Pengrajin Batik Perang Inovasi
Pamekasan | Jatimnet - Ditengah naiknya harga bahan-bahan untuk produksi batik, yang saat ini sudah mencapai 50 persen, membuat pengrajin batik di Kabupaten Pamekasan, harus berinovasi agar tetap bertahan.
Salah satu pengarajin batik asal Desa Larangan Bedung Kacamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan Safari (45) mengatakan, saat ini harga bahan baku batik sudah mengalami kenaikan hingga mencapai 50 persen.
Dijelaskan, harga kain yang awalnya Rp.18 ribu per meter, saat ini mengalami kenaikan hingga mencapai Rp. 22 ribu. Kenaikan itu sudah terjadi secara bertahap, sejak bulan Juli tahun 2012 lalu mas, dan harag Rp.22 ribu itu sudah sejak awal 2013 lalu,” kata Safari
Masih Safari, selain harga kain naik, juga bahan lainnya ikut naik, bahkan harga malam, kenaikannya hingga mencapai Rp.13 juta per kwintal. Kalau dulu perkwintalnya masih Rp.6 jutaan mas, sekarang sudah sekitar Rp.13 juta,” keluhnya.
SELENGKAPNYA BACA DISINI
