MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Sabtu, 27 Agustus 2011

Tak Ada Jatah Untuk Wartawan dari GG

Kediri,Jatim Net – Hari ini kehadiran wartawan dari beberapa daerah menyerbu Gudang Garam seperti dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya untuk mengais rejeki. Kahadiran hari ini, 27 Agustus 2011 adalah kali kedua setelah kunjungan beberapa hari sebelumnya.
    Kunjungan wartawan dari berbagai media, selain dari Kediri juga dari Kota Surabaya, Malang, Mojokerto dan Ponorogo serta beberapa daerah lainnya yang mendapat informasi dari adanya ‘jatah’ untuk setiap wartawan amplop berisi uang Rp 100 ribu.
    Antrean yang cukup berjubel di kantor PT Gudang Garam Kediri, mereka ada yang telah berada di lokasi sejak pukul 6 pagi. Namun kerumuman wartawan akhirnya membubarkan diri serelah antri  sekitar satu jam.
    Bubarnya kerumuman wartawan setelah diinformasikan dari pihak Gudang Garam bahwa tidak ada acara pemberian lebaran kepada wartawan. Yang ada dikatakan untuk warga.
    Sementara itu, jalan dari dan menuju Gudang Garam pagi tadi cukup macet dengan banyaknya warga yang mencari berkah dari Gudang Garam dengan amplop berisi uang Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 10 ribu untuk anak-anak.
    Dari melihat membeludaknya jalan, diperkirakan  ada sekitar 15 ribu warga mencari berkah di Gudang Garam hari ini, sehingga sempat terjadi insiden saling dorong tak terhindarkan. Sejumlah anak-anak dan orangtua berdesak-desakan hingga saling berhimpit.
    Melihat jumlah pencari berkah tersebut, mereka tidak hanya dari Kediri, tetapi dari daerah sekitarnya seperti Nganjuk, Blitar, Tulungagung dan Jombang maupun Trenggalek. Kehadiran mereka tidak sedikit yang rombongan mencarter kendaraan roda empat.
Tentang pembagian zakat, Yuli Rosiyati Humas PT Gudang Garam warga yang datang untuk tahun ini meningkat hingga 2.000 orang, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dikatakan Yuli, bahwa dana zakat bagi warga yang disediakan PT Gudang Garam sekitar Rp 300 juta rupiah, sedangkan untuk pengamanan dikerahkan sedikitnya 580 personel dari kepolisian dan 150 anggota TNI.(WS)


Read more...

Selasa, 16 Agustus 2011

Dunia Anak Menuju Masa Depan Bangsa

Akibat tidak terpuaskannya anak-anak kita dalam bermain dan mengeksplorasi dunianya, bisa jadi berakibat serius pada diri anak saat mereka menginjak dewasa.
Bila anak-anak bernar-benar puas bermain dalam dunianya sendiri, maka dia akan siap menjadi pribadi dewasa yang benar-benar matang dalam kedewasaannya, dewasa usianya serta matang jiwanya. Sebab kematangan bisa berarti kesiapan dalam menentukan pilihan-pilihan dan bertanggung jawab penuh atas pilihan yang telah diambilnya.
Setiap anak mempunyai suatu keunikan tersendiri yang pasti berbeda dengan yang lainnya meski terlahir dari orang tua yang sama. Potensi yang terpendam dalam diri mereka sungguh luar biasa, hanya tinggal bagaimana kita sebagai orang tua yang harus pandai-pandai mengeksplornya tanpa membebani mereka.
Dunia anak adalah dunia bermain, apa pun bisa menjadi bahan permainan mereka. Hal ini yang sering terlupakan oleh para orang tua, sehingga terkadang [tapi sering] banyak orang tua yang kurang sabar dalam membiarkan / memberi ruang serta kesempatan kepada anak-anak mereka untuk bermain.
Banyak orang tua  beranggapan bermain akan berdampak tidak baik bagi anak, seperti anak malas belajar dan tidak tahu waktu. Tugas orang tua mengarahkan dan memantau anak dalam bermain tanpa harus selalu mengatakan “ tidak boleh “ atau “jangan”. Kecuali untuk permainan yang memang membahayakan orang tua harus memberi nasehat yang bisa dimengerti anak.
Anak dapat mengeksplor dunianya lewat permainan. Kepercayaan diri, keberanian dan kecakapan hidup lainnya akan berkembang seiring bertambah usianya.
Sebaliknya anak yang terlalu dibatasi dalam bermain, bisa jadi mereka nanti akan tumbuh menjadi pribadi dewasa yang kekanakan, dalam arti dewasa usianya tetapi belum matang jiwanya, kurang percaya diri, bahkan penakut dan kurang bahagia. Lebih fatal lagi anak bisa frustasi.
Dunia bermain memang dunia anak-anak, dunia pembelajaran yang menyenangkan bagi anak untuk mengenal diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitarnya. Selayaknya orang tua mampu menfasilitasi dan memberi ruang yang cukup agar anak mampu menjadi pribadi mandiri dan bertanggung jawab serta selalu optimis dan penuh kegembiraan. (***)
Catatan Redaksi :
Penulis : Sulistiyowati,SPd
Profesi : Guru di MIN Tungganggri Kalidawir Tulungagung

Read more...

