MEDIA WARTA JATIM

PERHATIAN !. MEDIA WARTA JATIM . Kami hanya mengeluarkan pres card yang ditandatangani oleh Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Bambang.WS Siapapun juga dan apapun alasannya, bila ada oknum yang mengaku dari Jatimnet Siber Media, dan nama serta fotonya tidak ada di halaman ini apa yang dilakukan adalah diluar tanggung jawab kami mohon dilaporkan ke kepolisian terdekat sebagai tindak kejahatan dalam bentuk penipuan. untuk konfirmasi tentng anggota kami, HANYA Melalui SMS/WA No : 085233688886

DARI REDAKSI

PERHATIAN !. Jika anda didatangi wartawan dan atau reporter dari Media WARTA JATIM . Tanyakan kartu identitasnya dan cek fotonya pada website kami ini. Untuk keterangan lengkap Hubungi Pemimpin Umum/Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi Media WATRA JATIM, lewat SMS/WA ke no ponsel 085233688886

INFORMASI TERKINI

Jumat, 24 September 2010

Ketika Warga tidur Lelap

Tulungagung,Jatimnet - Warga Desa Bulus Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung, dini hari tadi sekitar puklul 01.00 wib  ketika tidur nyenyak tiba-tiba dikejutkan adanya ledakan cukup keras.
    Dari sumber yang diperoleh Jatimnet, ledakan berasal dari dapur rumah milik Suharjito (61) warga setempat. Akibat ledakan, atap dan genting dapur jebol berantakan, sementara itu barang-barang yang berada didapur rusak.
    Ledakan tabung gas elpiji isi 12 Kg tersebut, berasal menurut keterangan sumber Jatimnet di TKP (Tempat Kejadian Perkara), mengatakan bahwa penyebabnya karena selang yang menempel pada regulator mengalami kebocoran.(Yu)

Read more...

Selasa, 21 September 2010

Pungli Ala PGRI Tulungagung
Tulungagung,Jatimet –Beberapa guru di Kabupaten Tulungagung  merasa dipungli  oleh PGRI. Pasalnya mereka tidak merasa menjadi anggota tetapi di struk gaji tetap terpotong  Rp 20.000. Terdapat catatan sebagai pembayaran iuran PGRI.
Salah seorang sumber mengatakan bahwa meski terpotong Rp 20.000, tapi bagi sangat memberatkan kalangan guru. Apalagi dengan penggunaan anggaran yang tidak jelas dan transparan. Sedangkan Suharno ketua PGRI PD II Tulungagung 2 preode tersebut ketika di konfirmasi Jatimnet via telpon 08138xxxxxxx menyanggah adanya pungli tersebut

Read more...

Sabtu, 18 September 2010

Gara Gara Bupati Cabut Raperda Miras ?

DEMO AKAN BERLANJUT
Tulungagung, Jatimnet - Untuk kali kesekian gelar demo menentang Perda  yang mengatur soal penjualan minuman keras (miras) di Kabupaten Tulungagung. Rencana gelar demo, semakin tajam dibawah komando tokoh LSM Heri Widodo,, Kismo, Jonjik dkk.
    Koordinator Malikum Hery Widodo, menyesalkan sikap Bupati Tulungagung, Ir Heru Tjahjono MM yang tiba-tiba mencabut Raperda miras, kendati pembahasannya di DPRD Tulungagung belum selesai. Perda tentang miras dengan catatan dapat berdayaguna bagi masyarakat. Semisal soal pengawasan perdaran dan perizinan miras.
    Sedang Informasi yang diterima redaksi, dalam rencana demo besar tersebut akan mempertanyakan tentang soal perijian dan dituding Pemkab Tulungagung tak adil damam memberikan izin penjualan miras.
    Menurut nara sumber kita, mengatakan mengapa hanya toko Seneng saja yang diberi izin sedang yang lainnya tak mendapatkan izin. Kisno CS ketika berada di mana akan digelar demo, mengecek keadaan izin miras dengan tujuan scenario untuk menjebak Kadisindag dan bupati Tulungagung.
    Sementara itu, Ketua MUI Tulungagung KH Hadi Muhammad Mahfudz (Gus Hadi) CS saat ini juga sedang melakukan persiapan kontra demo. Untuk demo yang bakal digelar, konsentrasi dipecah dengan 4 titik arah berkumpul dengan sasaran Indag dan Pemkab

Read more...

