MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Rabu, 20 Mei 2015

Blitar Puasatnya Batu Akik.


Blitar |Jatimnet - Wilayah Blitar berada di lereng Gunung Kelud (1.731 m. dpl.) adalah salah satu gunung api strato yang masih aktif di Pulau Jawa yang terletak di bagian utara kabupaten ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri.
Bagian selatan Kabupaten Blitar yang dipisahkan oleh Sungai Brantas dikenal sebagai penghasil kaolin dan dilintasi oleh Pegunungan Kapur Selatan. Pantai yang terkenal antara lain Pantai Tambakrejo, Serang dan Jalasutra.
Blitar, baik kota maupun kabupaten, terletak di kaki Gunung Kelud, Jawa Timur. Daerah Blitar selalu terkena lahar Gunung Kelud yang sudah meletus puluhan kali terhitung sejak tahun 1331.
Lapisan-lapisan tanah vulkanik yang banyak ditemukan di Blitar pada hakikatnya merupakan hasil pembekuan lahar Gunung Kelud yang telah meletus secara berkala sejak bertahun-tahun yang lalu.
Keadaan tanah di daerah Blitar yang kebanyakan berupa tanah vulkanik, mengandung abu letusan gunung berapi, pasir dan napal (batu kapur yang tercampur tanah liat). Tanah tersebut pada umumnya berwarna abu-abu kekuningan, bersifat masam, gembur dan peka terhadap erosi.
Namun, dari letusan Gunung Kelud sejak tahun 1331 dan selalu meletus dengan ritme tetap sekitar 12 tahun sekali meletus, mengubur bebatuan dan tanaman dengan abu lahar.  Timbunan yang terus menerus dengan masa sekitar 12 tahun menjadikan tanah padat mengubur  bebatuan dan tanaman.
Benda benda yang terkubur di tanah Blitar dari masa kemasa sejak tahun 1331, tak ayal menjadikan fosil dan batu sangat keras karena usia ribuan tahun tertanam didalam tanah datar maupun di tebing pegunungan, hutan dan sungai.
Kini, batu dan fosil yang terkubur di tanah Blitar dicari dengan berbagai cara karena bebatuannya sangat cocok dan bagus untuk bahan akik. Pencarian batu bahan akik di tebing pegunungan, sungai dan hutan.
Pencarian batu bahan akik di Blitar yang kemudian diproses menjadi akik maupun leontin memiliki corak yang luar biasa indahnya. Sehingga batu bahan akik asal Blitar menyebar ke  suluruh Indonesia bahkan keluar negeri.
Keindahan batu akik yang bahannya dari Blitar memiliki pangsa pasar sangat bagus karena memiliki corak yang luar biasa. Makanya banyak kolektor akik berburu di Blitar.
Pengerajin batu akik sekaligus pemasok di Blitar misalnya Basuki Gemstone yang ada di Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Biltar maupun pedagang akik dan batu bahan akik Mahkota Gemstone di Jl Kedondong 174 Kota Blitar.
Basuki Gemstone dan Mahkota Gemstone menjalin kerjasama untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar terhadap akik maupun batu bahan akik. Keduanya selain menjual produk lokal Blitar sebagai kebanggaan juga melayani produk dari daerah lain.(WS)

BERITA SEBELUMNYA