya di Polres Tulungagung. (San/Res.TAG)

Read more...

Senin, 08 Februari 2010

Advokat Bawa Senpi Ditangkap

Tulungagng,jatimnet media online – Jamal,SH (70) mantan Kedes Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung, Jamal Sabtu 6/02 lalu ditangkap petugas dari Polres Tulungagung.
Penangkapan terhadap Advdokat dan mantas Kades tersebut di rumah makan ayam lodo Bu Mamik di Jl. Raya Ploso Kandang, karena diketahui membawa senjata api laras pendek jenis sofpgun, yang hanya dibekali kartu anggota DAS tanpa ada dokumen resmi.
Penangkapan tersebut menurut sumber dari Polres Tulungagungm mengacu pada Juklak (petunjuk & pelaksanaan) dari Kapolri, sekarang BB (barang bukti) diamankan di Mapolres dan Jamal dikenai wajib lapor (San/Yu)

Read more...

Sabtu, 06 Februari 2010

Jatimnet Siaga

Media WARTA JATIM
(Cetak & online )
Informasi dari pengunjung situs kami tentang peristiwa apapun disekitar kita, misalnya Wisata, Pagelaran Seni dan Budaya, Promosi Poduk Unggulan Daerah, Promosi Produk Baru, Peristiwa Hukum , Peristiwa Politik, Figur Publik dan lainnya, informasikan kepada kami untuk tayang pada situs kami dengan masa tayang yang sesuai.
Pengaduan/Informasi dan Pasang Iklan biaya murah hubungi :
EMAIL : jatimnet@yahoo.co.id
SMS : 085 233 688 886

Read more...

Kamis, 04 Februari 2010

Kembangkan Kasus Tangkap pelaku

Tulungnagung,jatimnet media online – Suroso (24) sedang naas. ia yang memiliki keahlian dalam meracik dan menjual obat jenis daftar G. Saat itu Suroso tanpa menyadari bahwa 2 orang yang ditawari ‘produknya’ adalah aparat Kepolisian.
Saat kejadan, Briptu Jonatan dan Briptu Wahyu Adi anggota Satnarkoba Polres Tulungagung sedang engembangkan serta melakukan penyelidikan, tiba-tiba Suroso warga Desa Kedaton Kecamatan Kedungwaru menawarkan obat produknya ke kedua petugas.
Kontan saja, bukan mendapatkan uang hasil penjualan, namun malah dirinya langsung saat itu juga diringkus dan mengamankan barang bukti berupa 16 butir pil double l,1 buah hp motorola,1 buah miras merk tomy stanly.
Atas pengakapan tersebut, Briptu Wahyu mengtakan bahwa tanggapannya tersebut mempunyai keahlian meracik obat daftar G yang selama ini usahanya berkedok sebagai farmasi untuk menghilangkan abi kalau sesungguhnya peracik obat jenis Narkoba. (San\ yu)
Sumber berita : hapraindonesia.com

Read more...

Selasa, 02 Februari 2010

Hari ini FKPD Tulungagung Menuju Jakarta

Perjuangkan Tunjangan Perangkat Desa Sesuai UMR
an Usia Pensiun 64 Tahun
Jatimnet media online – Perwakilan dari FKPD (Fotum Komunikkasi Perangkat Desa) Kabupaten Tulungagung hari ini sekitar pukul 10.45 wib berangkat menuju Jakarta dengan mengendarai bus Rahayu Wira Abadi Nopol AG 7523 UR.
Keberangkatan rombongan sekitar 30 orang tersebut dengan tujuan kantor DPR-RI untuk menemui Komisi 2 dan Komisi 8 untuk mengajukan tuntutan. Harapan utusan dari Tulungagung agar usia pensiun dikembalikan usia 64.
Selain itu, juga meminta tunjangan perangkat desa disesuaikan dengan UMR. Hal itu seperti disampaikan ke jatimnet media online oleh Jito selaku perangkat Desa Tanjung Kecamatan kalidarir sebelum robongan berangkat.(Bayu/San)

Read more...

Senin, 01 Februari 2010

DITINGGAL KE RUMAH ORANG TUANYA
RUMAH DIBOBOL MALING
Tulungagung,jatimnet.blogspot.com – Midah (35) wanita parohbaya tinggal sendirian di Desa Podorejo Kecamatan Sumbergempol Tulungagung, kemarin 31/01/2010 sekitar pukul 20.00 wib meninggalkan rumah untuk ke orang tuanya di Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbergempol.
Midah yang malam itu ke orang tuanya, otomatis rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong tanpa ada yang menjaganya. Rumanya kepergian Midah ada mata yang mengawasi,
Dua orang yang telah mengamai gerak gerik Midah dan merasa situasi aman, keduanya lantas berupaya masuk ke rumah yang ditinggalkan lewat pintu belakang dengan cara mencongkel pintu dengan dengan sebilah sabit.
Kedua tamu yang tak diundang,begitu berhasil masuk dan beroperasi karena merasa aman rumah dalam keadaan kosong, namun dugaan itu meleset. Suara gaduh yang ditimbulkan menjadi tetangga Midah curiga.
Tetangga yang curiga, terus mengamati sumber suara gaduh, yakin ada tamu tak diundang, selanjutnya tetangga tersebut mengecek kerurigaannya di rumah Midah. Benar juga didalam terdapat dua orang yang tak dikenal.
Yakin orang itu adalah pencuri, akhirnya berteriak untuk meminta bantuan tetangga lainnya. Akibat teriakan, tetangga lain berdatangan dan berupaya menangkap ke dua orang yang masuk rumah Midah.
Sesuai info yang didapat hapraindonesia.com di lokasi kejadian. Pelaku maam itu bertupaya menjarah peralatan shotting vidio perlengkapan manten. Seorang pelaku berhasil meloloskan diri dan seorang tertangkap
Yang saat itu tertangkap dan dibawa ke pos keamanan, bernama Erwin (30) pria ini tinggal di Desa Pulosari Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, sedang sesuai penuturan Erwin rekannya bernama Narko (30) alias Pentil.
Erwin Pelaku berikut barang bukti saat ini di Polres Tulungagung sedang Narko aias Pentil alamat Dulwungu Kecamatan sumbergempol dinyatakan buron, namun pagi tadi sekitar pukul 03.15 tadi pagi, Pentil berhasil diringkus.
Penangkapan terhadap Pentil, dilakukan pihak IPP dan buser disertai hapraindonesia.com. Saat penangkapan, Pentil berada dirumah saudaranya yang berada di Desa Sumbergempol danlangsung dibawa ke Polres untuk menghidari amuk masa. (Bayu/San)
Sumber Berita : hapraindonesia.com

Read more...

BERITA SEBELUMNYA