MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Selasa, 16 Agustus 2011

Dunia Anak Menuju Masa Depan Bangsa

Akibat tidak terpuaskannya anak-anak kita dalam bermain dan mengeksplorasi dunianya, bisa jadi berakibat serius pada diri anak saat mereka menginjak dewasa.
Bila anak-anak bernar-benar puas bermain dalam dunianya sendiri, maka dia akan siap menjadi pribadi dewasa yang benar-benar matang dalam kedewasaannya, dewasa usianya serta matang jiwanya. Sebab kematangan bisa berarti kesiapan dalam menentukan pilihan-pilihan dan bertanggung jawab penuh atas pilihan yang telah diambilnya.
Setiap anak mempunyai suatu keunikan tersendiri yang pasti berbeda dengan yang lainnya meski terlahir dari orang tua yang sama. Potensi yang terpendam dalam diri mereka sungguh luar biasa, hanya tinggal bagaimana kita sebagai orang tua yang harus pandai-pandai mengeksplornya tanpa membebani mereka.
Dunia anak adalah dunia bermain, apa pun bisa menjadi bahan permainan mereka. Hal ini yang sering terlupakan oleh para orang tua, sehingga terkadang [tapi sering] banyak orang tua yang kurang sabar dalam membiarkan / memberi ruang serta kesempatan kepada anak-anak mereka untuk bermain.
Banyak orang tua  beranggapan bermain akan berdampak tidak baik bagi anak, seperti anak malas belajar dan tidak tahu waktu. Tugas orang tua mengarahkan dan memantau anak dalam bermain tanpa harus selalu mengatakan “ tidak boleh “ atau “jangan”. Kecuali untuk permainan yang memang membahayakan orang tua harus memberi nasehat yang bisa dimengerti anak.
Anak dapat mengeksplor dunianya lewat permainan. Kepercayaan diri, keberanian dan kecakapan hidup lainnya akan berkembang seiring bertambah usianya.
Sebaliknya anak yang terlalu dibatasi dalam bermain, bisa jadi mereka nanti akan tumbuh menjadi pribadi dewasa yang kekanakan, dalam arti dewasa usianya tetapi belum matang jiwanya, kurang percaya diri, bahkan penakut dan kurang bahagia. Lebih fatal lagi anak bisa frustasi.
Dunia bermain memang dunia anak-anak, dunia pembelajaran yang menyenangkan bagi anak untuk mengenal diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitarnya. Selayaknya orang tua mampu menfasilitasi dan memberi ruang yang cukup agar anak mampu menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab serta selalu optimis dan penuh kegembiraan. (***)
Catatan Redaksi :
Penulis : Sulistiyowati,SPd
Profesi : Guru di MIN Tungganggri Kalidawir Tulungagung

BERITA SEBELUMNYA