MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Selasa, 26 September 2017

Sudah Sewajarnya SMAN 1 Pandaan Mengantongi Segudang Prestasi



PASURUAN | Karya Rakyat - Sosok yang low profil tanpa punya pikiran negatif tentang profesi wartawan membuat Drs H Achmad zaenal Pripadi M Pd kepala sekolah SMAN 1 Pandaan Pasuruan menjadi sosok yang di segani di kalangan wartawan,memang benar jika pepatah tak kenal maka tak sayang,

Sikap dan sambutan yang baik dari pihak sekolah membuat adanya suatu kemitraan yang saling mengangkat di bidang masing-masing,k arena siapapun tahu bahwa semua instansi pemerintahan tidak luput dari element kontrol sosial.

Profil sekolah yang terletak di jalan Dr Soetomo Desa Sumbergedang Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan memang terkenal punya prestasi yang diraihnya baik yang diadakan oleh Dispendik maupun tingkat nasional.

H.Achmad Zaenal pribadi selaku kepala sekolah memang getol untuk memberikan suatu spirit yang bisa di gunakan sebagai pemacu semangat tiap element yang ada di SMAN 1 Pandaan Pasuruan tersebut, terbukti dengan banyaknya prestasi akademik dan non akademik. 

Sedangkan kegiatan di bidang non akedemik yang telah menonjol yaitu juara 1 pidato bahasa Jepang tingkat nasional mewakili Jawa Timur, berbagai kemenangan telah diraih oleh siswa siswi SMAN 1 Pandaan. 

Drs H Achmad zaenal Pripadi.M.Pd selaku kepala sekolah menjelaskan,untuk prestasi yang terbaru diraih oleh SMAN 1 Pandaan adalah di ajang perlombaan yang diadakan oleh  menteri lingkungan hidup dan kehutanan, menteri pendidikan dan kebudayaan, perlombaan ini sendiri dilaksanakan pada tgl 21 juni 2017 

Selain itu SMAN 1 Pandaan juga maju ke tingkat nasional untuk perlombaan Adiwiyata  mandiri kompak se tingkat nasional, dalam perlombaa tersebut juga memperoleh  juara 1 nasional. 

Mengenai kerukunan antar guru itu sudah menjadi progam yang telah di susun di tahun ajaran baru ini, bisa lebih meningkat dari kemarin, dengan berbagai pola yang terus di kembangkan,kita semua yakin kedepan semua bisa dipastikan SMAN 1 Pandaan Pasuruan akan menjadi sekolah unggulan yang akan di huni oleh banyak siswa berprestasi dan yang pasti di harapkan kemitraan ini terus di jaga selamanya.(sbd)

Read more...

Sabtu, 16 September 2017

Siswa SD Di Malang Akibat Flaka, Pingsan



MALANG | Karya Rakyat - Obat PCC yang menyebabkan penggunanya menjadi kejang-kejang, dikait-kaitkan dengan narkoba jenis flakka karena efek keduanya dianggap mirip. BNN memastikan keduanya berbeda.
"Menurut literatur yang kami peroleh memang kandungan obat ini sementara ini bukan merupakan narkotik dan juga bukan yang sekarang ini tersebar ditengah masyarakat adalah jenis plaka, bukan," ujar Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari di kantornya, Cawang, Kamis (14/9/2017).
"Flaka sendiri sangat berbeda dengan kandungan zat atau obat obat yang sekarang dikonsumsi yang terkandung dalam obat atau pil PCC yang digunakan anak sekolah di Kendari," ujar Arman.
Sebelumnya, di Kendari terdapat sebanyak 30 remaja dari dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, hingga pegawai mengkonsumsi obat terlarang yang diduga jenis narkoba. Akibatnya 25 orang dilarikan ke rumah sakit dan 1 lainnya tewas
Salah seorang remaja, NH mengaku telah mengkonsumsi obat terlarang itu 3 butir dalam sekali teguk. Dia juga mencampurkan obat dengan jenis Somadril, Tramadol, dan PCC. "Awal minum saya melayang, namun setelah sadar saya sudah berada di RSJ," ujar NH di Kendari, Rabu (13/9/2017).
            Sedangkan di Malang Jawa Timur pada Sabtu (16/09) sekitar pukul 14.30 WIB di Kota Malang diketahui seorang anak SD (Sekolah Dasar) yang bernama Erik Digna umur 9 Tahun putra yang tinggal di Jalan Tanjung Pekabuhan Mas, Bakalan Krajan RT 03 RW 07 Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang tiba-tiba tidak sadarkan diri setelah diberi sesuatu semacam permen oleh orang tak dikenal.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB, korban yang saat itu bermain di sekitar rumahnya didatangi seorang yang tidak diketahui identitasnya dan diberi obat kecil yang bentuknya mirip boneka berwarna biru.
Dikira permen, korban langsung meminumnya. Namun tak lama setelah itu, korban mengalami pusing hingga akhirnya tak sadarkan diri. Korban baru sadar sekitar pukul 12.00 WIB.
Karena takut terjadi sesuatu yang lebih parah, kejadian itu baru dilaporkan ke Mapolsekta Sukun karena sekitar pukul 14.30 WIB, korban kembali tidak sadarkan diri.
Korban sempat dilarikan ke Dokter Yuzak Wibowo yang membuka Praktek di Apotik 71, yang akhirnya dirujuk di RST Soepraoen Kota Malang.
Menyikapi laporan terkait permasalahan ini, pihak Polsekta Sukun masih menyelidiki kasus ini dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi sambil menunggu hasil pemeriksaan team medis.(Yon)

Read more...