Minggu, 07 Agustus 2011

Sambut Idul Fitri, Bulog Tulungagung Antisipasi


TULUNGAGUNG, Jatimnet - Rumor yang mengatakan  akan adanya kelangkaan bahan pangan di Kabupaten Tulungagung di bulan Ramadhan tahun ini beredar seperti tahun-tahun sebelumnya.
Kecemasan masyarakat akan kurangnya bahan pangan di Kabupaten Tulungagung saat umat islam menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan menambah kebutuhan keluarga menghadapi Idul Fitri tak perlu terjadi. Hal ini telah diungkapkan oleh Ir H Damin Hartono Roestam MSi kepala Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre X Tulungagung.
Baca selengkapnya dan Lihat Sumbernya

Read more...

Senpi Ilegal Beredar Di Tulungagung

Tulungagung, Jatimnet -  Belum lama rasa was dan cemas menyelimuti bila memperoleh kiriman paket.
    Di Jakarta, bom disamarkan dalam buku yang dipaketkan, kini menyusul Tulungagung menjadi was-was dengan adanya paket bom telah merambah di kota marmer ini.
    Minggu 17/7  lalu di depan salah satu toko di Desa Bendilwungu Kecamatan Sumbergempol digegerkan adanya paket yang amat mencuriga kan.
    Paket dalam bentuk kotak nasi didepan toko tersebut mencemaskan warga setempat.
    Paket yang dikirim dan ditaruh seseorang tersebut, akhirnya menam bah pekerjaan jajaran Polres Tulungagung untuk lebih waspada adanya serangan teror merambah kota Marmer.
Baca selengkapnya dan Lihat Sumbernya

Read more...

Lambang Negara Dibuat Mainan


Kediri, Jatimnet - Telah beberapa bulan ini beredar uang mainan untuk anak-anak yang bentuknya sangat mirip dengan uang sungguhan, khususnya disain mendekati kesamaan (copy paste uang asli) hanya sebagian kecil diubah.
    Karena bentuknya yang sangat mirip. Uang mainan menyerupai uang asli Rp 100 ribu, Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu, sering mengecoh pengguna jalan dan sangat riskan adanya kecelakaan.
    Hal tersebut, seperti apa yang dikatakan Wijanarko warga Jl KH Ahmad Dahlan Kediri, “Uang mainan itu sering terlihat tergeletak di jalanan dan posisinya terlipat bisa mengecoh warga yang lewat untuk mengambil dengan berhenti mendadak saat mengendarai kendaraan” Ujarnya.
Baca selengkapnya dan Lihat Sumbernya

Read more...

Enaknya Daging Ayam….Awas Ayam Tiren….


TULUNGAGUNG, Jatimnet – Menjelang datangnya bulan suci ramadhan dan menantikan hari raya Idul Fitri, para pedagang berupaya meraih keuntungan yang maksimal dibanding pada bulan-bulan biasa.
 Dengan upaya meraup keuntungan yang besar berbagai carapun dilakukan oleh para pedagang, agar tak kecewa dan para konsumen tidak dirugikan, perlu kewaspadaan terhadap mutu barang yang dibeli.
Yang lagi marak saat ini, selain jenis makanan dan minuman siap saji yang kedaluwarsa, konsumen harus ekstra hati-hati untuk belanja jenis daging. Hal ini karena tersiar kabar adanya daging tak layak konsumsi beredar dan harga lebih murah dibanding harga pada umumnya
Baca selengkapnya dan Lihat Sumbernya

Read more...

PMI Tulungagung Siaga Ramadhan dan Idul Fitri

Tunlungagung, Jatimnet - Dua pekan menjelang Ramadan 2011, Unit Pelayanan Trasfusi Darah (UPTD) Tulungagung memasang target memiliki stok darah sebanyak seribu kantong.
Langkah ini dilakukan berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya,  permintaan darah meningkat di bulan Ramadan dan Lebaran. Selain itu pasokan darah dari pendonor juga mengalami penurunan.
Agar tidak terjadi krisis stok darah, UPTD menggenjot pasokan darah dari pendonor sebelum serta  menjelang datangnya bulan puasa. “Kita berikan jadwal setelah sholat traweh.
Target kita sebelum puasa sudah bisa terkumpul seribu kantong darah dan selama puasa 500 kantung darah".." ujar Wakil Kepala Unit Transfusi Darah Tulungagung Karminah pada Hapra diruang kerjanya.”
Dalam kurun waktu dua pekan sebelum bulan puasa, kita bekerja ekstra dalam dengan menggalang pendonor  dari intansi yang ada serta masyarakat umum pendonor tetap maupun baru”. tandasnya.”
Baca selengkapnya dan Lihat Sumbernya

Read more...

BERITA SEBELUMNYA