Ribuan Tanaman Palawija di Tulungagung

Terancam Gagal Panen
Tulungagung,Jatimnet – Turunnya hujan beberapa hari ini di Kabupaten Tulungagung telah membuyarkan lamunan petani untuk menuai hasil. Akibat hujan dengan curah cukup tinggi dan terkadang disertai angin,.
Abibatnya hamparan ribuan tanaman palawija khususnya jagung rusak diterjang air hujan membawa dampak rusaknya ribuan tanaman palawijaya dan jagung petani bantuan dari Bupati Tulungagagung Ir Heru Tjahjono MM akibat terendam air
Daerah yang terdapat tanaman jagung serta kedelai yang terancam gagal panen  di Kabupaten Tulungagung menyebar di beberapa wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Boyolangu, Campurdarat, Pakel, Kalidawir, Ngunut, Rejotangan, Gondang, Bandung, Besuki dan Sumbergempol .

Read more...

Senin, 06 September 2010

Jelang Idul Fitri Hati Hati

PENIPUAN VIA SMS MINTA PULSA
KIAN MERAJALELA
Kediri,Jatimnet - Di bulan  Ramadhan dan semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri penipuan lewat sms kembali merajalela. Modusnya selain mengabarkan  kepada pemilik no ponsel memperoleh hadiah. Selain itu, tipuan kecil-kecilan dan tak kalah maraknya adalah permintaan mengisi pulsa.
    Modusnya bermacam-macam dan beberapa orang mengaku memperoleh SMS dengan mengaku sebagai ‘bapak’ meminta dikirimi pulsa segera dengan nominal kecil, sehingga beberapa penerima terkecoh membelikan permintaan pulsa tersebut.
    Pada tanggal 5/9/2010 pukul 11.44 wib, penipuan SMS masuk ke nomor Pemimpin Redaksi Jatimnet.  Pengirm menggunakan no 087842311947, isinya berbunyi “ belikan dulu bapak pulsa 20 di nomor ini. 081338637189 penting itu nomor barunya bapak sekarang. ini juga cuma pinjam hp untuk sms”.
    Penipuan dengan modus permintaan pulsa, beberapa hari terakhir ini muncul di layar kaca dan diwartakan terdapat beberapa korban, mereka ada yang terkecoh dan ada yang mengabaikan pesan via ponselnya.
    Modus peni[ian minta tranfer pulsa, sering mengecoh, sedang beberapa korban yang sempat membelikan mengaku tanpa pikir panjang lantas membelikan karena nominalnya kecil, Tetapi jika korban cukup banyak yang terkecoh, maka hasil yang diperoleh si penipu lumayan besar juga, lumayan buat keperluan telepon saat Idul Fitri.
    Meski kecil, namanya juga penipuan. pengunjung situs Jatimnet bila memperoleh SMS senada yang intinya penipuan, abaikan dan SMS jangan dihapus. Laporkan  ke gerai atau perwakilan penyedia layanan nomor yang dimiliki. Ajukan dan tunjukkan agar dilakukan pemblokiran terhadap nomor tersebut.
    Maraknya motif penipuan lewat SMS, telah banyak memakan korban, perlu segera adanya aturan  dari pemerintah  dan penyedia layanan saluran telepon. Khususnya Depkominfo, Parpostel dan pihak penyedia layanan saluran telepon selular yang ada di Indonesia.
    Dengan aturan baru (seperti dituturkan nara sumber di sallah satu stasiun televisi yang sedang mewartakan beberapa waktu lalu). Nara sumber tersebut mengatakan bahwa sebaiknya dibuat aturan bahwa untuk membeli nomor perdaha harus didata pembeli sesuai KTP yang masih berlaku.
    Dengan mendata pembeli sistem mencatat serta meminta copy KTP, akan meminimalkan penipuan dan pemilik nomor telepon selular yang menyalah gunakan bisa cepat diketahui. Hal ini karena selama ini mendaftar saat mengaktifkan nomor perdana ke saluran 4444 kurang efektif.
    Saluran no 4444 dari Depkominfo dalam penfaftaran lewat SMS, sangat mudah sekali memalsukan data untuk dapat memulai penggunakan nomor perdana yang dimiliki, apalagi menurut sumber Jatimnet, bahwa murahnya harga kartu perdana dan mudahnya memalsu data saat registrasi membuat kartu perdana seperti tak ada nilainya.
    “Habis dipakai buang dan beli lagi” ujar  Santoso dari Tulungung kepada Jatimnet belum lama ini. Santoso mengatakan bahwa mengisi registrasi di no 4444 mudah sekali, nama, nomor KTP dan alamat asal-asalan bisa diterima dan kartu langsung bisa dipakai.(WS)

Read more...

Sabtu, 04 September 2010

OPERASI PEKAT JANGAN JADI DEGELAN
APARAT & YANG BERBUAT SUDAH LEKAT ?
Tulungagung,Jatimnet -Gencarnya operasi Pekat untuk membuat warga merasa aman dan nyaman, di Kabupaten Tulungagung dikotori ‘Rapot Merah’ karena beberapa oknum penegak hukum lengket dengan pelanggar ibarat besi dan mahnet ?
Dari informasi yang masuk keredaksi dan dilakukan tindakan investigasi, hasilnya membuat malu Lembaga Kepolisian RI yang baru saja melakukan likuidasi Polwil dan Pilwiltabes. Operasi dari aparat yang balik kantor dengan nihil namun di kantong ada lembaran rupiah, kapan berakhir ?
(Selengkapnya)

Read more...

Bantuan Kambing Cross Booer
Di Tulungagung
Lenyap Dimakan Tikus ?
Tulungaggung,Jatimnet - Program bantuan kambing jenis Cross Booer dari Kementerian Sosial yang diberikan pada 2005 silam terhadap 68 kelompok usaha ternak bersama (Kube) di Kecamatan Pagerwojo. Rata-rata setiap kelompok mendapatkan bantuan rata-rata 30 ekor kambing.
Sayangnya bantuan hewan ternah berupa kambing tersebut ternyata nyaris tak tersisa, padahal jika bantuan tersebut jika diujudkan dalam bentuk uang, dana yang dikucurkan untuk bantuan hewan ternak tersebut terhadap 68 Kube besarnya mencapai sekitar Rp 7,5 miliar.
Besarnya nilai uang tersebut, mengingat harga setiap rekor kambing Cross Boor Rp 3 juta sampai 7,5 juta. Sedang SW (52), nara sumber Hapra mengatakan bahwa para peternak yang memperoleh bantuan kambing Cross Booer harus mengeluarkan dana pendamping, diwujudkan untuk pembangunan kandang masing-masing kelompok Rp 5 juta”
(Selengkapnya)

Read more...

Outbond Pasir Putih Di Alun-Alun
Hiburan & Permaian Baru Buat Warga Tulungagung
Tulungagung,Jatimnet - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dalam berbenah diri dan menjadikan Tulungagung aman, tenteram dan nyaman selalu berbenah diri memenuhi kebutuhan warganya.
Taman Kusuma Wicitra, yang pernah membuat risih pengunjung, kini berbalik arah. Tak ada lagi menjadi bursa transaksi sex dan narkoba yang tak patut dilihat anak-anak, sebaliknya alun-alun Tulungagung menjadi tujuan utama warga kota mencari hiburan yang murah meriah dan nyaman
(Selengkapnya)

Read more...

Pantai Popoh Kian Kokoh
Diandalkan Tulungagung Sedot Wisatawan
Tulungagung, Jatimnet -Sejak dahulu, Pantai Popoh di pantai selatan yang ada di Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu tujuan kunjungan wisata Bahari di Jawa Timur dengan keelokan teluk nya masih perawan.
Saat ini, Pantai Popoh yang pernah ‘diopeni’ almarhum bos PR Retjo Pentung semakin asri dan membuat pengunjung kerasan dengan fasilitas yang terus ditingkatkan. Pernik benda souvenir dan pasar ikan yang ada menambah betah wisatawan di Pantai Popoh
(Selengkapnya)

Read more...

PROSES SERTIFIKASI
DI TULUNGAGUNG LAMBAT
Tanah ‘Berpindah Tangan’ Ancam Aset Pemkab

Tulungagung,Jatimnet - Karena kendala dana yang tersedia untuk sertifikasi, Pemkab Tulungagung rawan kehilangan aset berupa lahan tanah yang telah bercokol bangunan, bahkan ada aset yang digunakan pihak ke tiga untuk membuka lahan bisnis.
Hilangnya aset tersebut, jika tak segera diatasi, maka aset milik Pemkab akan benar-benar lepas dan sertifikat di miliki pihak ke tiga. Akankah hal tersebut terjadi ? masih ada upaya penyelematan aset, namun entah bagaimana realisasinya nanti
(Selengkapnya)

Read more...

Kamis, 02 September 2010

JL KH Ahmad Dahlan Mojoroto Kembali Minta Korban
Kediri,Jatimnet - Untuk kali kesekian, Jl KH.Ahmad Dahlan Mojoroto Kediri meninta korban. Kamis 2/9/2010 sekira pukul 19.00 wib tikungan tajam Jl KH.Ahmad Dahlan Mojoroto Kediri depan Cuci Mobil Paramitha terjadi kecelakaan lalin.
Menurut keterangan warga setempat, kecelakaan ditikungan tersebut sangat sering terjadi. Menurut mereka pula, jalan tikungan tajam tersebut sangat dibutuhkan rambu petunjuk ada tikungan dan lampu peringatan warna kuning. Hal tersebut karena selama ini kendaraan yang lalu lalang kebanyakan berkecepatan tinggi.
Menurut petugas dari kepolisian yang berada di lokasi , korban telah dievakuasi dan dibawa ke RS Gambiran, ketika diangkut kondisi korban masih sadar.(ws)

Read more...

BERITA SEBELUMNYA