Kamis, 14 September 2017

Lembaga Pelatihan Kerja Asagao Diduga Lakukan Penipuan Dan Pemerasan





SIDOARJO | Karya Rakyat, - Berkedok pelatihan kerja yang dilakukan oleh LPK (lembaga latihan kerja) Asagao yang ber alamat di Delta Sari Indah blok M no 54 Kelurahan Kurek Sari Kecamatan Waru Kab Sidoarjo, lembaga tersebut mengiming -iming korbannya untuk di pekerjakan di Jepang, dengan perjanjian-perjajian progam pemagangan kerja, cara penjebakan dengan persyaratan yang mengikat,antara lain akte kelahiran, ijasah SD, ijasah SlTP ijasah SMU dan sertifikat tanah.

Bermula dari Muhammad Nur Adiansyah siswa yang di berangkatkan ke Jepang untuk di pekerjakan sesuai keinginannya, tetapi  kenyataanya berbeda, apa di kata tidak sesuai yang di harapakan oleh Nur di jepang, dia di jadikan tukang bangunan.

Akhirnya sebelum kontrak habis Nur bertekat untuk pulang ke Indonesia untuk bertemu dengan orang tuanya yang berada di Dusun Sambirejo Kelurahan Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung,jelas harapan Malik Abdul Hamid (orang tua dari Nur)kecewa dengan LPK Asagao.

Padahal biaya yang di keluarkan Hamid tidak sedikit, dari biaya pemberakatan di tanggung sendiri, bukan dari kantor LPK Asagao, biaya yang di keluarkan kurang lebih Rp 16,500,000 juta belum yang lain-lain, merasa anaknya di tipu, Hamid tidak terima dan mengadukan permasalahan ini serta memberi kuasa kepada Dimas Aryo Basuki, SH, MM untuk menangani kasusnya tersebut.

Saat dikonfirmasi  pada hari Sabtu 12/9/2017  terkait permasalahan tersebut kantor lembaga pelatihan  kerja Asagao, yang saat itu ditemui pimpinan Faried Seto Gumilang, dia tidak berkenan untuk di wawancarai, dengan nada tinggi membentak Deny salah satu wartawan Karya Rakyat untuk tidak meliputnya, kalau kamu tetap meliput mana kartu Id cardmu, tak photone untuk tak kirim ke Ombudsman paling kamu wartawan gak jelas ungkapnya.

Masih kata Faried, "Aku terus terang mas punya orang Polda dan Pengacara dan wartawan untuk membantu saya,yang jelas lembaga pelatihanku sudah ada izin dari Disnaker, aku tidak memaksa siswaku untuk menyerahkan sertifikat tanah kalau gak percaya tanya siswa yang ada disini," itu sudah kewajiban grutunya.

Ditempat terpisah kuasa hukum Dimas Aryo Basuki, SH, MM, kepada Media Karya Rakyat mengatakan, ini jelas menipu kalau dijanjikan magang dan ternyata cuma jadi kuli, tapi kami akan dalami secara lengkap dulu karena korbannya bukan hanya satu, bisa jadi class action ini,tandasnya," (sbd)
 
Foto : Dimas Aryo Basuki, SH, MM

Read more...

Jumat, 01 September 2017

Dengan Kurban,Mencetak Karakter Siswa SMP Negeri 1 Kepanjen




MALANG | Jatimnet - Dalam rangka Hari Raya Idhul Adha atau Idhul Kurban 1438 Hijriah /2017 Masehi yang di laksanakan oleh SMP Negeri 1 Kepanjen Jum,at (1/9) berlangsung hikmad. Di awali pelaksanaan sholat Idhul Adha secara berjamaah yang bertindak sebagai imam dan Khotib H.Abdullah .S.Ag bertempat di halaman SMP Negeri 1 Kepanjen dengan dihadiri seluruh siswa kelas 7,8,9 juga guru-guru ,warga sekolah dan Komite .

Kegiatan di lanjutkan dengan menyembelih 2 ekor sapi ,yang pertama sapi dari guru-guru dan yang kedua sapi dari patungan siswa-siswi kelas 7,8,9.

Adapun tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut, menurut H.Ridha Basuki selaku Kepala SMP Negeri 1 Kepanjen pada wartawan (1/9) "untuk mendidik karakter siswa ,agar bisa meneladani dan melaksanakan syariat agama Islam tentang Kurban itu sendiri, dengan pendidikan karakter seperti ini diharapkan mereka semua punyai jiwa sosial dan kepedulian pada sesama yang tinggi,khususnya dengan teman-temannya yang memang membutuhkan ".

Selain itu, anak-anak agar mempunyai kepedulian terhadap lingkungan sekitar juga mentaati perintah agama.

Adapun jumlah siswa yang nantinya mendapat daging kurban ,sebanyak 30% dari total siswa SMP Negeri 1 Kepanjen juga lingkungan sekitar sekolah, serta lembaga atau panti asuhan terdekat. Pungkas H.Ridha Basuki.

Sedangkan dalam Khotbahnya ,H.Abdullah berharap agar kedepan SMP Negeri 1 Kepanjen menjadi semakin baik dan maju serta siswa-siswinya terus bisa meningkat prestasinya.

Selain itu, tanggapan dari siswa-siswinya merasa gembira dan bersyurkur atas kegiatan Kurban disekolah kali ini dan mereka berharap agar kegiatan semacam ini terus bisa dilaksanakan . (*team/ipung)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA